Bangkit Dari Kematian Berdarah

Bangkit Dari Kematian Berdarah
Bencana Iblis Segera Dimulai


__ADS_3

Vino dan Arisa menutup retakan dimensi yang ada di depan mereka. Mereka bingung dengan apa yang mereka lihat.


"Tuan, retakan dimensi kenapa bisa terjadi?" tanya Arisa kepada Vino.


"Aku tidak tahu, mungkin saja terjadi kekuatan yang sangat besar dan terjadi benturan antar dimensi. Namun, aku tidak tahu penyebabnya." balas Vino.


Vino dan Arisa mulai memikirkan tentang apa yang terjadi. Namun hasilnya tetap nihil, mereka tidak menemukan 1 petunjuk pun dari hasil pemikiran mereka.


Mereka tidak mengetahui bahwa penyebab terjadinya benturan antar dimensi. Sebenarnya, penyebab benturan antar dimensi adalah terjadinya benturan antar kedua orang yang berada di dimensi berbeda dan memiliki kekuatan yang kuat.


Hal ini bisa terjadi karena Vino dan Zaylin (yang berada di dimensi berbeda) berasal dari Bumi dan mereka memiliki kekuatan yang sangat besar.


Akan tetapi, retakan tersebut juga disebabkan oleh para monster dari dunia "Bawah" yang memang telah murka dan tidak sabar ingin memakan manusia.


Para monster itu mencoba menerobos pembatas antar dimensi dan pembatas dunia. Dan jadilah retakan dimensi.


Setelah para monster membuat retakan dimensi, retakan itu lambat laun akan membesar dan akhirnya pecah. Setelah pecah, mereka akan menjadi lebih kuat 2 kali lipat dari sebelumnya.


Namun, ada juga dari mereka yang kekuatannya tidak bertambah. Ini dikarenakan terjadinya pecahan dimensi yang sangat kecil sama seperti seukuran pintu.


●●●


Vino dan Arisa mulai menyerah dengan apa yang mereka pikirkan tentang retakan dimensi tersebut.


"Ah sudahlah. Kita tidak bisa terus menerus memikirkan tentang hal ini. Kita harus mengurus diri kita sendiri terlebih dahulu." kata Vino


"Baik, Tuan." balas Arisa.


Mereka pun menyerah untuk berpikir tentang retakan tersebut, dan mulai beristirahat kembali.


"Arisa, sekarang kita harus berkemah disini terlebih dahulu. Jadi, kita bisa bertahan hidup dan membuat perlengkapan untuk petualangan kita." ujar Vino kepada Arisa.


"Baiklah Tuan. Jika begitu, saya akan pergi mengumpulkan beberapa bahan untuk membuat rumah dan bahan pembakaran." jawab Arisa.


"Aku ikut denganmu ya?" kata Vino.


Sentak Arisa langsung menjawab "Baik Tuan." jawabnya dengan mata bersinar, menandakan ia sangat senang jika Vino ikut dengannya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Beberapa jam setelahnya, mereka menemukan bahan-bahan dan sudah lengap. Bahan-bahan itu sudah siap untuk dibuat sebagai rumah beserta perlengkapan-perlengkapan lain.


"Nah, sekarang bahan-bahannya sudah siap. Ayo kita buat rumah sekarang!" kata Vino.


Arisa pun mengangguk setuju dengan ucapan Vino. Mereka mulai membuat rumah dari kayu mereka.


Vino dan Arisa ternyata cukup menikmati dengan apa yang mereka kerjakan. Mereka membangun seperti ini, dan itu...


Beberapa jam kemudian, jadilah sebuah rumah dengan bentuk hampir seperti gubuk. Vino dan Arisa pun senang karena pekerjaan mereka telah selesai.


"Sekarang tinggal buat perlengkapan." kata Vino.


Mereka mulai membuat perlengkapan. Perlengkapan yang mereka buat yaitu, kapak kayu, pedang kayu, cangkul, pisau dari batu yang dipoles, dan beberapa alat berguna lainnya.

__ADS_1


Waktu berlalu begitu cepat, mereka telah membuat rumah dan perlengkapan itu selama seharian. Mereka pun kelelahan karena hal yang mereka kerjakan itu.


Akan tetapi demi bertahan hidup, mereka pergi menjelajah hutan dan mencari makanan, baik itu yang sudah masak maupun belum. Mereka bahkan mengambil tanaman-tanaman yang bisa dijadikan bahan untuk makanan.


Mereka juga mengumpulkan beberapa bahan yang bisa dijadikan ramuan, seperti berry naga, dan tanaman lainnya.


●●●


Malam telah tiba, kini Vino dan Arisa sudah benar-benar kelelahan.


"Huff...Capek yah..." ucap Vino.


"Iya Tuan." balas Arisa.


"Kenapa Author membuat kita susah?!" pasrah Vino sembari menghela nafas.


Penulis: "Biar seru lah weh." jawab sang penulis.


Karena kelelahan mereka tiba-tiba tertidur dengan lelap di rumah yang mereka buat itu. Hingga mereka lupa jika mereka membawa makanan dan lupa meletakkan makanan itu di tempat penyimpanan.


●●●


Esok harinya, mereka mulai pergi menjelajah kembali. Mereka menemukan harta karun, bahan-bahan berharga, makanan, monster untuk dibunuh, EXP, dan lain sebagainya.


Hingga pada suatu saat...


"Boommm...." suara ledakan yang sangat keras terdengar.


Vino dan Arisa terkejut. Mereka langsung berlari dan memeriksa tempat suara ledakan itu.


Mereka kembali dikejutkan dengan keluarnya sosok makhluk bertanduk dengan berwarna hitam. Kulit makhluk tersebut juga hitam, ia juga memiliki sayap sama seperti Dewa.


Vino yang melihat itu kaget dan tidak menyangka.


"Hah...Ada Demon Lord?!" kata Vino dengan suara bisikan.


"Demon Lord? Demon Lord itu apa Tuan?" tanya Arisa kepada Vino.


"Demon Lord adalah seorang Iblis yang berevolusi menjadi Demon (Iblis bertanduk dan bersayap). Mereka sangat kejam dan sadis." jelas Vino.


Arisa menganggukkan kepalanya. Lantas, ia bertanya kembali tentang apa yang terjadi dengan Demon Lord jika bertemu manusia.


"Tuan, apa yang akan terjadi jika Demon Lord bertemu dengan manusia?" bisik Arisa ke telinga Vino.


"Mereka akan membunuh manusia secara brutal. Mereka bahkan akan membuat manusia merasakan kesakitan yang kebih sakit daripada kematian (apabila mereka bertemu manusia)." kata Vino menjelaskan.


Arisa sudah mengerti dengan apa yang Vino katakan. Disaat mereka sedang memperhatikan situasi, tiba-tiba dari arah lain tempat Demon Lord berdiri, terdapat sekumpulan pasukan dari Kerajaan Qovulkh yang sedang mencari Vino dan Arisa.


Demon Lord yang melihat manusia, mulai agresif dan secara brutal ia membunuh pasukan itu, memakan mereka, menyiksa mereka, bahkan ada yang dijadikan bahan mainan seperti dilempar ke langit dan dibanting ke tanah hingga tubuh mereka hancur.


Vino dan Arisa yang melihat itu, mulai bergidik ketakutan dengan kekuatan Demon Lord tersebut.


Mereka khawatir bahwa mereka akan dibunuh juga. Namun, mereka masih percaya bahwa, Tuhan akan menyelamatkan mereka.

__ADS_1


Setelah sang Demon Lord membunuh para pasukan secara brutal, ia memunculkan segerombolan monster untuk menjadi pengikutnya dan ia berkeinginanan untuk menjajah dunia.


Vino dan Arisa pun langsung pergi meninggalkan Demon Lord dan para pengikut monsternya itu. Mereka pergi dengan memakai kai penyembunyi aura dan menggunakan kekuatan teleportasi Arisa untuk kembali ke rumah mereka.


Pada saat dirumah, Vino bertanya kepada Arisa.


"Arisa, kenapa kamu tidak membawa kita ke Kerajaan Berlyoncana?" tanya Vino.


"Itu mustahil Tuan." jawab Arisa.


"Kenapa?" tanya Vino kembali.


"Karena saya hanya dapat membuka portal teleportasi jika ada Anda di tempat lain dengan jarak lebih dari 1 Kilo Meter." kata Arisa.


"Loh terus, kok kita bisa teleportasi ke rumah? Kan nggak ada aku di rumah ini?" kata Vino yang menanyakan beberapa pertanyaan kepada Arisa.


Arisa pun menjawab "Itu karena saya telah membuat patung Anda Tuan." jelas Arisa.


"Hah?!" ucap Vino kaget.


"Sialan! Arisa membuat patungku." kata dalam hati Vino.


Note: karena Arisa bisa mengetahui apa yanh Vino pikirkan, Arisa langsung sedih dengan kata-kata Vino.


Sontak, Arisa pun langsung menangis seperti anak kecil karena Vino marah kepadanya.


"Huaaa..." tangis Arisa merengek.


"Loh, jangan nangis Arisa. Aku cuma bercanda kok. Aku nggak marah beneran." ujar Vino menenangkan Arisa.


"Benarkan itu, Tuan?" tanya Arisa menanyakan kebenaran dibalik kata-kata Tuannya.


"Benar." kata Vino menjawab.


Arisa yang mendengar itu langsung kembali bahagia dan tidak menangis lagi. Sedangkan Vino, ia lupa bahwa Arisa dapat membaca apa yang ia pikirkan.


●●●


Demon Lord tersebut membunuh para pasukan kerajaan secara brutal. Ia mengira bahwa semua orang di pasukan tersebut telah dibunuh, namun ada salah satu orang yang selamat dan pergi ke Kerajaan Qovulkh.


Orang yang masih bisa bertahan itu, memberitahu sang Raja dari Kerajaan Qovulkh, bahwa ada Iblis yang sangat kejam dan membunuh semua pasukan.


Sang Raja awalnya sangat kesal dengan pasukannya yang telah dibunuh. Namun ia mulai senang karena ada satu orang yang selamat dari pembantaian Demon Lord itu.


Akan tetapi, orang yang berhasil bertahan itu tiba-tiba tidak sadarkan diri dan mati. Sang Raja yang melihat itu marah dan mulai bersikap gegabah sekaligus egois.


Bagaimana kelanjutannya?


Saksikan episode selanjutnya!


●●●●●●●●●●


Note: (SPOILER!!!) Di episode selanjutnya bakalan ada pertarungan berdarah dan ada pertemuan tak terduga antara Vino dan Zaylin yang sekarang beda dimensi.

__ADS_1


Stay tune buat next episode. Terima kasih semuanya.


__ADS_2