Bangkit Dari Kematian Berdarah

Bangkit Dari Kematian Berdarah
Berpindah ke Alam Semesta Lain III


__ADS_3

Dari atas langit terlihat sebuah Ark yang sedang terbang dengan kecepatan tinggi, di dalam Ark tersebut terdapat 3 orang. Dan mereka adalah Vino, Xiao Zan, dan Arisa.


"Guru, kita akan menuju kemana?" tanya Vino kepada Xiao Zan.


"Kita akan menuju ke Planet Octhophus. Lalu, kita akan pergi ke alam semeta lain setelahnya." balas Xiao Zan menjelaskan.


Vino menganggukkan kepalanya. Sementara itu, Arisa terdiam melihat indahnya dunia dari atas Ark itu. Ia terlihat sangat menikmati pemandangan yang ada di bawah kakinya itu. Dari kejauhan, ia melihat anak-anak yang sedang bermain, beberapa hewan, hutan, permukiman, penduduk, desa, dan lain sebagainya. Arisa merasa seperti burung yang sedang terbang di langit, Arisa merasa senang dan sekaligus terkejut. Ia tidak menyangka bisa melihat pemandangan seindah ini.


"Wahh...Cantiknya pemandangan disini..." ucap Arisa senang.


Vino yang mendengar itu, langsung menengok ke arah Arisa. Saat Vino menengok, ia melihat Arisa yang sangat cantik sedang melihat pemandangan. Vino pun menghampirinya dan menepuk bahunya.


"Arisa...Bagus kan pemandangannya?" tanya Vino.


"Iya Tuan. Pemandangannya sangat bagus." balas Arisa dengan mata berkaca-kaca seperti kilatan bintang.


Vino pun tersenyum akan pernyataan Arisa. Ia sangat senang jika orang yang menemaninya selama 25 episode juga merasa senang.


...****************...


Setelah itu, Vino pergi meninggalkan Arisa dan menuju ke gurunya kembali. Setelah ia berada dibelakang gurunya, Vino pun bertanya kepada gurunya itu.


"Guru, Ark ini menggunakan mesin atau tenaga alam?" tanya Vino.


"Ini menggunakan kekuatan energi milik manusia. Jadi, kita harus mengeluarkan energi yang hebat untuk bisa mengendalikan Ark ini." jelas Xiao Zan.


Vino terkejut. Ia tidak mengetahui jika Ark yang ia tumpangi itu membutuhkan energi manusia yang kuat. Namun Vino tetap mengangguk karena Vino akhirnya mengerti cara kerja Ark yang ia tumpangi itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Waktu telah berlalu begitu cepat. Mereka semua akan tiba di Planet Octhophus. Karena hampir tiba di Planet yang tidak Vino ketahui, Xiao Zan memerintahkan Vino untuk berhati-hati dan tidak perlu panik dalam segala hal yang ada di planet ini. Sedangkan, Arisa masih menggabut (melihat) pemandangan bintang-bintang yang cerah seperti hidup kalian.


Penulis: "Amin. Moga aja terkabul."


Arisa melihat pemandangan bintang selayaknya seorang putri yang sedang menunggu pasangannya. Saat Arisa sedang melihat pemandangan, tiba-tiba...


"Roarr..Bumm...Boomm..." suara ledakan beruntun diiringi jeritan makhluk hidup.


Arisa sontak langsung mengalihkan pandangannya, ia mencari sumber suara itu. Akan tetapi, ia melihat Vino dan gurunya sedang melihat sebuah kilatan cahaya yang sangat indah.


"Guru, Tuan. Mengapa kalian sedang memandangi kilatan cahaya itu. Ini bukan waktunya untuk melihat pemandangan. Kita harus mencari sumber suara ledakan dan jeritan itu." kata Arisa panik.

__ADS_1


Seketika Vino menjawab. "Arisa, tenang lah. Kami sedang mengamati 2 makhluk itu. Mereka sedang bertarung dan saling menyakiti. Mungkin mereka memiliki dendam satu sama lain." ujar Vino sembari mencoba untuk menenangkan Arisa.


Arisa pun mencoba untuk tenang, lalu ia melihat kilatan cahaya itu. Sekilas, kilatan cahaya yang ia lihat seperti sebuah pertarungan yang sengit. Akan tetapi, Arisa masih belum melihat bentuk dari 2 makhluk yang sedang bertarung itu.


Lantas, Arisa mencoba menggunakan kekuatan kegelapannya agar bisa melihat pertarungan. "Kekuatan kegelapan: Penglihatan HD." ucap Arisa dalam hati.


Dan wush, penglihatan Arisa langsung HD. Ia pun melihat pertarungan itu. Seketika, Arisa langsung terkejut melihat kilatan cahaya itu. Ternyata memang benar bahwa kilatan cahaya yang ia lihat adalah sebuah pertarungan yang sengit antar 2 makhluk.


"A-a-apa itu?" ucap Arisa gemetar.


Melihat reaksi Arisa, Vino dan Xiao Zan langung menghampirinya dan mencoba untuk menenangkannya. Vino mengatakan kepada Arisa untuk tenang dan tidak mudah panik.


"Arisa. Kamu jangan panik. Kata guru, ini sudah biasa." ucap Vino.


Arisa yang mendengar Vino mencoba untuk tenang. Dan setelah ia merasa cukup lega, Arisa pergi melihat pertarungan itu lagi.


"Tuan, mereka adalah ras yang sangat kuat. Mereka sangat kuat sekali, bahkan bisa menghancurkan satu planet hanya dalam beberapa serangan." ucap Arisa.


Vino mengerti dengan perasaan Arisa mengenai 2 makhluk itu. Sentak, Vino langsung bertanya kepada Xiao Zan mengenai planet, makhluk-makhluk, bahkan tingkatan di Alam Semesta Basso Universe.


"Guru, dalam satu alam semesta terdapat berapa planet? Dan nama-nama planet di alam semesta kita itu apa? Berapa makhluk yang ada di dunia ini? Ada berapa ras? Dan tingkatan di Alam Semesta kita ada berapa? Tolong sebutkan guru?!" tanya Vino tak henti-henti.


Mendengar pertanyaan Vino, Xiao Zan langsung menggeplak kepala Vino secara tiba-tiba.


Note: "Menggeplak" itu sama kayak memukul. Cuma bedanya itu ada di bahasanya. Soalnya geplak itu biasanya dipake orang Jawa.


Namun anehnya, Xiao Zan tetap menjawab pertanyaan Vino. "Huh...Sudahlah...Jadi di alam semesta ini terdapat 9 planet. Dan planet kita memiliki 9 planet juga, diantaranya Planet Octhophus, Planet Zieyang, Planet Saverus, Planet Gougre, Planet Thievarus, Planet Devadht, Planet Zexarous, Planet Hiearaous, dan Planet Yangon." jelas Xiao Zan.


"Makhluk yang ada di alam semesta ini tidak terhitung banyaknya. Bahkan melebihi papulasi manusia di planet kita ini. Namun, untuk ras mereka ada yang diketahui dan ada yang tidak. Dan ras yang diketahui adalah:



Ras Naga (terdiri dari bermacam-macam


naga)


Ras Serigala Penghancur (serigala bersayap)


Ras Pheonix


Ras Gigantopithecus (ras raksasa dengan

__ADS_1


tubuh sebesar setengah planet)


Ras Glitch (ras yang seperti lag/ bug dan


glitch dalam komputer maupun android)


Ras Dewa


Ras Pontentia Viri (ras manusia dengan


kekuatan super)


Ras Hominimalibus (ras gabungan dari


manusia dan hewan. Akan tetapi, terdapat


perbedaan yaitu pada kekuatan, fisik, bentuk,


dan otak mereka).



Dan ras yang lain masih belum diketahui. Itulah mengapa aku mengajakmu untuk pergi ke alam semesta lain agar kau bisa menambah wawasan." lanjut Xiao Zan.


"Terakhir, untuk tingkatan. Tingkatan di alam semesta ini masih tetap. Dan itulah hal-hal yang harus kau ketahui di alam semesta ini." ucap Xiao Zan sembari mengambil air minum.Ia sangat kehausan karena telah "menceramahi" Vino.


"Kalo guru gitu aja udh capek? Gimana dengan Fasthilla yang berjam-jam jelasin aku kayak gitu?" ucap Vino dalam hati.


Arisa yang mengetahui pemikiran Vino tentang Xiao Zan, tertawa sekilas dan mengalihkan pandangannya ke arah bintang-bintang.


Note: Masih ingat Fasthilla? Ya, Fasthilla adalah resepsionis dari guild petualang yang membantu Vino untuk mendapatkan Quest di awal cerita. Ia juga sangat baik, cocok untuk dijadikan calon istri 🗿👍.


Selanjutnya, mereka semua akan mengalami bencana yang sangat besar.


Penulis: "Akhirnya aku bisa ngasih bencana ke Vino. Dendamku akan terbalaskan. Hahaha..."


Bagaimanakah kelanjutannya?


Saksikan episode selanjutnya!


●●●●●●●●●●

__ADS_1


Note: Planet yang Vino tempati, adalah Planet Zieyang. Tadi lupa ngasih di plot ceritanya. Hehe. Maaf semuanya. Stay tune buat next episode. Terima kasih semuanya.


__ADS_2