
Kai penyembuhan dan regenerasi milik Vino telah berevolusi dan membuatnya menjadi lebih kuat dalam sekejap. Dan kini Vino telah mencapai Alam Petarung tahap 5. Sementara kai milik Vino juga menjadi lebih kuat, bahkan bisa menyembuhkan luka dalam dan luka luar akan tetapi itu akan menghabiskan energi milik Vino.
Kai penyembuh tersebut Vino gunakan untuk menyembuhkan Xiao Zan yang sedang terluka. "Wush.." Kai Penyembuh dan Regenerasi milik Vino memasuki tubuh Xiao Zan. Tiba-tiba, Xiao Zan menggeliat seperti ulat yang terbakar. Sontak Vino dan Arisa pun terkejut, mereka tak mengetahui apa yang terjadi dengan Xiao Zan.
"Arisa, apa yang terjadi dengan guru?" tanya Vino.
"Saya tidak tahu, Tuan. Mungkinkah guru seperti ini diakibatkan dari kekuatan milik Tuan?" ujar Arisa membalas.
Mendengar balasan Arisa, Vino pun berkata kepada Arisa "Lalu aku harus bagaimana? Jika guru dibiarkan tetap seperti ini dan tidak disembuhkan, maka guru akan mati dalam beberapa jam." ucap Vino mulai khawatir dengan keadaan gurunya. Perkataan yang Vino ucapkan mengarah kepada Arisa, sedangkan Arisa tak tahu harus menjawab apa. Ia memang tak terlalu mengerti tentang hal medis, akan tetapi Arisa masih bisa membuat Xiao Zan lebih baik daripada sebelumnya. Karena terlalu lama berpikir, Arisa pun menyerah dan berkata apa adanya kepada Vino.
"Saya tidak tahu Tuan harus melakukan apa. Karena saya tidak terlalu mengerti tentang hal medis. Jadi, saya tidak bisa menjawab pertanyaan Tuan." ujar Arisa dengan rasa ragu.
Vino yang mendengar hal itupun mulai memejamkan matanya, ia berpikir untuk menyelamatkan gurunya saat ini. Menyelamatkan Xiao Zan adalah prioritas utama Vino, apabila ada masalah lain maka Vino harus menyembuhkan Xiao Zan terlebih dahulu.
Tak berselang lama, kekuatan Kai penyembuhan dan regenerasi milik Vino telah memasuki tubuh Xiao Zan dan membuatnya kesakitan hingga menggeliat seperti ulat yang dibakar. Hal ini membuat kekhawatiran Vino mulai meningkat setiap waktunya. Dan belum sempat menghilangkan kekhawatiran, Vino sudah dikejutkan lagi dengan Xiao Zan yang tiba-tiba berteriak kesakitan. "Aaaaahhhh..." teriakan Xiao Zan terdengar ke seluruh ruangan istana. Mendengar teriakan Xiao Zan, Vino dan Arisa mulai panik hingga berkeringat dingin. Mereka tak tahu harus melakukan apa.
Kepanikan mereka masih belum reda, dan ditengah-tengah kepanikan mereka tiba-tiba saja ada seorang warga yang berjalan ke arah Vino dan Arisa. Saat salah seorang warga tersebut sudah dekat dengan mereka, warga itu mengatakan kepada Vino untuk terus mengeluarkan kekuatan miliknya. "Raja, tetaplah seperti ini." ujar salah seorang warga yang mendekat ke arah Vino.
__ADS_1
"Hoi, apa kau tahu tentang hal medis?" tanya Vino yang mengeluarkan keringat dingin.
Lantas salah seorang warga yang mendekat itu menganggukkan kepalanya. Melihat hal itu, Vino pun merasa senang hingga matanya berbinar-binar. Vino tak menyangka jika ada salah seorang rakyatnya mengetahui hal medis. Mengingat bahwa Kerajaan Qovulkh adalah kerajaan terkecil di benua yang Vino tempati.
"Raja, Anda harus terus mengeluarkan kekuatan Anda hingga membuat Tuan ini menjadi lebih baik dan mengeluarkan pengaruh jahat di dalam tubuhnya." ujar orang yang mengetahui hal medis. Seketika Vino pun terus mengeluarkan kekuatannya dan memasukkannya ke dalam tubuh Xiao Zan.
...****************...
Waktu berlalu begitu cepat, Xiao Zan hingga saat ini masih belum siuman juga. Namun Vino tetap berusaha untuk menyembuhkan Xiao Zan. Disaat Vino tengah memasukkan kekuatannya, salah seorang rakyatnya yang mengetahui hal medis berkata "Raja, keadaan Tuan ini sudah lebih baik sekarang. Kalau begitu, apakah saya boleh menggunakan pijat medis milik saya?" ujarnya sembari bertanya. Pertanyaannya membuat Vino bersemangat kembali, spontan Vino pun menjawab "Baiklah kalau begitu." ujar Vino membalas. Seketika orang yang mengetahui hal medis tersebut pun mengeluarkan kekuatan pijatnya yaitu 'Kekuatan Titik 5 aliran', ia segera menotok bagian-bagian organ dalam milik Xiao Zan.
Sementara Vino yang sedang melihat, mulai menguatkan tekad untuk menyerahkan hal tersebut kepada salah seorang rakyatnya itu. "Apakah aku boleh menitipkan guruku kepadamu?" tanya Vino. "Baiklah Raja, serahkan kepada saya." balas salah seorang rakyatnya itu. Vino pun mengangguk dan bergegas berlari keluar dari istana. Dan pada saat itu juga, Vino menggunakan kekuatan telepati miliknya untuk berbicara kepada Arisa. "Arisa, jagalah guru bersama orang itu. Aku akan mencari Diana dan Tiana untuk saat ini. Jika guru sudah siuman, kabarilah aku." ucap Vino menggunakan kekuatan telepati miliknya. Arisa yang mendengar perkataan Vino pun menjawab. "Baiklah Tuan. Hati-hati." ujar Arisa sembari mendo'akan Vino.
Tujuan Vino saat ini adalah mencari Diana dan Tiana. Dan Vino sedang berkeliling ke Kerajaannya untuk melihat apakah Diana dan Tiana masih ada di kerajaannya.
...****************...
2 Jam sudah berlalu, matahari sekarang sudah berada diatas kepala Vino. Panas matahari membuat Vino kepanasan, karena hal inilah Vino berhenti di sebuah gua yang cukup luas untuk berteduh. Ia pun turun dari langit dan masuk ke gua yang Vino maksud.
__ADS_1
Note: Gua tersebut adalah Gua Huira yang baru-baru ini digunakan oleh para rakyat Kerajaan Qovulkh untuk menambang.
Vino masuk ke Gua Huira itu. Disana ia melihat dinding-dinding gua yang berwarna coklat kehitam-hitaman dan berlumut. "Heeh...Jadi ini gua yang sering dibicarakan orang-orang?" ujar Vino yang terus memasuki gua tersebut. Pada saat Vino memasuki gua tersebut, Vino dikejutkan dengan keberadaan Diana dan Tiana dalam keadaan diikat. "Apa itu?! Diana?! Tiana?!" ucap Vino terkejut. Segera Vino berlari menghampiri Diana dan Tiana yang sedang diikat itu.
Vino pun melepas tali yang mengikat Diana dan Tiana, sentak ia melihat keadaan Diana dan Tiana. "Ehmm...Sepertinya Diana dan Tiana pingsan, tetapi siapa yang membuat mereka pingsan. Ras terkuat di semesta Basso Universe bisa dikalahkan?" ucap Vino heran. Namun Vino tak menanggapi keheranannya itu dan langsung membawa Diana juga Tiana ke istana.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Tak lama kemudian Vino telah sampai diistana dengan membawa Diana dan Tiana di kedua tangannya. Sentak Vino turun dari langit dan masuk ke istana miliknya.
Note: Mengapa Vino tak menggunakan kekuatan teleportasi? Karena itu akan menghabiskan energi juga 'mana' milik Vino. 'Mana' adalah energi untuk kekuatan sihir yang biasa digunakan orang-orang di dunia baru Vino ini.
Pada saat Vino masuk ke istana, Arisa dan salah seorang rakyat Vino sedang berfokus untuk menyembuhkan Xiao Zan. Mereka bahkan tak merasakan kehadiran Vino karena kefokusan mereka. Vino yang melihat itupun mulai memeriksa keadaan gurunya menggunakan kekuatan pendeteksi yang berasal dari kekuatan kegelapan miliknya.
Bagaimanakah kelanjutannya?
Saksikan episode selanjutnya!
__ADS_1
●●●●●●●●●●
Note: Mohon maaf teman-teman, saya update novelnya terlambat karena masih ada tugas weh. Jadi mohon dimaafkan teman-teman. Stay tune buat next episode. Terima kasih semuanya.