Bangkit Dari Kematian Berdarah

Bangkit Dari Kematian Berdarah
Teman Baru II


__ADS_3

Ledakan yang terjadi membuat Naga Laut dan Serigala Bersayap terhempas keluar dari Ark milik Xiao Zan. Mereka terhempas cukup jauh, namun karena mereka masih memiliki energi mereka pun dapat bangkit dan menjaga keseimbangan tubuh mereka agar tidak terjatuh.


Xiao Zan yang sudah menghabiskan setengah energinya untuk memunculkan kekuatan spirit cahaya, langsung mendekat ke arah "Tubuh Penggabungan" dan berkata kepada mereka. "Oi Fueshi, Arisa! Apa kalian mendengarku?!" ucap Xiao Zan memberikan pertanyaan kepada mereka.


"Tubuh Penggabungan" pun langsung mengangguk yang menandakan bahwa mereka mengerti dengan apa yang Xiao Zan katakan. Lantas Xiao Zan pun mengatakan cara mengalahkan Naga Laut dan Serigala Bersayap itu.


"Fueshi, Arisa! Kalian harus menyerang mereka sampai mereka kehabisan tenaga! Sementara itu, aku akan mempersiapkan pelindung dan mempersiapkan kekuatanku agar bisa menyerang sekaligus bertahan." jelas Xiao Zan.


Serentak, Vino dan Arisa langsung bergerak menuju ke arah Naga Laut dan Serigala Bersayap yang tengah berdiri di luar Ark Xiao Zan. Mereka menggunakan kekuatan kegelapan dan kekuatan tubuh penggabungan milik mereka itu.


Setelah mereka cukup dekat, tak disangka Naga Laut akan memunculkan penghalang yang dapat membunuh orang sekali sentuh. Awalnya Vino dan Arisa tak mengetahui apa yang Naga Laut munculkan, akan tetapi pada saat mereka menyentuh penghalang mereka merasakan seluruh bagian tubuh mereka sakit sekali.


"Aaaaahhhh!!!!" jerit "Tubuh Penggabungan". Rasa sakit yang mereka alami seperti roh manusia yang akan dicabut pada saat meninggal.


Sontak Xiao Zan langsung panik melihat Vino dan Arisa yang bergabung itu merasa kesakitan, namun tak lama kemudian Xiao Zan menurunkan kepanikannya dan tetap fokus mempersiapkan kekuatan serangan serta pelindung miliknya.


"Hah...Tenang saja! Mereka pasti bisa mengulur waktu untukku!" ucap Xiao Zan dalam hati kecilnya.


Xiao Zan pun kembali memfokuskan dirinya. Sementara itu, Naga Laut dan Serigala Bersayap tertawa lantang karena kebodohan Vino dan Arisa yang tidak mengetahui penghalang yang mereka buat itu. "Hahahah, sepertinya mereka terlalu bodoh!" kata Naga Laut diiringi anggukan Serigala Bersayap.


Tiba-tiba dari sebelah kiri kepala Serigala bersayap, muncul sebuah tangan yang sangat besar berwarna hitam pekat. Tangan itu memukul kepala Serigala Bersayap hingga membuatnya pingsan dan melayang di udara. Spontan, Naga Laut yang melihat itu pun menjaga jarak dari tangan yang besar itu.


"Apa-apaan itu?! Kalian nge-cheat yah?!" kata Naga Laut dengan kesalnya.


Penulis: "Siapakah pemilik tangan besar berwarna hitam tersebut? Yap, tangan hitam tersebut adalah milik 'Tubuh Penggabungan' Vino dan Arisa. Tangan ini besarnya hampir menyamai Ark milik Xiao Zan." jelas Penulis.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kekuatan milik Xaio Zan sudah terkumpul, kini ia harus menyiapkan pelindung yang berlapis-lapis ketebalannya. "Hah...Kekuatan cahaya sudah siap! Sekarang aku harus menyiapkan pelindung dengan ketebalan berlapis-lapis, dan cukup kuat untuk menahan serangan." ucap Xiao Zan dalam batinnya.

__ADS_1


Seketika muncul sebuah pelindung berwarna biru seperti kaca tipis dengan ketebalan yang bahkan sangat-sangat tipis jika dibandingkan dengan kaca dirumah kita. Pelindung itu terus mencul dan membuat ketebalannya menjadi lebih tebal setiap waktunya.


Hal itu sudah hampir menghabiskan energi milik Xiao Zan. Namun, Xiao Zan tetap memaksakan kehendaknya dan terus menerus membuat pelindung.


Sementara itu, Naga Laut masih belum menyerang tangan besar milik Vino dan Arisa. Jika dilihat dari wajah Naga Laut, nampak dari raut wajahnya ia seperti sedang ketakutan dan khawatir. Hal itu sangatlah wajar, mengingat bahwa kekuatan gabungan dari Vino dan Arisa sangatlah besar.


Pada saat "Tubuh Penggabungan" akan menyerang, tiba-tiba Xiao Zan berteriak bahwa strategi yang ia siapkan sudahlah siap sepenuhnya.


"Fueshi, Arisa! Sudah siap!" jerit Xiao Zan dari Ark miliknya.


Spontan, Vino dan Arisa langsung memukul wajah Naga Laut dan pergi menjauh dari tempatnya berada. Setelah Xiao Zan melihat Vino dan Arisa sudah menjauh dari jarak serangannya, ia pun melancarkan serangan miliknya dan sekaligus bertahan menggunakan pelindung yang ia buat.


Naga Laut sudah tidak bisa bergerak, ia sudah kehabisan tenaganya dan hanya pasrah tertunduk dengan raut wajah yang sedih.


Tiba-tiba...


Seketika Naga Laut pun pingsan dan melayang di udara seperti di luar angkasa pada umumnya. "Tubuh Penggabungan" milik Vino dan Arisa pun terpisah.


"Wush." mereka pun kembali seperti semula.


Xiao Zan langsung kelelahan karena telah menghabiskan energinya. Namun hal itu masihlah berguna, karena mereka akhirnya bisa mengalahkan ras yang memimpin Alam Semesta Basso Universe ini. Setelah keadaan kembali seperti semula, Vino dan Arisa membawa Naga Laut dan Serigala Bersayap ke Ark milik Xiao Zan. Mereka meletakkan Naga Laut dan Serigala Bersayap di sebuah ruangan yang berada di Ark tersebut.


Dan pada akhirnya mereka kembali lagi ke Planet Zieyang untuk memulihkan kekuatan mereka. Yap, mereka kembali ke tempat Vino muncul untuk pertama kalinya.


...****************...


Terlihat dari kejauhan, sebuah Ark yang sangat besar sedang terbang di atas langit secepat burung elang, bahkan lebih. Dan Ark tersebut tiba-tiba berhenti disebuah tanah kosong yang luas. Ark tersebut pun turun perlahan dari atas langit. Hal itu membuat semua orang bingung karena Ark tersebut berhenti tepat di wilayah Kerajaan Qovulkh.


"Ibu, apa itu?" tanya seorang anak perempuan dengan ras hewan.

__ADS_1


Sang ibu pun menggeleng tak tahu akan apa yang ia lihat. Ia hanya mengatakan kepada anaknya bahwa benda yang tengah turun itu adalah sebuah kendaraan yang ditumpangi oleh orang dengan derajat tinggi, seperti raja dan lain-lain.


Dan benar saja, dari kejauhan nampak Vino sang raja Kerajaan Qovulkh turun dari Ark tersebut dengan 2 orang yang berada di sampingnya, dan itu adalah guru Vino serta Arisa yang sedang berjalan mendampingi Vino.


Namun pada saat Vino tengah berjalan, tiba-tiba Vino berhenti dan mendahulukan gurunya itu. Xiao Zan yang melihat itu merasa bahwa dirinya telah memiliki murid yang sangat baik dan patuh, tidak seperti murid lamanya.


Tak lama kemudian, mereka pun sampai di istana kerajaan. Para rakyat langsung bersorak mengarah ke Vino selaku raja Kerajaan Qovulkh. Mereka menyoraki Vino sebagai rasa hormat kepada raja baru mereka. Vino merasa sangat senang dengan perjalanan hari ini.


Dan pada saat Vino akan memasuki istana, Vino teringat bahwa Naga Laut dan Serigala Bersayap masih berada di Ark yang mereka tumpangi. Sontak, Vino langsung mengatakan kepada gurunya bahwa Naga Laut dan Serigala Bersayap masih berada di Ark miliknya.


"Guru, Naga Laut dan Serigala Bersayap yang kita kalahkan masih berada di Ark milik guru." ucap Vino.


Xiao Zan pun teringat bahwa Naga Laut dan Serigala Bersayap memang masih berada di Ark miliknya. Lantas, Xiao Zan pun menjawab perkataan Vino. "Bawalah mereka kemari bersama Arisa! Lalu, kau bawa mereka masuk ke dalam istana milikmu dan aku akan mengobati luka di tubuh mereka." ujar Xiao Zan.


Vino dan Arisa mengangguk dan langsung berlari ke arah Ark, lalu membawa Naga Laut dan Serigala Bersayap pergi ke istana untuk diobati. Para rakyat yang melihat kelakuan Vino dan Arisa hanya mencengang. Mereka tak tahu harus mengatakan apa lagi. Makhluk yang memimpin Alam Semesta Basso Universe ternyata sudah dikalahkan oleh pemimpin mereka.


Beberapa saat telah berlalu, Naga Laut dan Serigala Bersayap tengah berada di istana dan sedang dirawat oleh Xiao Zan. Dan tak lama kemudian, Xiao Zan berhasil mengobati luka mereka. Vino dan Arisa merasa senang, dan sebagai ganti karena telah mengobati luka Naga Laut dan Serigala Bersayap, Arisa membuatkan makanan banyak lalu merayakan pesta bersama para rakyat Kerajaan Qovulkh.


Bagaimanakah kelanjutannya?


Saksikan episode selanjutnya!


●●●●●●●●●●


Note: Stay tune buat next episode. Terima kasih semuanya.


Bagaimanakah kelanjutannya?


Saksikan episode selanjutnya!

__ADS_1


__ADS_2