Bangkit Dari Kematian Berdarah

Bangkit Dari Kematian Berdarah
Penyerangan Kerajaan Tyelors I


__ADS_3

Pagi itu, Vino, Arisa, Xiao Zan, Diana, dan Tiana selesai sarapan. Setelah selesai sarapan, mereka pun pergi bersama keluar dari Istana agar bisa berlatih.


Xiao Zan melatih Vino agar Vino bisa hidup di luar angkasa. Arisa juga berlatih dengan Xiao Zan untuk meningkatkan kultivasinya. Sementara itu, Diana dan Tiana berlatih dengan cara bertarung serta saling menyakiti satu sama lain. Hal ini mereka lakukan bukan karena pemikiran mereka yang kurang, akan tetapi mereka memiliki alasan tersendiri untuk bertarung. Alasan tersebut adalah karena Xiao Zan dapat menyembuhkan mereka apabila mereka terluka, jadi mereka meminta izin kepada Xiao Zan untuk menyembuhkan mereka apabila mereka terluka.


*Beberapa saat sebelumnya...


"Tuan Xiao, apakah Anda akan memperbolehkan kami bertarung jika kami saling menyakiti satu sama lain pada saat pertarungan?" tanya Tiana.


Menedengar pertanyaan Tiana, Xiao Zan menghentikan gerak mulutnya yang sedang mengunyah. Lantas, ia berkata kepada Tiana untuk melakukan sesuka mereka.


"Lakukanlah sesuka kalian! Jika kalian terluka, aku akan menyembuhkan kalian. Akan tetapi, jangan sampai memberi luka yang keterlaluan." balas Xiao Zan sembari mengunyah kembali.


Sontak, Diana dan Tiana merasa kegirangan. Mereka tak tahu bagaimana cara berterima kasih kepada Xiao Zan yang telah memperbolehkan mereka untuk saling menyakiti. Selain itu, Xiao Zan berjanji akan menyembuhkan mereka apabila mereka terluka. Dengan begitu, mereka dapat menyerang lawan secara bebas akan tetapi mereka tak boleh menyerang lawan secara fatal atau keterlaluan.


Penulis: "Yah...Mereka maniak bertarung. Dan apabila mereka disakiti, mereka akan merasa senang. Aneh kan? Begitulah orang-orang disekitar Vino."


Tak lama kemudian, semua orang telah selesai makan dan pergi ke lapangan diluar istana kerajaan. Dan pada saat ini, Diana dan Tiana sedang berhadap-hadapan untuk bertarung dan saling menyakiti. Mereka mengambil ancang-ancang untuk menyerang lawan mereka. 1...2...3...Tiga detik telah berlalu, tiba-tiba saja Diana dan Tiana sudah saling menyerang.


"Wush...Boom!" ledakan terjadi akibat dari pertarungan Diana dan Tiana.

__ADS_1


Mereka bertarung seakan mereka ingin saling membunuh, mengingat bahwa Vino melarang mereka untuk saling bertengkar jadi mereka berusaha untuk tak saling menyerang diluar pertarungan.


Note: Jadi maksudnya, mereka akan saling menyakiti apabila mereka melakukan pertarungan latihan. Dan apabila mereka tak bertarung, maka mereka tidak akan saling menyerang.


Diana dan Tiana terus bertarung, jika kita lihat baik-baik mereka seperti saling memiliki dendam tertentu. Yaps, alasan mereka memiliki dendam adalah karena nama mereka hampir sama. Mungkin bagi semua orang, pertarungan tersebut sangat tidak berguna. Alasannya adalah karena mereka bertengkar untuk nama mereka yang hampir sama. Akan tetapi, bagi mereka sendiri pertarungan tersebut sangatlah berguna karena mereka dapat membalaskan dendam untuk nama mereka.


Penulis: "Ya tetep aja gak guna sih. Wkwk."


Tak terasa, pertarungan masih terus berlanjut. Diana dan Tiana masih saling menyerang, akan tetapi waktu yang mereka habiskan sudah cukup lama untuk latihan bertarung. Disisi lain, Vino dan Arisa sedang berlatih dibawah kendali Xiao Zan. Mereka berlatih teknik pemurnian Qi seperti yang Xiao Zan lakukan terakhir kali.


...****************...


Ditengah-tengah pertarungan dan pelatihan mereka, tiba-tiba ada sebilah pedang besar yang muncul di atas langit dan membuat pelatihan mereka terhenti. Sontak, mata semua orang langsung tertuju ke arah pedang yang berada di langit tersebut. Seketika pedang tersebut pun melaju turun menghantam Kerajaan Qovulkh. Dan "Boom..!" pedang tersebut memunculkan ledakan yang membuat Kerajaan Qovulkh terporak-poranda. Semua rumah di wilayah Kerajaan Qovulkh hancur seketika akibat ledakan dari pedang, dan hanya menyisakan orang-orang yang pingsan karena ledakan. Sementara itu, ledakan tersebut juga menghempaskan Vino, Arisa, Xiao Zan, Diana, juga Tiana.


Dari kejauhan nampak sebuah batu yang menutupi tubuh Vino mulai terangkat dan memunculkan Vino yang berdiri mengangkat bebatuan yang menimpanya itu. Setelah Vino menyingkirkan batu yang menimpanya, Vino melihat pedang yang memunculkan ledakan itu, ia juga melihat kerajaan miliknya telah dibuat menjadi porak-poranda karena ledakan tersebut. Vino melihat semua rakyatnya sedang tergelatak tak sadarkan diri karena ledakan, ia juga melihat beberapa orang masih sadar walaupun ada juga beberapa orang yang tak sadarkan diri. Spontan Vino yang melihat hal itu pun langsung berlari menuju istana dan mengambil obat-obatan, baju, dan sembako lainnya untuk para korban. Beruntungnya, semua rakyat Vino masih hidup, Beruntungnya lagi istana Vino masih berdiri kokoh (yah walaupun terdapat beberapa retakan di dinding istana).


Setelah Vino mengambil barang-barang di istana, Vino pun bergegas keluar dari istana. Tak lama setelah keluar dari istana, Vino memunculkan kai penyembuh dan regenerasi untuk menyembuhkan semua rakyatnya. "Kekuatan: Kai Penyembuh & Regenerasi, Re:generation..!" ucap Vino berteriak. Seketika, sebuah lingkaran hitam seperti void muncul membentuk spirit bercahaya hijau dan membuat semua rakyat Kerajaan Qovulkh siuman, bahkan ada yang sudah sadar. Dan semua luka-luka yang mereka dapatkan, tiba-tiba saja sembuh dan membuat tubuh mereka lebih sehat.


Setelah semua orang sembuh, kai penyembuh dan regenerasi yang Vino munculkan pun hilang. Semua orang yang melihat keadaan sekitar, mulai panik. Mereka tak mengetahui apa yang terjadi dengan mereka semua.

__ADS_1


"A-a-apa yang terjadi?".


"Kenapa semua rumah hancur?"


Begitulah pikir semua orang tentang keadaan pada saat itu. Karena kepanikan semua orang, Vino pun langsung memberitahukan mereka semua apa yang sedang terjadi. Dan diakhir penjelasan, Vino mengatakan "Tenang semua! Aku akan menyelamatkan kalian! Apapun yang terjadi, aku akan mempertaruhkan nyawaku untuk kalian semua. Tapi untuk sekarang, kalian harus berlindung di istana! Disana aku sudah menyiapkan barang-barang yang bisa kalian gunakan untuk beberapa hari ke depan. Disana juga ada baju yang bisa kalian gunakan. Tunggu apa lagi semuanya?! Cepatlah masuk ke istana!" ucap Vino menyeru semangat hidup rakyat. Sentak, semua orang berlari menuju istana kerajaan dan berlindung di sana.


...****************...


Disisi lain keadaan Arisa sangatlah baik, ia berada di dalam istana dan sedang menyembuhkan dirinya sendiri. "Tuan, saya berada di dalam istana. Saya terhempas masuk ke dalam istana karena ledakan tadi." ucap Arisa menggunakan telepati miliknya.


Pesan yang Arisa ucapkan langsung tersampaikan ke dalam otak Vino. Vino pun menjawab perkataan Arisa. "Baiklah kalau begitu. Untuk sekarang, Arisa jagalah para penduduk yang ada. Sementara itu, aku akan mencari guru dan yang lain. Dan juga mencari asal-usul pedang tersebut." ujar Vino membalas, dan juga menggunakan kekuatan telepati miliknya.


Arisa pun berkata "Baik, Tuan." ucap Arisa sembari langsung berlari menuju ke arah para rakyat yang sedang berlindung di istana.


Bagaimanakah kelanjutannya?


Saksikan episode selanjutnya!


●●●●●●●●●●

__ADS_1


Note: Stay tune buat next episode. Terima kasih semuanya.


__ADS_2