
Tubuhnya melepaskan ledakan energi, yang menandakan ia telah masuk ke tahap Beginner Magician. Pada umumnya seseorang di sebut Ahli sihir ketika dia berada pada tingkat Beginner Magician karena dari lahir semua orang itu sudah memiliki tingkat sebagai Novice Magician.
Kebanyakan orang tidak menjadi ahli sihir karena terbatasnya sumber daya dan ilmu sihir yang bagus. Dan juga dunia sihir itu adalah dunia yang berbahaya dimana yang kuat memakan yang lemah.
Ketika Paman Ozo kagum dengan bakat sihir Mantha andros sedang berlatih Tenaga Dalam miliknya.
Ia berlatih teknik pernafasan warisan leluhurnya yaitu Teknik Pernafasan Matahari dan Bulan. Ini membuatnya mengumpulkan tenaga dalam yang panas dan dingin, teknik matahari di lakukan pada siang hari dan menghasilkan tenaga dalam yang panas sedangkan teknik bulan di lakukan pada malam hari dan menghasilkan tenaga dalam yang dingin.
Satuan tenaga dalam menurut kitab Pernafasan Matahari dan Bulan yang di pelajari Andros adalah Lingkaran. Jika menggunakan teknik pernafasan biasa maka ia dapat mengumpulkan satu Lingkaran tiap tahun namun karena Kitab Pernafasan warisan keluarganya ini merupakan kitab yang spesial maka Andros dapat mengumpulkan lima sampai sepuluh Lingkaran tiap tahunnya. Sekarang total seluruh tenaga dalam Andros adalah tiga puluh tujuh Lingkaran.
Sebelum orang orang menggunakan sihir, manusia awalnya memanfaatkan tenaga dalam Sebagi kekuatan namun karena membutuhkan kesabaran dalam latihan dan sumber daya yang tidak sedikit maka setelah di temukan cara menggunakan energi sihir mereka mulai meninggalkan Teknik ini.
Setelah selesai Andros menghembuskan nafas, nafasnya seperti asap yang keluar dari mulut pria topi jerami ketika merokok.
Ia membuka mata lalu melompat dari tempat duduknya dan berlatih jurus pedangnya.
Kitab Seratus Pedang yang di pelajari Andros memiliki Seratus teknik berpedang di dalamnya Andros baru menguasai Lima puluh sembilan jurus dari kitab ini. Selebihnya membutuhkan pemahaman pedang dan tenaga dalam yang lebih tinggi lagi.
Andros memperagakan setiap jurus dengan serius, ketika seorang pendekar pedang bermain main dengan pedangnya maka ia akan di bunuh oleh pedang itu sendiri. Karena itu jika berhadapan dengan pedang haruslah serius.
Gerakan yang begitu lincah dan tepat, bahkan ada jurus yang membuatnya terlihat seperti menari, ketika itu Paman Ozo, Mantha dan Kakek Kades melihatnya.
Mereka terkagum kagum melihat penguasaan pedang Andros. Paman Ozo langsung mendekatinya dan mengajak Andros untuk duel Pedang. Bagi Kesatria maupun pendekar pedang, duel dengan lawan yang memiliki penguasaan pedang yang tinggi merupupakan suatu kehormatan.
Paman Ozo dan Andros berdiri berhadapan dengan jarak lima belas meter. Masing-masing dari mereka memegang pedang yang masih tersarung.
Mereka saling memberi hormat lalu memasang kuda-kuda. Lalu mulai!
__ADS_1
Dalam Duel pedang seperti ini, mereka tidak boleh menggunakan Energi Sihir sama sekali. Yang menentukan adalah teknik dan kekuatan fisik saja. Mereka berdua beradu dengan sengit sekali, meskipun mereka terlihat seimbang namun dalam pertarungan ini andros lebih unggul, sudah beberapa waktu mereka beradu dan bertukar lebih dari berpuluh jurus, Paman Ozo nafasnya mulai tidak stabil sementara Andros masih tersenyum semangat kepada Paman Ozo.
'Anak ini bisa mengimbangi kecepatanku di umur semuda ini, bagaimana bisa?' batin Paman Ozo. Dia saja butuh waktu puluhan tahun agar mencapai kemampuannya sekarang namun anak kecil di depannya bisa mengimbanginya di usia belia, Paman Ozo menyadari jika Andros ini adalah seorang jenius teknik berpedang. Belum lagi kekuatan fisiknya yang luar biasa dan kecepatannya yang gesit. Padahal Andros memakai pedang yang berat namun ia seolah sedang mengayunkan pedang yang ringan, juga karena berat pedang tersebut daya hancurnya menjadi meningkat.
Andros melakukan gerakan berputar yang memanfaatkan Momentum berat pedangnya sebagai serangan lalu menghantamkannya ke pedang Paman Ozo.
"Jurus Seratus Pedang, Teknik ke-21. Menantang Badai!!"
Trang!!
Pedang Paman Ozo terpental dari genggamannya dan jatuh ke tanah, dengan gerakan sederhana Andros mengarahkan Katananya ke Leher Paman Ozo.
"A-Aku kalah" sebenarnya agak mengesalkan karena kalah dari pemuda berumur lima belas tahun tapi, ia akui teknik berpedang anak ini sangat unik.
Tangan kanannya saja masih bergetar akibat getaran yang dihasilkan ketika kedua pedang mereka saling beradu tadi.
Paman Ozo menjadi penasaran dengan kekuatan penuh pemuda di hadapannya. seberapa tangguh bocah ini, pikirnya
matahari sudah mulai tinggi. Mereka berdua pergi mencari Magic Herb yang dapat di pakai untuk meracik racun. Sebenarnya ini adalah obat tidur, karena aliran putih yang belajar membuat racun adalah hal tabu, ilmu racun termasuk ilmu yang di pelajari oleh aliran hitam. Karena dianggap tidak manusiawi.
Andros pergi ke hutan terdekat untuk mencari setangkai Poison Dew Grass dan Sleep Trumpet Flower sebagai bahan utama. Kedua Magic Herb itu jika di campur dengan Takaran yang tepat, dapat membuat pria dewasa tertidur selama dua belas jam.
Awalnya dulu Andros mencoba mencampur bahan bahan untuk membuat Green Energy pil untuk menambah stamina dan ia salah mencampurkan kedua tanaman ini, sehingga ketika ia memberikannya pada ayahnya. Ayahnya langsung pingsan dan tertidur selama dua belas jam penuh. Siapa sangka eksperimen gagal itu akan berguna di saat seperti ini.
Tidak sulit menemukan Kedua tanaman ini maupun tanaman tambahan lain karena tumbuh liar di Padang rumput dekat desa dengan subur.
Andros meminjam dapur dan tungku api milik kepala desa untuk mulai membuat bubuk tersebut.
__ADS_1
Satu persatu bahan di campur dan dengan hati hati Andros menjaga api yang berwarna kehijauan di bawah tungku. Api untuk membuat Magic Pil dan Magic Powder seperti ini di butuhkan api khusus yang di dapat dari Batu Api Giok. Nyala api yang di hasilkan berwarna hijau dan berguna untuk membuat Magic Pil maupun menempa Magic Tool. Karena jika menggunakan api biasa maka hasilnya akan jelek atau tidak sempurna.
Dan setelah tiga puluh menit kemudian, Tungku kecil itu menghasilkan tiga pil berwarna bening. Andros sengaja menambahkan Water Grass dan White Wood yang membuat pil ini tidak beraroma dan rasa. Andros lalu menumbuk pil itu dan jadilah Bubuk penidur ala Andros.
---
Putri Elvena yang mendapat berita keterlambatan Andros, dan itu membuat suasana hatinya menjadi buruk. Padahal ia sudah menyiapkan sambutan yang bagus untuknya. Namun kemarahannya bisa terkurangi karena mengetahui jika Andros singgah untuk menolong sebuah desa.
Alasan Putri Elvena menjadi menggebu-gebu ingin menemui Andros karena ia memiliki kemampuan khusus yang tidak di ketahui oleh orang lain selain Raja, Ratu dan Kepala Alchemist kerajaan.
Mata Elvena berwarna keemasan, berbeda dengan kebanyakan bangsawan yang berwarna biru. Mata itu adalah mata yang spesial, dengan mata itu pemiliknya dapat melihat Aura kepribadian seseorang.
Elvena hidup di lingkungan kerajaan, ia sudah banyak melihat tipe dan jenis jenis orang melalui aura kepribadian mereka. Mulai yang baik sampai yang bengis Namun aura Andros begitu berbeda, Aura kepribadian Andros memiliki warna emas kekuningan dan memancarkan kehangatan. Alasan Putri Elvena merekrutnya adalah ia ingin melihat aura yang indah itu lagi.
Kini ia duduk di taman sambil menikmati camilan sore dengan Chalice yang selalu siaga di belakangnya.
Sebenarnya Chalice penasaran, apa yang membuat Andros begitu di nantikan oleh Putri Elvena. Karena pada saat perekrutan itu ia harus mengurus beberapa urusan penting.
Chalice dan Elvena memiliki perbedaan usia tiga tahun. Chalice dan Elvena sudah bersama sejak kecil, Kemanapun bersama dan di manapun sama-sama.
Jika ada Elvena pasti ada Chalice, begitulah kedekatan mereka. Chalice merupakan anak dari salah satu Pemimpin pasukan Oracle Knight. Dan dia telah di latih sejak kecil untuk melindungi tuan putri.
Elvena sudah menganggap Chalice seperti kakaknya sendiri sehingga hubungan keduanya menjadi baik.
---
Tolong berikan dukungan kalian dengan memberikan like dan bagikan ke teman-teman kalian agar semakin banyak yang mengikuti perjalanan Andros dan yang lain.
__ADS_1