
Vino terbang kembali ke kerajaan miliknya, tak lama kemudian Vino pun sampai di Kerajaan Qovulkh. Setelah sampai ia disambut oleh semua orang di kerajaannya. Mereka menatap wajah Vino dengan penyesalan yang amat besar. Mereka tak dapat menghentikan Vino untuk tak menghancurkan Kerajaan Tyelors itu, namun apalah daya mereka? Semua hal itu sudah terjadi, dan waktu tak bisa diulang kembali. Kini mereka hanya bisa pasrah menghadapi takdir yang ada.
Disaat Vino disambut oleh seluruh rakyatnya Vino pun tersenyum tipis, ia tak tega untuk menunjukkan wajah marahnya kepada rakyatnya sendiri. Sehingga mau tak mau Vino harus mengganti raut wajahnya itu. "Tenang semuanya, kalian semua sudah aman." ucap Vino sembari tersenyum tipis agar ia tak menakuti rakyatnya. Mendengar perkataan Vino, semua rakyat pun bersorak "Tuan kita telah pulang, mari kita bangun kembali kerajaan ini seperti semula!" salah satu dari mereka menyeru untuk menyemangati rakyat yang lainnya, tiba-tiba seluruh rakyat ikut bersorak "Woaaaahhhh..." ucap mereka serentak sembari melupakan kejadian yang telah terjadi sebelumnya.
Sementara itu Arisa yang melihat Vino dari kejauhan sedang ditemani Woshu, Arisa nampak sangat sedih dengan apa yang Vino lakukan terhadap Kerajaan Tyelors itu. Ia memang mengerti akan situasi yang Vino alami, namun hal tersebut tidaklah wajar untuk membalas dendam dengan menghancurkan sebuah kerajaan. "Hah...Semoga Tuan baik-baik saja untuk selanjutnya." ucap Arisa mendo'akan Vino.
...****************...
Seminggu kemudian, kerajaan Vino sudah mulai pulih kembali. Perdagangan juga sudah mulai beroperasi, dan kegiatan-kegiatan yang lain pun juga sudah beroperasi seperti biasanya. Dalam waktu satu minggu tersebut, semua rakyat Kerajaan Qovulkh berusaha untuk tak mengungkit apa yang terjadi sebelumnya karena mereka takut akan ada orang dari benua lain menantang Vino. "Sebaiknya kita tak mengungkit-ungkit apa yang terjadi sebelumnya karena Raja akan mengalami masalah jika hal tersebut sampai ke telinga benua tetangga." ucap para warga Kerajaan Qovulkh berusaha untuk tak mengungkit-ungkit apa yang terjadi dengan Vino sebelumnya.
Disisi lain, Vino sedang tidur siang untuk memulihkan tenaga miliknya. Ia sudah menghabiskan energi begitu banyak sampai-sampai energi miliknya hampir habis. Akan tetapi ditengah-tengah tidur Vino yang nyenyak itu, Vino tiba-tiba terbangun dan merasakan nyeri diseluruh tubuhnya. "Wush.." Vino tiba-tiba terbangun sembari menahan rasa sakit karena nyeri di seluruh tubuhnya itu. Vino tak berteriak karena rasa sakitnya itu, namun Vino malah merasa takut jika dia berteriak. Ia khawatir dengan Arisa, karena Vino ingin membuat Arisa hidup tenang dan tak selalu memikirkan Vino. "Aku tak boleh berteriak! Jika tidak, Arisa akan mengkhawatirkan aku lagi. Aku harus membuat Arisa beristirahat untuk sementara waktu." pikir Vino yang terus menahan rasa nyeri yang sangat sakit di seluruh tubuhnya itu.
__ADS_1
Tak berlangsung lama rasa nyeri yang Vino alami langsung menghilang, Vino pun kembali berbaring di tempat tidurnya yang luas itu. Setelah Vino berbaring, ia kembali memikirkan penyebab rasa nyeri di seluruh tubuhnya itu. "Mungkin ini penyebab dari giok itu..." ujar Vino memperkirakan penyebab dari rasa nyeri yang ia alami itu.
...****************...
*Setelah Vino menghancurkan Kerajaan Tyelors
"Hah...Hah...Hah..." Vino berjalan terengah-engah setelah ia menghancurkan Kerajaan Tyelors. Vino berusaha untuk melepas giok yang ada di lehernya itu, namun giok itu tak bisa ia lepas, bahkan Vino tak dapat membuat giok itu terputus. Entah apa rahasia yang ada di dalam giok tersebut yang sampai-sampai bisa membuat Vino kewalahan untuk melepaskannya.
Sontak Vino mulai menyerah, "Ah...Sudahlah..Jika tidak bisa seperti ini, maka aku akan mencari cara lain untuk melepaskan giok ini!" ucap Vino membulatkan tekad baru dihatinya. Setelah Vino setengah menyerah dengan giok yang ada di lehernya, ia langsung menghentikan badai dan petir yang masih bermunculan di langit itu. "Berhenti!" ujar Vino sembari menunjuk ke langit. Perlahan-lahan badai dan petir yang terus bermunculan tersebut pun berangsur-angsur reda (berhenti) dan menghilang.
[Rahasia Giok Tieyang]
__ADS_1
Jaman dahulu kala, ada sebuah gua yang tersembunyi di sebuah hutan yang luas dan berbahaya bernama Zero. Gua tersebut berada di sebuah benua yang bernama Benua Seyuuji. Benua Seyuuji adalah benua yang dimana tak pernah ada manusia yang menginjakkan kaki di sana. Benua tersebut sangat berbahaya menurut para penjelajah dunia, alasan dari mereka ada berbagai macam. Contohnya adalah sebagian dari mereka mengalami teror saat akan memasuki benua itu, ada juga orang-orang yang pernah menuju kesana dan tiba-tiba mereka menghilang, sampai sekerang mereka tak pernah ditemukan kembali. Ada juga beberapa warga yang nelayan yang mencari ikan disana mengatakan bahwa terdapat monster lautan yang sangat besar, makhluk lautan itu mulai menghancurkan kapal-kapal yang sedang berlayar hingga tak bersisa.
Sedangkan giok yang berada di leher Vino berasal dari gua tersembunyi di tengah Hutan Zero itu, dan Hutan Zero berada di Benua Seyuuji yang memilik banyak misteri tersebut. Disebuah gua tersembunyi itu, terdapat sebuah batu pusaka yang didalamnya menyimpan giok berharga. Batu pusaka tersebut tak pernah terbuka sebelumnya, akan tetapi pada suatu hari batu pusaka tersebut terbuka dan memperlihatkan giok yang sangat indah berada di tengah-tengah batu tersebut. Giok tersebut memiliki ciri-ciri berwarna hijau muda kemerah-merahan, memiliki kristal berwarna putih di tengah-tengah kaca giok, dan memiliki bentuk pola seperti kepala seekor makhluk durjana.
Setelah batu ousaka terbuka dan memperlihatkan giok ditengahnya, tiba-tiba saja giok tersebut membuat seluruh benua mengalami getaran hingga memunculkan beberapa iblis di sekeliling giok tersebut. "Bum..." beberapa iblis bermunculan. Spontan para iblis itupun kebingungan, mereka heran dan sesekali mereka melihat ke sekitar mereka. Disaat para iblis kebingungan, seketika giok yang berada di tengah-tengah batu pusaka tersebut mulai melayang. Sontak para iblis pun langsung mengalihkan pandangan mereka kepada giok tersebut. Secara tiba-tiba, giok tersebut berubah wujud menjadi seorang wanita cantik berpakaian seperti seorang Dewi. Para iblis yang melihat itupun mulai mengeluarkan keringat dingin. Mereka tak tahu apa yang akan dilakukan giok yang berubah wujud menjadi wanita itu, dan disaat mereka khawatir tiba-tiba saja wanita dihadapan mereka berkata "Kalian akan menjadi pelayanku! Carikanlah aku seorang laki-laki kuat dan aku akan membuat laki-laki itu menjadi makanan kalian sehingga kalian bisa membuat teman baru. Kalian juga boleh melakukan semua hal sesuka kalian, asalkan kalian tak membuatku mencolok." ucap wanita yang berubah wujud dari giok itu. Sontak semua iblis mengangguk dan bersujud kepada wanita dihadapan mereka itu, kini mereka memiliki kewajiban untuk memenuhi kebutuhan wanita dihadapan mereka itu.
Bagaimanakah kelanjutannya?
Saksikan episode selanjutnya!
●●●●●●●●●●
__ADS_1
Note: Stay tune buat next episode. Terima kasih semuanya.