Bangkit Dari Kematian Berdarah

Bangkit Dari Kematian Berdarah
Kerajaan Milik Vino III


__ADS_3

Raja Arshiviste tiba-tiba menghilang dan muncul dibelakang Vino. Lalu, Raja Arshiviste menendang kepala Vino, dan Vino pun terhempas ke rumah yang hancur.


Vino menabrak tembok-tembok kayu yang sangat rapuh itu, dan sebagian rumah yang hancur itu menjadi tumpukan kayu dalam sekejap hanya karena Vino terhempas ke rumah itu.


Raja Arshiviste tersenyum dan berkata "Ternyata kau sama saja. Kau tetap lemah dihadapanku." ucapnya sembari menghampiri Vino yang terhempas itu.


Sementara itu, Vino tidak ingin dirinya menjadi bahan mainan seorang "ba*i" hanya karena ia tidak bisa melawan. Jadi, Vino berinisiatif untuk menyerang Raja Arshiviste pada saat ia mendekat. Raja Arshiviste pun mendekat sesuai dengan yang Vino harapkan. Vino sudah mempersiapkan kekuatan apinya di tangan kanan miliknya.


Sedangkan Raja Arshiviste sudah mengetahui niat Vino, jadi ia juga mempersiapkan jebakan mantra. Raja Arshiviste merapalkan mantra dan meletakkan jebakan di bawah tanah.


Pada saat Raja Arshiviste sudah berada di jangkauan Vino, ia langsung melancarkan serangan api kepada Raja Arshiviste. "Api Penghisap." ucap Vino sembari melancarkan serangan dengan berdiri. Raja Arshiviste yang melihat Vino akan menyerangnya hanya diam saja. Ia tidak bergerak sedikitpun dari tempatnya berdiri.


Serangan Vino hampir mengenai muka Raja Arshiviste, akan tetapi disaat serangan Vino hampir mengenainya, Vino terlempar ke atas langit karena suatu hal.


"Boom." suara ledakan yang melemparkan Vino ke udara.


Serangan Vino yang tadinya hampir mengenai Raja Arshiviste, hilang dalam sekejap hanya karena ledakan mantra yang sudah disiapkan. Raja Arshiviste yang melihat Vino masuk jebakannya dengan mudah, hanya tersenyum tipis. Ternyata benar, Vino hanyalah orang yang memiliki kekuatan lemah.


●●●


Waktu sudah berlalu begitu lama, Vino mendapatkan serangan yang tidak terduga dari Raja Arshiviste. Raja Arshiviste terus menyerang Vino tanpa ada belas kasihan.


Dan pada saat-saat terakhir, Vino sudah mulai kelelahan. Dan Vino pun akhirnya terjatuh karena kelelahan dan luka-luka. Sedangkan Raja Arshiviste yang melihat Vino terbaring kelelahan, mulai mendekat. Ia mengatakan kepada Vino bahwa pada saat itu juga, Vino menjadi raja Kerajaan Qovulkh.


"Hei nak. Mulai sekarang dan seterusnya, kau akan menjadi raja kerajaan ini. Tadinya aku merasakan hawa membunuh, jadi aku mencoba menyerang pedagang itu. Namun disaat-saat terakhir, kau menyelamatkan pedagang itu. Sebelumnya, tidak ada orang yang pernah melawanku untuk melindungi seseorang. Tapi kau nak...Kau rela melawanku hanya untuk melindunginya. Jadi, aku serahkan kerajaan ini kepadamu." ucap Raja Arshiviste.


Vino yang mendengar perkataan Raja Arshiviste hanya terdiam. Ia tidak menyangka bahwa ia akan menjadi raja Kerajaan Qovulkh ini, hanya secepat itu.


Setelah terdiam lumayan lama, Vino akhirnya mengeluarkan kata-katanya. "A-a-apa yang kau maksud itu aku?" tanya Vino kepada Raja Arshiviste. Spontan, Raja Arshiviste menganggukkan kepalanya yang menandakan bahwa ia memang benar-benar berbicara dengan Vino.


"Mengapa aku?" tanya Vino kembali.


"Karena kau rela mempertaruhkan nyawamu hanya untuk menolong 1 nyawa. Jadi aku memilihmu nak. Jika kau ingin tahu alasan lainnya, itu karena kau melawan Demon Lord dan menyelamatkan dunia ini. Dan juga, raja Kerajaan Qovulkh ini merupakan sahabatku yang berharga." jelas Raja Arshiviste.


"Raja kerajaan ini meminta kepadaku untuk menjadikan kau kandidat raja selanjutnya. Aku tahu raja sebelumnya membencimu karena anaknya itu. Namun, sekarang semuanya sudah tidak ada. Jadi apapun konsekuensinya, terimalah permintaanku ini nak." lanjut Raja Arshiviste.


Vino pun menganggukkan kepalanya dan menerima permintaan Raja Arshiviste. Seketika, Vino berdiri dan mengatakan sesuatu kepada semua rakyat.


"Wahai rakyat Kerajaan Qovulkh, saya disini akan menjadi raja selanjutnya. Dan saya berjanji, akan mementingkan kepentingan rakyat daripada kepentingan saya sendiri." Teriak Vino dengan lantang.


Semua rakyat yang mendengar perkataan Vino langsung bersorak. "Woaaaa..." sorakan rakyat secara serentak, membuat hati Vino berdebar-debar.


●●●


Sebuah Kapal terbang sedang berada di atas langit, memperlihatkan beberapa bandit dan penjahat sedang berlayar mengendarai kepal terbang itu. Disana, terdapat beberapa tahanan ras Manusia dan ras Hewan. Mereka ditahan dan sedang dibawa ke sebuah pasar gelap untuk dijual sebagai budak.


"Waahhh....Wanitanya cantik-cantik sekali. Kakak memang hebat." ucap salah satu bandit.


"Kau benar adikku. Haha. Sekarang kita akan menjual mereka di pasar gelap dan mendapatkan banyak kekayaan. Kita akan kaya. Hahaha..." suara tertawa pemimpin bandit, diiringi dengan suara tertawa semua orang di kapal itu.


Tak lama kemudian, mereka sudah sampai di pasar gelap yang mereka tuju itu. Mereka pun langsung turun dari kapal terbang milik mereka, dan pergi membawa para tahanan yang dikurung di sebuah sel beroda untuk dijual.


Disana mereka menjual para tahanan yang mereka culik itu. Lalu mereka mendapatkan harga yang sangat mahal untuk para tahanan yang mereka culik.


Para tahanan yang mereka bawa itu adalah ras Manusia dan ras Hewan yang berkelamin wanita. Mereka akan dijadikan budak di pasar gelap dan dijual kepada para bangsawan.

__ADS_1


"Hahahah...Kalian akan aku jual untuk mendapatkan kekayaan." ucap pemilik pasar gelap itu.


Tak berselang lama, para bangsawan datang dan membeli beberapa wanita untuk dijadikan budak mereka. Beberapa dari mereka, ada yang menggunakan wanita untuk dijadikan budak s*x dan ada yang dijadikan pembunuh massal.


●●●


Vino memimpin Kerajaan Qovulkh. Ia sekarang sudah menjadi pemimpin yang baik bagi kerajaannya. Vino memimpin Kerajaan Qovulkh menuju kejayaan, dan hanya dalam beberapa minggu Vino sudah mengubah kerajaan yang hancur, menjadi kerajaan yang sangat besar.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩ---7 Minggu kemudian---ΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Tuan, apakah ada yang kurang?" ucap seorang pekerja.


"Tidak ada. Terima kasih." balas seorang pemuda ganteng dengan gagahnya.


"Baik Tuan." ujar pekerja itu dan langsung pergi meninggalkan pemuda itu sendirian.


Seketika, pemuda itu bersorak. "Hahahah...Sekarang aku bisa memenuhi kebutuhan rakyatku." sorak Vino.


Vino kegirangan karena ia telah membuktikan bahwa dirinya telah berjaya membawa Kerajaan Qovulkh untuk lebih maju. Dalam 7 minggu ini, Vino membangun bangunan seperti berikut:



Istana


Hotel


Pemandian


Kolam renang


bata


Pertanian


Perkebunan


Guild Petualang


Tembok Penjaga


Tembok Pertahanan


Jebakan Penyerangan


Tapak jalan berbahan beton dan batu


Kendaraan (sepeda, mobil kw, transportasi


kuda, dan lain sebagainya)


Perpustakaan


Museum


Tempat pelatihan pasukan

__ADS_1


Makam bagi para pasukan yang gugur


dalam peperangan dan makam penduduk


Tempat berolahraga


Penjara kerajaan


Pasar besar (contohnya seperti mall tetapi


sedikit berbeda karena disana tidak ada


eskalator atau tangga berjalan, sebab di


dunia ini teknologi masih belum seberapa)


Tempat pelelangan


Pasar kecil (pasar perdagangan seperti


warung)


Restaurant


Rumah-rumah penduduk


Penginapan tambahan bagi para pendatang


Akademi


Tempat penambangan


Tempat pemotongan kayu dan pembuatan


berbahan kayu


Rumah sakit dan klinik


Tempat ibadah


Dan lain sebagainya



Bagaimanakah kelanjutannya?


Saksikan episode selanjutnya!


●●●●●●●●●●


Note: Maaf teman-teman saya terlambat upload. Seharusnya tadi pagi uploadnya. Saya telat soalnya baru bangun tidur. Heheh. Mohon maaf kalau ceritanya terlalu singkat, soalnya saya lagi sibuk dan ada beberapa keperluan yang sering mendesak (kayak tugas).


Oh iya, buat nanti malem saya nggak upload karena ada kepentingan mendadak. Mohon maaf yang sebesar-besarnya teman-teman. Mohon diterima. Terima kasih.


Stay tune buat next episode. Terima kasih semuanya.

__ADS_1


__ADS_2