Bangkit Dari Kematian Berdarah

Bangkit Dari Kematian Berdarah
Hari Kesialan Bagi Vino


__ADS_3

"Tuan, Apa maksudnya ini?" Arisa bertanya kepada Vino dengan wajah senyum seperti psikopat. Melihat hal itu Vino tentu saja ketakutan, hingga ia tak berani berkata sepatah katapun didepan Arisa. Sementara itu Arisa merasa marah kepada Vino yang lagi-lagi bertemu dengan perempuan lain. Padahal Vino pernah memeluk Arisa pada saat di dapur, dan hal itu membuat rasa suka Arisa kepada Vino menjadi lebih dalam.


"Tuan, kalau memang Tuan menginginkan seorang wanita, mengapa Tuan tak menggunakanku saja?" ujar Arisa. Sontak Vino yang mendengar perkataan Arisa terdiam, ia masih mencerna perkataan Arisa dengan teliti. "Sebentar, kenapa Arisa mengatakan itu? Kayak ada yang salah, deh. Dan lagi, aku tak mengerti apa yang sedang terjadi, wanita itu tiba-tiba saja ada di depanku." ucap Vino didalam hatinya yang masih mencerna perkataan Arisa.


Penulis: "Biar nggak salah paham, jangan berpikiran negatif. Okay?"


Beberapa menit telah berlalu, dari kamar Vino nampak seorang wanita dengan muka memerah keluar dari kamar milik Vino. Wanita tersebut terlihat mengalami suatu perubahan dalam hidupnya hingga membuatnya terlihat senang sekali. Entah apa yang telah Vino lakukan hingga bisa membuat Arisa terbujuk dengan mudahnya. "Huft...Jika aku tak membujuk Arisa dengan pelukan, maka aku akan mati..." ucap Vino dengan muka memerah. Ya, Vino memeluk Arisa untuk yang kedua kalinya dan hal itu membuat Arisa sangat senang sekali, bahkan raut wajah Arisa berubah setelah menerima pelukan dari Vino.


"Huh...Sekarang aku harus memeriksa wanita ini." ujar Vino berjalan mendekati wanita yang berada di atas kasurnya. Dan wanita tersebut tidak lain adalah Miyuki yang berubah wujud menjadi wanita.


"Wush..." Vino mengeluarkan kekuatan miliknya dan memeriksa denyut nadi, aliran darah, inti kultivasi, dan hal-hal lainnya. Tujuan Vino memeriksa Miyuki adalah untuk mengamankan diri agar Vino tak dilukai maupun dibunuh. Disaat Vino tengah memeriksa keadaan Miyuki, tiba-tiba saja Miyuki terbangun dari tidurnya. "Wush..." Miyuki seketika terbangun hingga mengagetkan Vino.


"Ah...Setan! Eh.. orang, hehe." Vino terkaget karena Miyuki yang terbangun secara tiba-tiba. Belum sempat meredakan keterkejutannya, tiba-tiba saja baju yang dipakai Miyuki terlepas dari tubuhnya karena terlalu ketat. Kancing baju Miyuki terlepas dari baju yang ia pakai dan pada akhirnya baju Miyuki ikut terlepas dari tubuhnya. Sentak Vino langsung terkejut, "Aaaahhh...Cewek mesum! Ngapain Lu bugil disini woi?!" ujar Vino sembari berlari menjauh dari Miyuki. Sementara itu, Miyuki yang masih setengah sadar tiba-tiba langsung berlari menghampiri Vino.

__ADS_1


Dalam beberapa detik, Miyuki dapat menangkap Vino dan seketika "Cup..." Miyuki mencium pipi Vino hingga meninggalkan bekas. "Aaaaahhh...Apa yang kau lakukan?!" ucap Vino terheran dengan wanita yang ada di depannya itu. Miyuki yang melihat Vino masih kebingungan pun menjawab "Sepertinya kau enak." balas Miyuki. Spontan Vino langsung melompat dari tempatnya berdiri dan pergi menjauh dari Miyuki.


Penulis: "Menapa saya membuat Miyuki mencium pipi Vino? Karena jika cium bibir, maka Vino harus nikah dulu. Jadi, untuk mempersingkat scene-nya saya membuat Miyuki mencium pipi Vino saja."


"Ah...Kenapa kau menjauh dariku?!" tanya Miyuki kepada Vino, ia penasaran mengapa Vino menjauh darinya.


Mendengar hal itu Vino pun langsung menjawab "Pakai bajumu dulu!" balas Vino sembari berteriak. Beruntung suara Vino tak didengar oleh Arisa karena Arisa sedang kegirangan hingga tak sadarkan diri. Disisi lain, Miyuki lupa jika ia masih telanjang bulat dan tak menggunakan sehelai kain pun ditubuhnya."Oh iya, aku lupa. Kalau begitu aku pakai baju dulu, ya." ujar Miyuki dengan santainya. "Cewek sialan! Kenapa kau telanjang di depanku?!" ucap Vino dalam hatinya, saat ini keadaaan Vino sangat kritis, Vino mengeluarkan darah dari hidungnya yang mancung itu. Hal tersebut janrang terjadi kepada Vino, karena Vino tak penah melihat cewek telanjang bulat. Yah, Vino adalah laki-laki sejati yang kuat iman. Hahaha.


Penulis: "Biarin aja dah, yak."


Setelah beberapa saat berlalu, akhirnya Miyuki telah memakai baju kembali. Setelah memakai pakaiannya itu, Miyuki kembali menghampiri Vino yang masih mengucurkan darah dari hidungnya. "Apa kau baik-baik saja, sayang?" tanya Miyuki secara tiba-tiba. Sontak Vino langsung muntah "Ueekkk..." Vino tak kuasa untuk menahan panggilan menjijikkan dari seseorang yang bahkan tidak ia kenal. "Apa kau baik-baik saja?" tanya Miyuki kembali kepada Vino. "Ya, aku baik-baik saja." balas Vino gemetar. Vino tak menyangka akan bertemu wanita yang sangat bar-bar ini. Namun karena hal itu sudah menjadi takdir Vino, maka Vino harus menerima keadaan itu.


Vino telah berhenti muntah, kini ia sudah merasa lebih baik. Dan karena hal itu, Vino langsung bertanya serius kepada Miyuki. "Siapa kau?! Apa kau mata-mata?! Mengapa kau berubah wujud? Dari mana kau berasal?!" pertanyaan dari mulut Vino keluar menuju ke Miyuki. Miyuki yang mendengar pertanyaan Vino, tiba-tiba saja menjawab "Aduh~ Apa yang kau inginkan hingga menanyakan pertanyaan sebanyak itu kepadaku, sayang?" tanya Miyuki kembali menanggapi pertanyaan Vino.

__ADS_1


"Sudahlah, jawab saja!" Vino berteriak melihat Miyuki yang mengesalkan itu.


"Aku adalah seorang Dewi yang berasal dari dunia ini dan aku bukanlah mata-mata. Oh iya, aku berubah wujud karena bentuk asalku adalah giok yang berada di tengah-tengah batu pusaka. Batu pusaka tersebut berasal dari Benua Seyuuji yang tak pernah ditinggali itu." jelas Miyuki. Vino mematung mendengar penjelasan Miyuki, ia tak menyangka bahwa wanita didepannya itu berasal dari sebuah giok yang berada di Benua Seyuuji, padahal benua tersebut terkenal dengan kengeriannya. Konon disana ada banyak orang yang mengalami hal buruk karena telah datang ataupun mendekati Benua Seyuuji itu. Seketika Vino bertanya kembali kepada Miyuki mengenai tempat asalnya itu. "Mengapa kau terbuat dari giok? Dan kenapa kau bisa berasal dari Benua Seyuuji yang menyeramkan itu?" tanya Vino.


"Aduh~ Kamu ini, banyak sekali pertanyaannya yah. Jadi begini, aku terbentuk dari giok karena Tuhan dan aku tak tahu mengapa Tuhan nenciptakanku. Aku juga tak tahu mengapa aku berasal dari Benua Seyuuji, hanya saja..." perkataan Miyuki terpotong. Vino pun penasaran dengan perkataan Miyuki, seketika ia pun bertanya kepada Miyuki. "Miyuki, kau kenapa? Kenapa tak dilanjutkan?" tanya Vino dengan rasa penasarannya. Sentak Miyuki langsung menggelengkan kepalanya "Ehmm...Enggak apa-apa. Aku cuma mengingat hal yang telah berlalu." balas Miyuki akan pertanyaan Vino.


Lantas Vino pun berkata "Mengapa kau berada di leherku setelah aku mengalahkan Tieyang?" tanya Vino mewaspadai Miyuki. Miyuki pun menjawab "Dulunya aku menginginkan kekuatan yang besar layaknya seorang Dewi di alam semesta lain dengan menyerap energi orang-orang yang kuat. Namun, beberapa hari yang lalu mangsaku dikalahkan olehmu. Dan pada akhirnya aku berada di lehermu. Pada saat itu aku berpikir untuk menyerap energimu, akan tetapi sialnya aku tak dapat menyerap 1 persen pun dari energimu. Dan jika aku bisa menyerap energimu, mungkin itu akan membuatku meledak dan aku akan mati." jelas Miyuki menanggapi pertanyaan Vino. Kini ia sudah mengungkap semuanya didepan Vino. Namun herannya, mengapa sifat dari Miyuki sangat ramah? Tak mungkin jika seseorang yang menginginkan kekuatan besar, tak memiliki sifat yang egois dan angkuh. Hal ini membuat Vino heran dengan sifat Miyuki.


Bagaimanakah kelanjutannya?


Saksikan episode selanjutnya!


●●●●●●●●●●

__ADS_1


Note: Maaf temen-temen, kemarin saya nggak update karena begadang. Niatnya sih, waktu begadang mau update novel. Eh malah ketiduran, hihihi. Maaf ya teman-teman. Stay tune buat next episode. Terima kasih semuanya.


__ADS_2