Bangkit Dari Kematian Berdarah

Bangkit Dari Kematian Berdarah
Pertarungan Dengan Demon Lord Tak Berakhir


__ADS_3

Miyuki mencoba mendekati Vino dan Demon Lord yang sedang bertarung itu, namun ia malah terhempas ke langit karena kekuatan Vino dan Demon Lord yang sangat besar. Miyuki sama sekali tak dapat mendekati Vino dan Demon Lord. Bahkan dalam jarak 50 meter pun ia tak bisa bergerak, apalagi dalam jarak 30 meter ia pasti akan mati karena kekuatan dari pertarungan yang ada di depannya. "Huh...Aku harus bagaimana? Jika aku mencoba mendekat lagi, maka aku akan mati." ujar Miyuki panik dan terus mengeluarkan keringat dingin.


"Jadi beginikah kekuata yang dimiliki Aoyama dan Demon Lord? Aku tak menyangka mereka akan sekuat ini." ucap Miyuki tak percaa akan kekuatan mereka berdua. Disaat Miyuki sedang merasa kebingungan karena kekuatan Vino dan Demon Lord yang melebihi akal manusia, terjadi sebuah tragedi yang menewaskan beberao binatang karena pertarungan Vino dan Demon Lord. Burung-burung berkicau menandakan tanda bahaya. Beberapa hewan seperti harimau putih, monyet golgala, monyet serigala, serigala daun, dan beberapa binatang lainnya mati dalam beberapa menit karena akibat dari pertarungan mereka.


Pertarungan Vino dan Demon Lord menewaskan beberapa binatang yang tak tahu apa-apa. "Sial! Berapa lama lagi aku harus bertahan, jika terus seperti ini maka aku akan kelelahan dan mati. " ucap Vino mulai mengkhawatirkan keadaannya. Begitu pula dengan Demon Lord, ia juga mengkhawatirkan keadaan dirinya. Seketika..."Booommm..." ledakan terjadi kembali dan terus memakan nyawa binatang yang ada. Sementara itu, Miyuki kebingungan dan tak tahu harus berbuat apa akan tetepi sangat mengkhawatirkan keadaan Vino.


"Aku harus bagaimana? Jika diteruskan seperti ini maka Aoyama akan mati." ujar Miyuki yang setiap waktunya terus merasa panik. Tiba-tiba saja sebuah ide muncul di benak Miyuki, "Aha...Aku tau harus berbuat apa." ucap Miyuki tersenyum tipis karena menemukan sebuah ide.


...****************...


Arisa masih mencari keberadaan Vino, ia bahkan bertanya kepada warga sekitar namun tak ada seorangpun yang mengetahui Vino pergi kemana. Setiap waktunya Arisa selalu merasa khawatir akan tetapi ia mencoba untuk tenang dan berdoa kepada Tuhan agar ia bisa menemukan Vino. Dan beberapa saat kemudian, ada salah seorang warga dari Kerajaan Qovulkh mengetahui Vino pergi kemana. "Mohon maaf, apakah Anda mengetahui kemana Raja pergi?" tanya Arisa baik-baik. Mendengar pertanyaan tersebut, warga yang Arisa tanyai langsung menjawab.


"Ah, Raja pergi ke arah selatan. Mungkin di ingin pergi ke sebuah tempat." balasnya. Sontak Arisa pun berterima kasih kepadanya, lalu pergi meninggalkan salah seorang warga yang ia tanyai itu. Beberapa saat setelah itu Arisa mulai berpikir "Tuan pergi ke arah selatan? Tapi di arah Selatan tidak ada apa-apa." ujar Arisa di dalam hatinya. Tiba-tiba "Jangan-jangan...." perkataan Arisa terpotong, sepertinya ia mengetahui Vino akan pergi kemana namun sepertinya saat ini Arisa sudah sangat terlambat. Segera setelah mengetahui informasi itu, Arisa langsung pergi meninggalkan Kerajaan Qovulkh dan melesat terbang menuju ke Benua Seyuuji yang berada di Selatan.

__ADS_1


...****************...


Pertarungan Vino dengan Demon Lord masih tak terhentikan, Miyuki yang melihat pertarungan pun hana berdiam diri dan tak melakukan apapun.


"Demon Lord sialan! Apa kau tak mau mengalah?" ujar Vino seperti merendahkan Demon Lord. Mendengar perkataan Vino, Demon Lord pun menjawab "Diam kau manusia siaalan!" balas Demon Lord dingin. Tak lama kemudian mereka pun kembali bertumbuk selayaknya kucing dan anjing yang sedang bertengkar. Akan tetapi mereka bertarung habis-habisan untuk mengalahkan satu sama lain. Oleh karena itu, sampai saat ini tak ada satu orang pun dari mereka yang pingsan karena pertarungan.


Pertarungan dimulai lagi, Vino menyerang kembali dan diikuti dengan Demon Lord yang juga menyerang untuk menahan kekuatan Vino. "Boom!" Lagi-lagi kekuatan mereka berhantaman dan mengakibatkan ledakan terjadi kembali. Pohon-pohon kembali tumbang, kini sudah ribuan pohon yang tumbang karena pertarungan mereka itu. "Serangan setengah iblis!" Vino berteriak mengeluarkan kekuatan setengah iblisnya.


"Apa dia telah mengalahkan raja Tieyang yang menjadi raja dari segala raja iblis?" Demon Lord bertanya-tanya tentang Vino yang memiliki kekuatan setengah iblis itu. Ia sangat tak percaya bahwa raja dari segala raja iblis bisa dikalahkan oleh seorang manusia lemah. "Sepertinya, dia memiliki kekuatan lebih dari satu sampai-sampai bisa mengalahkan raja Tieyang yang merupakan raja dari segala raja iblis." ucap Demon Lord mengeluarkan keringat dingin dari seluruh tubuhnya.


Sementara itu, Miyuki mematung karena perkataan Demon Lord. "Apa? Tieyang adalah raja dari segala raja iblis?" ucapnya di dalam hati. Miyuki nampak terkejut karena Tieyang yang pernah ia jadikan sebagai alat, ternyata adalah raja dari segala raja iblis. Miyuki sungguh ketakutan, beruntung di belum melakukan apapun terhadap Tieyang itu. Jika Miyuki sampai membuat keslahan sedikit saja, maka dia akan hilang (mati) dalam sekejap. Disisi lain, Arisa masih dalam perjalanan menuju ke Benua Seyuuji. "Apa Tuan baik-baik saja, ya? Semoga Tuan diberi keberkahan oleh Tuhan dan bisa selamat dari malapetaka yang ada." ujar Arisa mendo'akan Vino agar selamat. Arisa pun melanjutkan perjalanannya pergi ke Benua Seyuuji.


...****************...

__ADS_1


Sebuah alam semesta yang indah menyimpan sebuah rahasia yang sangat mengerikan. Disana terdapat rahasia yang bahkan tak banyak orang mengetahuinya, hanya sedikit saja orang yang mengetahui rahasia alam semesta dari orang-orang yang ada. Saat ini, Diana dan Tiana sedang pergi menuju ke tempat kelahiran mereka masing-masing. Diana dan Tiana pergi ke planet Zieyang yang menjadi tempat kelahiran mereka.


Penulis: "Pasti kalian baru tahu, ya? Ya iyalah, kan novel ini hanya diketahui oleh author saja yaitu saya sendiri. Hehehe." ujar penulis dengan sombongnya.


Diana dan Tiana turun dari ketinggian di langit lalu mendarat di tanah tempat kelahiran mereka. Ternyata Diana dan Tiana dilahirkan ditempat yang sama, namun mereka sama sekali tak pernah akur. Itulah mengapa Vino dan Arisa selalu kesal melihat kelakuan mereka yang seperti anak-anak dan terlalu kekanak-kanakan.


Bagaimanakah kelanjutannya?


Saksikan episode selanjutnya!


●●●●●●●●●●


Note: Stay tune buat next episode. Terima kasih semuanya.

__ADS_1


__ADS_2