BATTLE CRY

BATTLE CRY
Lontara 51: Penculikan Vena


__ADS_3

"Mereka ada di balik hutan, persiapkan diri kalian." Hanae lalu mengeluarkan akar berduri dari balik tanah. Akar itu sangat panjang dan banyak.


Rin dan Vena bersiap bertarung dan Andros telah memasang kuda kuda bertarungnya, pedang darahnya terlihat mengkilap terkena cahaya matahari.


Suara gemuruh terdengar dari dalam hutan nampaknya seperti suara segerombolan banteng yang berlari.


"Mereka datang"


Andros makin waspada karena dia merasa jumlah gerombolan Demonic Beast ini tidaklah sedikit. Lalu terlihat pepohonan mulai bergerak bergoyang-goyang.


Terlihat semut seukuran sapi dewasa bergerak dari dalam hutan dan jumlah mereka ratusan. Kepala mereka berwarna perak serta bagian tubuh hitam.


"Sial mereka besar sekali!"


Semut semut itu mulai berdatangan dan Andros menyambut mereka, semut itu mencoba menggigit Andros tapi gerakan Andros lebih cepat dari mereka dengan mudahnya melompat dan mendarat di kepala semut itu sebelum menghujamkan pedangnya pada kepala semut itu.


Andros melompat dan menebas semut itu satu persatu, sekali pedangnya terayun maka tubuh maupun kepala semut semut itu langsung terbelah dan mengeluarkan cairan busuk.


Sementara di dekatnya Vena dan Rin juga ikut melawan semut semut itu, Vena yang merupakan Caster Magician menembakkan serangan jarak jauh kepada semut semut itu dan Rin menjadi buas ketika ada semut yang mencoba mendekati Vena.


Rin mencakar dan memukul menggunakan ekornya, dan dengan gerakan gesit bergerak melindungi Vena.


Lalu Vena melompat ke atas tubuh rin, kucing itu terbang ke angkasa lalu vena menyentuh kepala kucing itu dan mengalirkan Sejumlah Energi Sihir padanya.


"Fire Wind Magic - Golden Fire Spray!"


Rin menyemburkan api keemasan dari mulutnya dan sihir angin milik Vena membuat api itu semakin besar dan mereka menghanguskan gerombolan semut semut itu.


Semut semut itu langsung terbakar dan mati, api keemasan yang di keluarkan oleh Rin memiliki tingkat kepanasan yang lebih tinggi dari api pada umumnya.


Sementara Hanae terus menghempaskan akar akar miliknya secara membabi buta di area yang lain menghancurkan semut semut itu.


Meski jumlah mereka banyak semut semut itu sangat lemah dan hanya berada pada tingkat Advance Magician, sehingga bukan lawan yang sulit namun karena jumlah mereka yang banyak membuat Vena dan Hanae agak kewalahan.


Sementara Andros dengan cepat dan tanpa kelelahan yang berarti terus bergerak serta membunuh para semut itu dengan kecepatan yang sangat tinggi. Sesekali ia melepaskan pukulan yang menghancurkan kepala semut.


"Temanmu itu, staminanya tidak biasa"


"Ya, dia memiliki otot tapi sayangnya tak punya otak"

__ADS_1


Sambil terus menghabisi semut semut itu, mereka berdua menggeleng melihat kecepatan Andros menghabisi semut semut itu.


Lalu tiba-tiba ia berhenti dan mengeluarkan teknik lainnya.


"Teknik bela diri berdarah, Perisai kristal darah!"


Pedang merahnya berubah bentuk menjadi perisai. Andros berlindung di baliknya membiarkan banyak semut mendekat, sementara semut semut mulai mengerubunginya ia mempersiapkan tenaga dalamnya.


Semut itu Semakin banyak dan semakin banyak Andros tersenyum lalu mengeluarkan jurus yang ia kembangkan sendiri dari ilmu Seratus Pedang.


"Jurus Pedang Darah - Menggapai Langit!"


Terlihat kilatan berwarna merah yang bergerak cepat yang memotong motong tubuh para semut dengan Andros sebagai pusat rotasinya.


Dalam hitungan beberapa tarikan nafas Semut semut disekelilingnya dalam radius empat puluh meter tercincang cincang. Sementara Andros tersenyum puas, melihat jurusnya dapat digunakan dengan sangat baik.


Setelah para semut itu tumbang, terlihat pedang darah itu telah memanjang dan menjulang tinggi ke langit, dengan begitu jangkauan serangannya menjadi luas.


"Uh, tenaga dalamku langsung habis. Sepertinya aku terlalu berlebihan."


Pedang Darah itu menjadi cair dan masuk kembali ke pergelangan Andros. Setelah seluruh darah itu masuk ke pergelangan Andros, luka di pergelangannya menutup dan Andros mengambil kuda kuda bertarung.


"Maju kalian, akan kuhancurkan tengkorak kalian!"


Ukuran tubuh mereka lebih besar serta Kedua antena semut ini berbentuk seperti sabit besar dan rahang yang lebih besar dari Silver Head Ants lainnya.


Salah satu semut maju hendak menjepit Andros dengan rahangnya dengan mudahnya Andros menangkap kedua rahang itu, dengan satu hentakan rahang itu patah dan Andros tusukkan ke kepala semut itu.


Tanpa menunggu serangan lainnya, Andros berlari kencang menuju kerumunan dan mengeluarkan jurus pukulannya.


"Tarian Bangau Putih!"


Pukulannya lentur sekali serta cepat, satu pukulan cukup menghancurkan kulit Silver Head Ants besar. Tidak hanya pukulan jurus ini di gabungkan dengan tendangan.


Andros menangkap rahang serta antena sabit itu tanpa kesulitan. Selagi bertarung ia menggunakan teknik Nafas Naga dari kitab Bintang Naga untuk memulihkan tenaga dalamnya.


Andros mengeraskan tangannya menggunakan tenaga dalam sehingga tangannya tidak terluka karena Ketajaman rahang serta antena semut semut itu.


Di area lain Vena mulai kehabisan Mana dan hanya mengandalkan Rin dan Hanae untuk mengambil jarak dan mengisi kembali energi sihirnya sambil mengonsumsi Magic Herb yang berfungsi mengisi kembali Mana atau Energi Sihirnya.

__ADS_1


Vena duduk bersila cukup jauh di belakang Rin serta Hanae untuk menyerap khasiat Magic Herb itu dan memulihkan Mananya.


Tepat ketika ia hendak mengisi ulang Mananya, sebuah jarum menancap di lehernya.


"Apa?!"


Vena mencabut jarum yang menusuk lehernya. Jarum itu halus seperti benang namun panjang. Mata Vena membelalak melihatnya, karena juga merupakan Ahli racun ia mengenali benda itu.


"Goblin spider!"


Vena hendak melompat namun tubuhnya langsung terkulai tidak bertenaga, ia tidak bisa mengisi Mana miliknya dan benang benang lengket mengikatnya menjadi seperti kepompong. Dan tertarik menuju arah hutan bagian belakang.


Tiba-tiba semua gerakan semut menjadi berubah, mereka perlahan mundur dan memasuki hutan.


"Huh?, Apa yang terjadi?"


Andros memunguti kristal berwarna merah kehitaman dari mayat mayat semut itu, setiap Silver Head Ant yang ia bunuh memiliki Demonic Core.


Mengingat ada sebuah teknik dalam Kitab Bintang Naga yang dapat mengubah Energi dalam Demonic Core menjadi tenaga dalam. Tentu saja Setiap Demonic Core ini merupakan sumber daya latihan yang bagus.


Semua semut dengan cepat kembali ke hutan, sampai suara dari Hanae terdengar.


"Andros!...Vena tertangkap!"


"Apa!!!"


Dengan cepat Andros berlari ke arah Hanae dan menanyakan apa yang terjadi, tapi semua menjadi jelas ketika mereka menemukan sebuah jarum tipis dan sisa benang lengket di tanah.


"Ini, jarum Goblin Spider!... Vena tidak akan bisa bergerak selama 24 jam, kau harus bergerak cepat Andros!"


"Ya, Rin Ayo!"


Rin menggeram lalu mengendus jarum itu sebelum Andros naik dan mereka melesat terbang menuju selatan.


Mereka berdua melaju cepat sekali, Rin juga merasa kesal terlihat lebih sangar.


Andros memulihkan tenaga dalamnya selama berada di punggung kucing hitam itu, sampai mereka berdua melindungi sebuah gunung besar dengan banyak lubang di setiap sisinya.


"Ini sarang mereka ya"

__ADS_1


Ada beberapa semut yang terlihat seperti semut berahang besar berjaga dan barisan semut kecil yang membawa makanan di kepala mereka..


"Meski Demonic Beast, mereka tetaplah semut ya"


__ADS_2