
Devan yang sudah sampai dirumahnya langsung pergi ke kamarnya untuk mengambil handuk dan mandi, devan mandi tapi dengan pikiran yang kacau.
Devan pusing bagaimana caranya memberi tahu tami bahwa ia tidak sengaja menerima perjodohan dengan devi.
"Aaaaaaaaaa:!!!!" teriak devan yang frustasi
Ia pun dengan kasar mengambil handuk dan dililitkan di pinggangnya.Devan keluar dari kamar mandi ia membuka lemarinya dan memakai pakaian setelah itu devan duduk ditepi kasur dan memegang hp nya.
Devan menetralkan amarahnya karna ia akan menelfon tami, ttuuuuttt tuuttttuuuttt (suara panggilan telfon )
Devan yang menyadari tami sudah mengangkat telfon dari dirinya pun berbicara duluan." Hallo sayang." panggil devan dengan sangat lembut
"Kenapa dev?" tanya tami
"Emmm, gini nanti besok kamu sekolah kan?" tanya devan
"Iya ,kenapa?" tanya tami lagi
"Emm gini nanti sore ibu aku mau ketemu kamu , kamu bisa gak ?" tanya devan
"Apa ? ibu kamu?" tanya tami yang berhati hati
"Iya ,katanya ibu aku mau ketemu sama kamu ,kamu bisa gak ?" tanya devan sekali lagi
"Emm ,aku usahain deh , ouh yah nanti aku pakai baju apa ?" tanya tami yang bingung
"Kamu pakai baju kaya biasannya aja , jadi diri kamu sendiri aja , yang penting kamu nyaman." jawab devan yang menyuruh tami seperti biasa
" Ouh yah nanti aku jemput kamu waktu mau makan malam aja yah , biar kamu juga udah istirahat , nanti kamu kecapean lagi." kata devan
"Iya." jawab tami singkat
Mereka pun mengakhiri panggilan mereka, karna tadi tami sudah mandi ia pun menunggu waktu mahgrib di ayunan samping rumah di pinggir kolam rumah.
Tami duduk di ayunan sambil mengetik di leptopnya karna ia belum membuat pr nya yang membuat desain dan diskripsi mengenai jurusan yang tami ambil.
Ia fokus mengetik sambil mendengarkan musik sampai tak sadar asan mahgrib sudah berkumandang.
Bibi yang kebetulan lewat melihat tami yang masih di sana pun menepuk bahu tami pelan.
" Non ,non tami dah mahgrib , solat dulu."kata bibi ida pelan
Tami yang merasa bahu nya ditepuk pun menoleh dan melepas earphone nya." Kenapa bi?" tanya tami yang tadi tidak mendengar dengan jelas
"Udah mahgrib non." kata bibi ida
"Udah mahgrib yah, cepet banget , ya udah aku solat dulu , makasih bi udah ngingetin." kata tami yang membereskan buku bukunya serta leptop nya
Bibi hanya mengangguk dan pergi meninggalkan tami.Tami pun mengambil barang barangnya dan pergi menuju ke kamarnya untuk melaksanakan solat mahgrib.
.....
Setelah selesai dengan ibadahnya tami pun pergi ke meja makan untuk makan malam bersama papa dan mama nya.
"Pah ,mah aku mau ngomong ." kata tami yang mulai pembicaraan
"Kenapa sayang ?" tanya mama nya
"Gini mah nanti besok malam aku mau diajak devan pergi nemuin orang tuanya." kata tami sambil mengunyah makanannya
" Kok cepet banget sih, belum ada sebulan loh kamu sama devan." kata mama tami yang tidak percaya karna melihat hubungan mereka yang belum lama
" Iya nak , kan hubungan kamu belum lama sama devan." imbuh papa nya
"Tami juga tahu mah , terus tami harus gimana ? mazak nolak gitu aja." kata tami yang bingung
" Kamu nemuin orang tuanya devan aja gak pa pa tapi kamu jangan kasih tahu mereka bahwa kamu dari keluarga yang terpandang,kamu bilangnya dari keluarga yang sederhana saja ,dan kamu coba pakai baju yang seperti biasa kamu pakai , papa ingin tahu mereka ada maksud tertentu atau tidak." kata papa tami yang panjang lebar
"Iya sayang, mama setuju sama papa kamu , kamu rahasian dulu identitas kamu , karna mama mau kamu nanti dapet mertua yang baik sama kamu dan nerima kamu apa adanya, apa lagi penampilan kamu yang kaya laki kaya gini dan belum lagi kebiasaan kamu." imbuh mama risma
"Apaan sih mama ,kok malah jelek jelek in anak nya kaya gitu." protes tami yang tak terima
"Hahaha, bukan nya jelek jelek in tapi mama bilang kenyataannya." kata mama risma yang kembali menjahili anaknya
"Tapi kan gak seburuk itu mah.." kata tami yang masih membela dirinya
"Kalau gak percaya tanya papa kamu." kata mama risma yang mempertanyakan persoalan ini dengan anaknya
"Yah , menurut papa sih mama kamu ada benarnya juga." bela papa alex pada istrinya
"Aaaa, papa sama mama pasti kerja sama, kalau ada aja ada kakak pasti kakak belain aku." kata tami yang tiba tiba membahas kakak nya
"Iya mama juga kangen sama kakak kamu apa lagi sama cucu mama." kata mama yang tiba tiba kangen sama anak pertamanya yang sudah mempunyai keluarga
"Sudah lah mah , nanti kalau mereka ada waktu pasti mereka pulang."kata papa alex yang menenangkan istrinya
__ADS_1
"Iya pah ,semoga aja urusannya cepet selesai." kata mama risma
Mereka pun menyelesaikan makan malam mereka setelah itu mereka kembali ke kamar mereka masing masing.
....
Di kamar tami
Tami dikamar masih memegang leptopnya dan masih fokus pada pr nya. karna ia tidak ingin menumpuk pekerjaannya ,apa lagi tami haris mempelajari banyak tentang perusahaan papa nya.
Jam sudah menunjukkan pukul 10 dan tami masih saja sibuk dengan leptopnya. Dan tak selang lama dari itu hp tami berbunyi dan mendapatkan panggilan vidio dari devan.
Tami pun mengangkat panggilan itu dan meletakkan nya tak jauh dari hadapannya tapi ia masih fokus dengan leptopnya.
"Hai sayang , kok belum tidur?" tanya devan yang diawal panggilan mereka
"Nanggung masih ngerjain ini, bentar lagi selesai." kata tami dengan jari yang masih sibuk menekan keyboard itu
"Tapi kamu jangan tidur malam malam,kan besok kamu masih sekolah." kata devan yang mengingatkan
"Iya bentar lagi kok."kata tami
"Emm, sayang." panggil devan
"Emm." jawab tami singkat
"Besok malam jangan lupa yah." kata devan mengingatkan sambil mengganti posisi tidurnya
"Iya , tinggal kamu jemput aja, yang penting jadi diri aku sendiri kan?" kata tami yang memastikan dirinya tak perlu memakai dress apa lagi baju yang rumit dan sepatu yang tinggi
"Iya kamu hanya perlu jadi diri kamu aja, aku yakin orang tua aku bakal suka kok sama kamu." kata devan yang yakin
"Iya." kata tami
"Ya udah good night sayang , mimpi indah ,inget setelah selesai langsung tidur." kata devan sekali lagi
"Iya iya." jawab tami
Devan pun mengakhiri panggilan vidio mereka dan tami melanjutkan skripsi dan desainnya.
10 menit kemudian tami selesai ,ia pun membereskan semuanya dan berjalan ke tempat tidur dan membaringkan tubuh nya yang pegal karna terlalu banyak duduk.
Tak butuh waktu lama tami sudah pergi menjelajahi alam mimpinya.
.....
....
Dikelas tami tak seperti biasanya ,ia seperti merasa cemas dan terkadang hatinya mulai gelisah ,entak apa yang ia pikirkan.
"Door...!!!" teriak angel najwa dan bella yang mengagetkan tami bersamaan
"Astaga !!" kaget tami yang tiba tiba langsung berdiri dan memegangi dadanya karna terkejut
"Hahahahaha." tawa mereka yang keras karna. berhasil mengagetkan tami
"Kalian itu apa apa an sih, dateng dateng malah ngagetin." kata tami yang agak kesal lada mereka
" Hahaha, kita gak nyangka aja , lo bakalan kaget, emang lo mikirin apa sih?" tanya angel yang penasaran
"Gak gue gak mikirin apa apa." jawab tami yang kembali duduk
" Udah cerita aja kita kan sahabat , kali aja kita bisa bantu." kata najwa dan di anggukki oleh mereka berdua
"Sebenernya nanti malam gue mau diajak ketemu sama ortunya devan." kata tami pada mereka
"Apa!!" pekik mereka kaget bersamaan
"Yang bener aja ,bukannya lo sama devan itu belum lama hubungan yah ,udah main ketemu aja sama ortunya." kata angel yang tak habis pikir
" Iya gue tahu , tapi yah gimana lagi." kata tami yang tak tahu lagi harus gimana
" Lo butuh bantuan kita gak ?" tanya najwa
"Emng bantuan apa ?" tanya tami
"Yah buat dandanin lo lah , kan lo gal bisa dandan." kata angel yang tahu betul tami itu tidak pernah dandan apa lagi memakai dress dan hak tinggi
"Gak usah lah lagian gue juga cuman pakai baju biasa aja ,dan gue dateng sebagai tami si anak sederhana ,karna katanya papa dia mau nguji apakah ortunya devan baik apa gak ?" jelas tami pada mereka
"Ouh gituu." kata mereka bersamaan
"Tapi yah ada bagusnya gitu kan jaman sekarang tuh semuanya Mandang fisik dan kekayaan." kata bella yang bersuara
"Iya gue setuju,lagian kam kita gak tahu mereka baik apa gak?" kata angel
__ADS_1
"Iya bener itu." kata mereka yang bersamaan lagi
Setelah saling bercerita dan mengobrol mereka pun duduk karna guru sudah datang ke kelas.
......
Setelah pelajaran yang cukup panjang dan kelas pun sudah selesai mereka pulang ke rumah tami karna ingin melihat desain milik tami.
Mereka pun sampai di rumah tami dan kebetulan ortu tami masih pergi mama tami yang pergi ke butik dan papa tami yang pergi ke perusahaannya.
.....
Mereka semua sekarang berada di kamar tami.
Angel najwa dan bella melihat desain yang dibuat oleh tami dan mereka kagum karna desain tami begitu indah.
"Ini beneran lo yang desain ,bagus banget.." puji angel ke tami
"Iya bagus loh, ajarin kita dong." kata bella yang minta ajarkan
" Iya nanti gue ajarin." kata tami
"Tapi menurut gue gak usah deh soalnya gue males ngajarin."kata tami yang hari ini merasa malas dan ingin sekali tidur
" Aaaa,lo mah gitu ,sama sahabat sendiri juga." kata najwa
" Nih baca buku catatan gue aja lengkap isinya dijamin kalian ngerti deh." kata tami yang menyerahkan buku catatan nya
Angel ,najwa dan bella mempelajari catatan itu secara bergantian sedangkan tami ia kembali ke kasur nya dan tertidur hingga sore begitu juga dengan angel najwa dan bella ,mereka tak lama setelah tami tidur mereka pun ikut tertidur .
Jam sudah menunjukkan pukul 5 tami segera bangun dari tidurnya dan bergegas u tuk mandi, setelah mandi tami menggunakan kaos nya dan celananya karna hari masih sore dan waktu untuk pergi dengan devan pun masih lama jadi tami memutuskan untuk bersantai dulu.
" Woi bangun, dah sore , kalian semua pada mau bangun gak?" Panggil tami yang membangunkan mereka dan juga mengguncang guncangan tubuh mereka
Mereka membuka mata nya males tapi mereka segera bangun dan duduk sebentar untuk mengumpulkan nyawa mereka.
"Sana pada mandi , kalian bawa ganti gak kalau gak pakai baju gue." kata tami yang menyuruh mereka untuk mandi
" Ouh yah, nanti kalian makan malam disini aja udah sore juga, nanggung kalau kalian pulang sekarang."kata tami yang menyuruh mereka untuk makan malam bersama
"Iya iya." kata mereka
Najwa dan bella kembali tertidur karna menunggu giliran untuk mandi karna yang pertama mandi adalah angel dulu baru najwa setelah itu bella.
....
Setelah mandi dan solat mereka pun pergi ke bawah untuk makan malam bersama papa dan mama tami
"Makasih yah mah pah , maaf kalau kita ngerepotin." kata angel yang meminta maaf
"Eh kenapa harus minta maaf , justru mama seneng kuta makan bareng kaya gini , jadi rame." kata mama risma yang senang
"Iya papa juga gak keberatan kok kalau kalian mau nginep juga gak papa kamar tami kan luar apa lagi ada sofa yang panjang juga ." sambung mama risma
" Iya mah, tapi kalau nginep kita harus izin orang tua kita dulu ,biar gak nyariin." kata najwa yabg berbicara
"Iya , kalian nanti izin gih sama ortu kalian biar sekali kali nginep disini." kata mama risma
"Iya mah ,nanti kita kabarin ortu kita dulu."kata bella
Mereka pun menyelesaikan makan malam mereka dengan mengobrol, dan setelah selesai mereka berkumpul diruang tv untuk menonton.
Sedangkan papa alex ia kembali ke ruang kerjanya , dan yang berada di ruang tv adalah mama risma ,angel najwa,bella dan tami mereka diruang tv sedang menonton drama korea.
Mereka menonton sampai jam 8 dan tak terasa devan sudah mau otw ke rumah tami , Tami pun segera bersiap siap biar langsung pergi bersama devan.
.....
Sekitar jam 8 lebih 15 menit devan sudah sampai di rumah tami , devan pun meminta izin seperti biasa untuk mengajak tami keluar ,dan setelah mendapat persetujuan dari ortu tami devan pun mengajak tami keluar.
Tami dan devan pun langsung pergi setelah mendapat izin dari ortu tami, mereka langsung pergi menuju ke rumah ortunya devan.
....
Didepan pintu rumah ortu nya devan tami seakan akan gugup jika akan masuk ia merasa tak biasa.
"Dev,kayaknya aku pulang aja deh." kata tami yang tiba tiba ingin pulang
"Kok pulang sih,kan kamu dah janji mau ketemu sama ortu aku." kata devan
"Udah kamu masuk aja kan ada aku anggap aja kaya dirumah sendiri , tenang aja aku ada di samping terus kamu kok." kata devan yang meyakinkan tami bahwa ia tidak sendirian
"Ya udah deh." kata tami tami yang pasrah dan masuk ke dalam rumah ortunya devan
jantung tami seperti lari maraton yang terus berdetak kencang dan keringatnya lagi lagi terus bercucuran.
__ADS_1