Bangkit Dari Kematian Berdarah

Bangkit Dari Kematian Berdarah
Pertemuan Tak Terduga I


__ADS_3

Demon Lord yang telah keluar dari pecahan dimensi itu, mulai bergerak menuju ke Kerajaan Qovulkh. Ia ingin menguasai kerajaan tersebut dengan kekuatannya agar bisa menjajah dunia.


Raja Kerajaan Qovulkh tidak mengetahui bahwa Demon Lord akan datang ke kerajaannya. Akan tetapi, ia Demon Lord tersebut.


Namun, itu sudah terlambat. Karena mereka sudah menuju ke Kerajaan Qovulkh untuk menyerang.


●●●


Beberapa saat telah berlalu, Demon Lord bersama pasukannya sudah hampir sampai di Kerajaan Qovulkh.


Sedangkan sang Raja sedang mempersiapkan pasukan pengintai untuk mengintai Demon Lord beserta pasukannya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dari kejauhan tiba-tiba nampak seorang makhluk berbentuk manusia dan berwarna hitam serta memiliki sayap dan tanduk, ia membawa puluhan bahkan ratusan pasukan monster di belakangnya.


Para pasukan yang sedang menjaga kerajaan pun terkejut, sontak salah satu penjaga langsung berlari menuju istana raja.


"Apa itu?!!" tanya salah satu penjaga.


"Aku tidak tahu!" jawab penjaga lain.


"Huh...Apakah itu Demon Lord yang dirumorkan?!" perkataan salah satu penjaga membuat penjaga lain panik.


"Kalau begitu cepat beritahu Raja!!" teriaknya sembari memerintah.


Dengan cepat salah satu penjaga berlari menuju ke istana untuk melaporkan hal itu kepada raja.


Pada saat di istana, sang Raja yang sedang sibuk memilih pasukan pengintai dikejutkan dengan adanya salah satu penjaga yang berlari terengah-engah.


"Ada apa?" kata sang Raja bertanya.


"Raja, didepan sudah ada Demon Lord yang membunuh pasukan kita." kata penjaga dengan nafas terengah-engah.


"Apa?! Bagaimana bisa?!" ucap sang Raja kesal.


Spontan sang Raja langsung memerintahkan semua pasukan untuk maju. Alih-alih menyimpan beberapa pasukan di kerajaan untuk menjaga kerajaan, ia malah menyuruh semua pasukan untuk menyerang.


●●●


Para pasukan menyerang dengan strategi yang biasa mereka lakukan pada saat perang. Mereka membentuk strategi menyerang dan bertahan untuk penyerangan.


Namun, semua itu tidak berguna bagi Demon Lord karena ia juga memiliki pasukan yang tidak kalah kuatnya dengan mereka.


"ßęřæñğ!" perintah Demon Lord dengan menggunakan bahasa Monster.


Note: Arti dari "ßęřæñğ" itu adalah "serang".


Semua pasukan monster langsung menyerang secara bersamaan ke arah pasukan kerajaan.


Dan perang pun telah dimulai. Para pasukan kerajaan menyerang dengan strategi yang mereka tetapkan. Awalnya, semuanya berjalan lancar hingga....


"Boomm.." suara ledakan tepat didepan mereka.


Sebagian dari mereka pun terpental, ada yang terluka, bahkan ada yang sudah mati. Mereka pun mulai ketakutan dengan apa yang mereka lihat.

__ADS_1


Dari suara ledakan tersebut muncul sebuah pecahan dimensi. Dan pecahan dimensi tersebut mengeluarkan puluhan monster yang sama.


Monster-monster tersebut mulai menyerang semua pasukan kerajaan. Pasukan kerajaan yang diserang pun mulai menyerang balik, akan tetapi semua usaha mereka sia-sia. Mereka tetap dikalahkan dengan mudah.


●●●


Vino dan Arisa sedang mempersiapkan peralatan mereka untuk berperang melawan Demon Lord dan pasukannya. Mereka bahkan juga sempat berburu dan mengalahkan beberapa monster untuk mendaoatkan EXP.


Setelah semuanya siap, mereka mulai menuju ke salah satu pecahan dimensi di tempat mereka bertemu dengan Demon Lord.


Mereka pergi ke sana dengan berlari. Vink ingin pergi dengan menggunakan skill penerbang, akan tetapi levelnya belum cukup untuk menggunakan skill tersebut.


"Tuan, kita harus bagaimana?" tanya Arisa sambil bersembunyi di semak belukar.


"Kita harus menutup retakan itu, lalu kita pergi ke Kerajaan Qovulkh untuk membantu." balas Vino.


"Baik Tuan." Arisa mengangguk.


Tak lama kemudian, mereka membuat rencana (strategi) dan mulai menyerang. Mereka menyerang para monster yang keluar dari pecahan dimensi tersebut.


Vino menyerang para monster, sedangkan Arisa akan membantunya apabila ia kesuliatan. Dan disaat Vino tidak mengalami kesuliatan, Arisa akan mencoba menutup pecahan dimensi tersebut menggunakan kekuatannya.


"Pedang Kilat...Api Pemarah.." teriak Vino mengeluarkan kekuatan dan skillnya.


●●●


Fleira sedang tertidur dengan pulas, ayahnya yang melihat itu tidak tega untuk membangunkannya. Ia merasa bersalah karena sering memarahi Fleira, sebab Fleira sering tidak mematuhi perkataannya untuk tidak membahayakan nyawanya (contohnya pada saat bertarung dengan Vino).


Ayah Fleira (Sang Raja) mengubah raut wajahnya. Ia marah karena para pasukannya sudah dibunuh.


"Dasar Demon bengsek! Sialan kau!" kata sang Raja dengan kasar (toxic).


Tak berlangsung lama, ia mulai bergerak ke luar kerajaan dan mulai ikut bertarung. Mengingat bahwa pasukannya sedang bertarung dengan Demon Lord, ia tidak ingin dirinya menjadi tidak berguna.


●●●


Demon Lord dan para pasukan monsternya sedang berperang dengan manusia yang berada di Kerajaan Qovulkh.


Mereka membunuh manusia secara brutal. Seperti biasa, mereka akan menyiksa mereka terlebih dahulu. Manusia disiksa dengan cara ditusuk, digigit, bagian tubuhnya dimakan (seperti tangan dan kaki).


Setelah mereka disiksa, mereka akan dijadikan bahan mainan dengan cara dibanting, dilempar, ditendang, dipukul, dan bahkan dicekik.


Dan setelah mereka disiksa, mereka akan dibunuh secara brutal. Para monster membunuh manusia dengan memisahkan bagian tubuh mereka, membedah mereka, dan menghancurkan tubuh mereka menggunakan bahan keras seperti batang pohon.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Beberapa saat telah berlalu, sang Raja datang dengan gagahnya sambil membawa senjata. Akan tetapi rasa kegagahannya di hempaskan oleh kesadisan para monster yang lagi-lagi membunuh pasukannya secara brutal.


Sang Raja yang melihat itu, mulai gentar dan ingin lari. Namun, ia diselamatkan oleh pasukan kerajaan-kerajaan lain. Ia meminta bantuan sebelumnya kepada kerajaan tetangga di benua itu.


...----------------...


*Beberapa saat sebelumnya...


Raja mengirimkan surat kepada kerajaan-kerajaan lain untuk meminta bantuan kepada mereka. Ia meminta bantuan karena ia sudah tidak tahu harus bagaimana lagi.

__ADS_1


"Jika memang pasukanku kuat, maka pasukan monster itu pasti bisa mereka tahan. Namun, kekuatan mereka belum cukup. Aku harus meminta bantuan dari kerajaan lain. Dan jika mereka tidak bisa bertahan, habislah sudah..." ucap sang Raja.


●●●


Sebuah dimensi lain menunjukkan seorang anak bernama Zaylin dan teman-temannya sedang diserang dan mereka bertarung bersama.


Namun, salah satu teman Zaylin yang bernama Ais telah terbunuh secara brutal karena serangan Raja Iblis.


Sontak, Zaylin langsung marah. Kemarahan Zaylin tidak terkendali dan membuatnya tidak sengaja menhancurkan pembatas dimensi.


"Duaarr..." suara ledakan pecahan dimensi karena kekuatan Zaylin yang tidak terkendali.


Ia membuka sebuah pintu dimensi, dan pinntu dimensi tersebut membawa Zaylin bersama teman-temannya menuju ke dimensi yang Vino tempati.


●●●


Disisi lain, Vino dan Arisa yang telah berhasil menutup pecahan dimensi langsung bergegas menuju ke Kerajaan Qovulkh.


Sayangnya tak berlangsung lama setelah menutup pecahan dimensi itu, tiba-tiba muncul sebuah oecahan dimensi lain didekat mereka.


"Boom..." suara ledakan pecahan dimensi.


Mereka pun kesal dengan apa yang mereka lihat.


"Huhh...Tuan, sepertinya kita harus kerja rodi lagi." kata Arisa.


"Iya." balas Vino singkat.


Saat Vino dan Arisa bersiap untuk menyerang monster dari pecahan dimensi, mereka dikejutkan dengan manusia yang keluar dari pecahan dimensi tersebut.


Sesosok pria bersama teman-temannya keluar dari dimensi itu.


"Loh ada manusia?" ujar Vino kaget.


"Lah, kita dimana?" ucap salah satu orang yang keluar dari pecahan dimensi.


Mereka semua bingung dengan apa yang terjadi.


●●●


Demon Lord menyerang sang Raja tanpa basa-basi, sedangkan sang Raja juga menyerang Demon Lord tanpa henti.


Mereka merupakan lawan yang lumayan. Namun, kekuatan Demon Lord sangat besar dan kuat. Hanya dengan kekuatannya, ia bisa menghancurkan 2 negara.


Sementara itu, pasukan kerajaan tetangga sudah datang. Mereka mulai menyerang pasukan monster yang ada di depan mereka dan membantu pasukan Kerajaan Qovulkh yang terluka.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah pertarungan yang cukup lama, mereka kalah. Sang Raja telah terbunuh, bagitu pula dengan pasukan kerajaan tetangga. Mereka semua terbunuh secara brutal.


Demon Lord yang telah menang, masuk ke dalam Kerajaan Qovulkh. Ia berniat untuk menguasainya.


Lantas, bagaimanakah dengan Putri Fleira?


Saksikan episode selanjutnya!

__ADS_1


●●●●●●●●●●


Note: Stay tune buat next episode. Terima kasih semuanya.


__ADS_2