
Raja Zoro segera menyiapkan kuda-kuda beladirinya dan seketika ia pun langsung menyerang Xzaverius yang sedang berlari menghampirinya itu. "Siatt..." sebuah bilah pedang mengenai tubuh bagian dada Xzaverius. Sontak Xzaverius berteriak sekencang-kencangnya. "Aaaaahhhh...." suara teriakan Xzaverius memekakkan telinga Raja Zoro hingga membuatnya lengah. Melihat kesempatan yang sangat kecil itu, Xzaverius tak ingin menyia-nyiakannya, seketika ia langsung berlari dan menyerang Raja Zoro.
"Bukk..." pukulan tangan Xzaverius mengenai baju besi milik Raja Zoro hingga membuat baju zirahnya itu penyok. Spontan Raja Zoro merasakan perasaan yang amat menyakitkan. Secara tiba-tiba ia pun melompat untuk menjaga jarak dengan Xzaverius, akan tetapi kepintaran Xzaverius sangatlah tinggi. Sekonyong-konyong Xzaverius menarik kaki Raja Zoro agar ia tak bisa melompat dan bergerak. Sementara itu Raja Zoro yang merasakan keanehan di kakinya segera menengok keadaan kakinya itu secara cepat. Sentak Raja Zoro terkejut dengan apa yang terjadi. "Sepertina dia mengetahui rencanaku! Sial!" ujar Raja Zoro yang mengetahui keadaannya sekarang. Ya, Raja Zoro mengerti maksud dari Xzaverius, Xzaverius mengetagui bahwa Raja Zoro ingin menjaga jarak dan Xzaverius pun berinisiatif untuk menahan kaki Raja Zoro.
"Sialan Kau!" ucap Raja Zoro sembari melayangkan kaki kirinya ke arah Xzaverius.
Melihat hal tersebut, Xzaverius secara cekatan menahan serangan dari Raja Zoro itu. "Tuang..." bunyi baju zirah besi milik Raja Zoro mengenai tangan Xzaverius. Tak lama setelah itu, Xzaverius tersenyum akan kekonyolan yang dilakukan oleh Raja Zoro. "Hihihi...Kau sangat bodoh sekali, ya." ujar Xzaverius mengejek Raja Zoro akan kekonyolannya itu. Mendengar pernyataan dari Xzaverius, muka Raja Zoro seketika langsung berubah menjadi muka kemarahan, Raja Zoro murka akan perkataan Xzaverius. Bagaimana tidak? Selama ini Raja Zoro merupakan satu-satunya orang yang paling dihormati di Kerajaan Goldenforth ini, akan tetapi Ia malah dipanggil 'bodoh' oleh Xzaverius yang bukan tandingannya.
"Dasar brengsek! Apa yang kau katakan! Aku tidak bodoh! Kau lah yang bodoh!" balas Raja Zoro dengan teriakan yang lantang bahkan sampai memekakkan telinga Xzaverius. "Berisik, dasar lemah! Kau tak bisa mengalahkanku! Akulah orang terkuat didunia ini. Dan kau...Ck...Kau hanyalah kroco yang tak tahu diri!" ucap Xzaverius kembali mengejek Raja Zoro. Spontan Raja Zoro langsung mengerahkan seluruh energi dan kekuatannya. "Wushh..." angin berputar mengelilingi mereka berdua. Dalam beberapa detik, kekuatan Raja Zoro meningkat pesat dan bahkan membuat Xzaverius terpental. "Bumm!!" Xzaverius menghantam sesuatu dibelakangnya, yang tidaklah lain adalah sebuah pohon kelapa.
"Manusia rendahan ini! Mengapa dia bisa sekuat ini hanya dalam berapa detik?!" ujarnya menanggapi kekuatan Raja Zoro.
__ADS_1
Melihat kakinya telah terlepas dari cengkaraman Xzaverius, Raja Zoro pun langsung berlari mendekati Xzaverius sembari menyerangnya. "Hiat...Hiat...Hiat...." teriakan Raja Zoro mengeluarkan kekuatannya. Xzaverius yang sedang berdiri itu seketika langsung berlari menghindari serangan Raja Zoro. Namun, seketika...
"Booommm!" ledakan yang sangat besar seperti sebuah void menghantam Xzaverius. Xzaverius pun terluka parah akibat dari ledakan void tersebut. "Sialan! Apa ini? Mengapa ada ledakan sebesar ini!?" ucap Xzaverius kesal. Ia pun segera bangun dari tempatnya berada dan melihat ke sekitarnya. Tiba-tiba ia menanggapi bahwa ledakan yang membuatnya terluka itu adalah ledakan yang berasal dari kekuatan Raja Zoro. Namun kekuatan Raja Zoro tak dapat ditahan dan membuat Raja Zoro sendiri mengalami luka yang cukup parah namun tidak separah Xzaverius.
"Bang***! Ternyata ini ulahmu, ya!" ujar Xzaverius berkata kasar kepada Raja Zoro.
Seketika Raja Zoro langsung bangun sembari menutupi luka di perutnya. Setelah itu, Raja Zoro secara tiba-tiba bersiul dengan nyaringnya. "Fiuuuuhhhhhwwittt..." siulan Raja Zoro sangat lantang layaknya seekor burung yang sedang mencari kawannnya. Tak lama setelah siulan Raja Zoro, para penjaga mulai berdatangan dan mengepung Xzaverius. "Apa ini!? Ternyata Kau main curang?!" ujar Xzaverius lagi-lagi kesal akan perbuatan Raja Zoro. Raja Zoro tak mendengarkan perkataan Xzaverius melainkan menyiapkan rencana untuk selanjutnya agar ia bisa menyegel Xzaverius.
Tak butuh waktu lama, rencana sudah muncul dibenak Raja Zoro dan secara spontan nan cekatan ia memerintahkan seluruh penjaga untuk menyerang Xzaverius secara bersamaan. Melihat hal tersebut, Xzaverius langsung bersiaga dan menyerang. Disaat Xzaverius masih sibuk dengan para penjaga yang ada, Raja Zoro mengendap-endap masuk ke dalam tanah. Xzaverius tak menyadari hal tersebut dan terus menerus menyerang para penjaga. Butuh waktu lama agar rencana Raja Zoro berhasil secara sempurna, akan tetapi tentu saja rencana tersebut tidak selalu sama dengan perkiraan Raja Zoro.
"Hah?! Apa itu!?" ucap Xzaverius kebingungan dengan apa yang dilakukan Raja Zoro. Ia pun mencoba mengeluarkan pisau yang ada di perut bagian belakangnya itu, akan tetapi karena Raja Zoro masih menempelkan tangannya dipisau tersebut, pada akhirnya Xzaverius tidak dapat melepaskan pisau itu.
__ADS_1
Masih terus berlanjut, lingkaran hitam itu tiba-tiba turun mendekati kepala Xzaverius secara perlahan. Melihat hal tersebut, Xzaverius langsung panik seperti emak-emak yang bertemu dengan sebuah keributan (pertengkaran). "Haaaahhhhh...Apa ini?! Ngeri!! Lebih ngeri daripada give Alok! Woy apaan ini!!!" ucap Xzaverius yang terus menerus berteriak.
...****************...
Lingkaran tersebut terus turun secara perlahan dan kini lingkaran hitam itu telah beraa di bagian kaki Xzaverius. Tak berselang lama, lingkaran hitam itu telah mencapai tanah. Sementara itu, Raja Zoro kembali masuk ke dalam tanah. Walaupun Raja Zoro berada di dalam tanah, akan tetapi ia masih bisa merapalkan sebuah mantra. Tak perlu lama-lama lagi, lingkaran hitam tersebut langsung membuat Xzaverius terdiam seperti sebuah patung batu dan ia tak pernah bergerak lagi. Kini Xzaverius telah berhasil disegel oleh Raja Zoro itu. Akan tetapi hanya untuk menyegel Xzaverius saja, Raja Zoro harus mengorbankan ribuan bahkan ratusan ribu nyawa.
Setelah hal tersebut terjadi, Raja Zoro langsung keluar dari tanah dan membawa tubuh Xzaverius yang telah tersegel itu kesebuah tayangan gelap di Kerajaan, yaitu gudang. Kasihan, ditaruh digudang. Dan setelah Xzaverius berhasil disegel, semua dunia merasa tenang dan tak terjadi pembunuhan berantai lagi.
Bagaimanakah kelanjutannya?
Saksikan episode selanjutnya!
__ADS_1
●●●●●●●●●●
Note: Stay tune buat next episode. Terima kasih semuanya.