
Disebuah kerajaan terdapat beberapa desa yang sedang beraktivitas. Kerajaan itu adalah Kerajaan Goldenforth yang memiliki tambang emas terbesar dibenua timur ini. Disalah satu desa bernama desa Rangu terdapat seorang anak muda yang baik dan sopan. Pemuda tersebut bernama Xzaverius yang memiliki orang tua dengan pekerjaan yang kecil. Ayah bernama Swandy Yao. Ayah Xzaverius merupakan seorang penjaga penginapan yang memiliki bayaran yang kecil. Penginapan tersebut berada di Kota utama yang berada di Kerajaan Goldenforth. Sementara ibu Xzaverius adalah seorang pembantu rumah tangga yang bekerja disebuah rumah besar milik orang ternama di Kerajaan Goldenforth ini, ibu Xzaverius bernama Fei Hung yang lahir dikeluarga biasa namun hidupnya tercukupi.
Xzaverius merasa cukup gembira karena telah memiliki ibu dan ayah yang seorang pekerja keras, ia juga senang karena ayah dan ibunya itu bekerja keras untuk menghidupi kebutuhan Xzaverius. Pada suatu hari saat Xzaverius ingin mendaftarkan dirinya sebagai petualang, tiba-tiba seorang wanita cantik berpakaian compang camping berlari menuju ke arahnya. "Tuan, tolong aku!" teriaknya meminta pertolongan. Xzaverius yang melihat itu pun segera memapah tubuh sang wanita dan menanyakan apa yang terjadi padanya.
"Nona, apa ang terjadi padamu? Mengapa kau mengenakan pakaian compang camping seperti ini? Bukankah sekarang harga sebuah baju sudah menjadi lebih murah?" beberapa pertanyaan keluar dari mulut Xzaverius. Sang wanita yang mendengar pertanyaan Xzaverius langsung mengeluarkan air mata. "Hiks...Hiks.." tangis wanita itu seketika. Sontak Xzaverius langsung khawatir dan terus menanyakan apa yang terjadi kepada wanita itu. Akan tetapi pertanyaannya tak kunjung ia jawab. Xzaverius pun menunggu tangisan wanita itu mereda. Setelah cukup lama, tangisan wanita itupun mereda dan secara perlahan Xzaverius menanyakan pertanyaan tadi kepada wanita itu.
"Nona, apa yang terjadi padamu?" tanya Xzaverius dengan suara lemah lembut agar tak melukai perasaan sang wanita.
Tak berselang lama, wanita itupun menjawab pertanyaan Xzaverius dengan raut wajah yang ketakutan dan kesal. "Tolong saya Tuan, Ibu saya sakit parah dan saya memiliki hutang yang cukup banyak. Jika Tuan berkenan, maukah Anda membantu saya? saya akan sangat berterima kasih jika anda memberikan sedikit saja bantuan kepada saya." jelas wanita itu dengan raut muka kesal dan ketakutan. Entah apa yang terjadi hingga membuat wanita cantik itu seperti ketakutan akan sesuatu, mungkinkah wanita itu mengalami ancan dari seseorang dan ia takut akan ancama orang tersebut? Hal tersebut belum pasti, akan tetapi Xzaverius mencoba untuk menenangkan wanita tersebut terlebih dahulu.
__ADS_1
Mendengar penjelasan wanita di hadapannya itu, Xzaverius pun mengangguk dan berkata "Baiklah, aku akan membantumu. Tapi mungkin uangku tidak akan banyak." balas Xzaverius. Setelah itu, Xzaverius mengajak wanita dihadapannya menuju ke rumah Xzaverius.
...****************...
Tak lama kemudian, Xzaverius dan wanita dengan pakaian compang camping itu sampai disebuah rumah. Rumah tersebut adalah rumah Xzaverius yang setiap harinya selalu kosong dan tak ada seorang pun yang berada di rumah tersebut kecuali Xzaverius seorang. "Ayo masuk." ucap Xzaverius mengajak wanita tersebut masuk ke dalam rumahnya. Sang wanita yang diajak masuk itupun terdiam, raut wajahnya terlihat seperti merasa kepanikan dan gelisah. "Ah, Tuan saya lupa jika saya harus mendaftar kerja terlebih dahulu. Bagaimana jika saya mendaftar pekerjaan terlebih dahulu, dan saya akan kesini setelah mendaftar pekerjaan?" tanya wanita itu menanyakan persetujuan dari Xzaverius. Sentak Xzaverius pun mengizinkan wanita itu untuk mendaftar pekerjaan terlebih dahulu. Seketika, wanita tersebut pun berpamitan dan segera pergi meninggalkan Xzavierus. Sementara Xzaverius yang melihat kepergian sang wanita, merasakan perasaan yang aneh. Ia merasa seperti ada sesuatu yang mengganjal hatinya sehingga membuat Xzaverius merasa panik dan khawatir. Akan tetapi ia tak memikirkan perasaan tersebut dan langsung masuk ke dalam rumah miliknya. Tiba-tiba...
"Apa yang terjadi? Ibu? Ibu?! Kau tidak apa-apa ibu?!" Xzaverius panik dan langsung memapah tubuh ibunya itu dipangkuannya. Spontan ia mencoba untuk mengecek kondisi sang ibu. Dan betapa terkejutnya Xzavierus mengetahui bahwa ibunya sudah tidak bernafas lagi.
Ibu Xzavierus ternyata dibunuh oleh seseorang dengan menggunakan sebuah pisau dapur yang sering digunakan oleh ibu Xzaverius. Melihat ibunya sudah tidak bernyawa, Xzavierus pun berteriak dengan keras. "Aaaahhhhh!" teriaknya sembari mengeluarkan air mata. "Siapa yang melakukan ini? Aku pasti akan membunuhnya! Aku bersumpah dengan nyawaku ini, apabila aku telah menemukan pelaku pembunuhan ibuku maka aku akan membunuh orang itu dan keluarga serta orang-orabg yang berkaitan dengannya!" teriak Xzaverius bersumpah atas nyawanya bahwa ia akan membunuh sang pelaku, begitu pula dengan keluarga dan orang-orang yang berkaitan dengan sang pelaku.
__ADS_1
Tak berlangsung lama, ibu Xzavierus pun dimakamkan. Sedangkan ayah dari Xzaverius terlihat sedih, hatinya hancur karena kematian istri yang ia cintai itu. Hal tersebut pun mengubah sifat Swandy Yao yang tadinya seorang pekerja keras, menjadi seorang pemabuk yang hanya berdiam diri dirumah. Ia bahkan tak pernah bekerja lagi untuk menghidupi kebutuhan Xzaverius. Xzaverius yang mengetahui apa yang terjadi, langsung mendaftarkan diri ke guild petualang.
Bagaimanakah kelanjutannya?
Saksikan episode selanjutnya!
●●●●●●●●●●
Note: Maaf teman-teman hari ini kata dari novelna lebih sedikit. Mohon maaf teman-teman. Stay tune buat next episode. Terima kasih semuanya.
__ADS_1