BATTLE CRY

BATTLE CRY
Lontara 54: Penyelamatan 1


__ADS_3

Andros menerawang sekitar sebelum suara tawa terdengar.


"Akhirnya kau sadar, manusia bodoh!"


Lalu dari segala arah muncul Pasukan Silver Head Ant. Dari balik singgasana itu seorang wanita dengan gaun hitam serta mahkota muncul.


Di kepalanya terdapat dua antena yang membuat Andros mengetahui bahwa wanita ini adalah seekor Demonic Beast.


"Tunduklah di hadapan sang ratu!"


"Serahkan Vena kepada ku!"


"Jangan Harap!. Sudah lama aku tidak merasakan daging manusia, ini kesempatan yang langka, apa lagi ada dua manusia disini. Serang!!"


"Cih, tidak ada pilihan lain.. Bentuk Pertama, Pedang Kagutsichi!!"


Andros menggenggam pedang darahnya dan Rin melompat keluar dari baju Andros dan membuat tubuhnya membesar kembali.


"Grrr"


Para Silver Head Ant langsung menyerbu mereka berdua selagi Ratu Semut duduk di singgasananya.


"Menarilah, Manusia Menarilah" sang ratu tertawa melihat keduanya.


Sang Ratu menikmati pertarungan ini seperti tidak menghiraukan nyawa para Silver Head Ant yang terbunuh. Dia hanya terus tertawa sambil bertepuk tangan.


Dari belakangnya, seekor makhluk berkaki delapan bersembunyi di balik ke gelapan menyaksikan apa yang terjadi dari dalam bayangan.


Di dekatnya sebuah kepompong yang terbuat dari jaring miliknya terbujur kaku, di dalamnya vena telah sadar lebih awal.


Karena pada dasarnya Spirit Root milik Vena adalah racun jadi ia dapat menetralkan serta mengubah racun milik Goblin Spider menjadi energi sihir miliknya dibantu kitab racun yang ia temukan serta trik dari beberapa Magic Beast yang ia temui.


Namun untuk menghilangkan seluruh efek dari racun Goblin Spider membutuhkan beberapa waktu karena racun itu membuatnya tidak bisa menggunakan sihirnya.


"Sial tidak ada habis habisnya"


Andros mendecih kesal sebelum mengeluarkan sesuatu dari Dimensional Pocket miliknya.


Itu adalah Iron Soul Fruit, Andros langsung mengunyah buah Yang Terlihat seperti Besi itu lalu menelannya dan menggunakan nutrisinya untuk memulihkan tenaga dalamnya.

__ADS_1


Sekarang Andros menyadari jika Tiga puluh empat lingkaran tenaga dalam miliknya masihlah sangat sedikit karena setiap ilmu bela diri miliknya membutuhkan tenaga dalam yang banyak agar bisa digunakan.


Contohnya adalah Pusaka Darah Langit miliknya, pusaka ini adalah Pusaka spesial yang membuat penggunanya dapat membentuk segala jenis senjata menggunakan darahnya.


Namun untuk membuatnya kuat serta mempertahankan bentuknya, tenaga dalam yang banyak di perlukan. Seperti bentuk pertama pusaka itu yaitu, Pedang Kagutsichi. Semakin banyak Andros mengalirkan tenaga dalam pada pedang itu maka pedang itu akan semakin tajam dan juga keras.


Jika pedang itu tidak menerima asupan tenaga dalam dari Andros maka pedang itu akan hancur dan berubah menjadi cairan darah biasa.


Karena pusaka darah langit telah menyatu dengan setiap sel darah dalam tubuh andros maka Andros dapat mengeluarkan serta mengendalikan seluruh darah di tubuhnya.


'Pusaka Darah Langit - Bentuk ke tiga, Benang Merah Takdir!'


Pedang Darah itu berubah menjadi benang benang tipis lalu dengan ilmu meringankan tubuhnya Andros bergerak cepat diantara para Silver Head Ant.


Dia melilitkan benang benang itu di tubuh para semut semut itu dengan ujung benang darah itu berada di ujung jarinya lalu Andros berhenti di dekat Rin lalu menyuruh kucing itu untuk terbang.


Kaki kucing itu menyambarkan api keemasan lalu melesat ke udara, setelah yakin rin telah keluar dari jangkauan serangannya, Andros menjentikkan jarinya.


'Teknik Naga Api - Rantai Membara'


Percikan api muncul di jari Andros dan terus menjalar melalui benang benang merah yang telah di sebar di penjuru ruangan ini, menimbulkan reaksi berantai antara benang membuat api itu semakin membesar lalu membakar semut semut itu.


Teknik Naga ini di padukan dengan perubahan jenis tenaga dalam, jurus yang Andros baru saja keluarkan adalah Teknik Naga Api yang membuat Andros dapat mengubah tenaga dalamnya menjadi elemen api yang ada pada spirit rootnya.


Seketika sekeliling Andros telah hangus, para semut itu mati terbakar namun sebagai gantinya Seluruh tenaga dalam Andros habis dan tangannya mengalami sedikit luka bakar karena tenaga dalam yang tidak mencukupi.


"Sekarang Anak buahmu sudah habis, serahkan Vena sekarang dan akan kulepaskan kau"


Ratu semut tertawa sinis lalu berdiri.


"Kamu kira kamu bisa menghabisi seluruh anak anakku?"


Andros mendengar suara suara lalu ia melihat sekelilingnya seluruh dinding ruangan ini telah berisi semut semut itu.


"Majulah, akan kusapu habis kalian semua!"


"Tidak, kau tidak akan menghadapi mereka. Kau akan menghadapi Prajurit prajurit khusus milikku"


Lalu dari lorong di dekat singgasana sesuatu keluar. Andros memperhatikan dengan seksama lalu matanya melebar ukuran semut yang Keluar lebih besar sepuluh kali lipat dibandingkan semut yang lain.

__ADS_1


Dan lagi tidak hanya satu melainkan lima!


Tanpa aba aba semut semut itu maju namun gerakannya lebih cepat. Andros menghindari setiap serangan dengan melompat.


Ketika Andros berada di udara semut semut lain menyemburkan cairan hijau dari bagian belakang mereka.


Andros menghindari serangan di udara itu. Cairan itu menempel di bebatuan dan mengeras.


Andros memakan Iron Soul friut lagi lalu melesatkan dirinya menuju salah satu semut besar itu.


Andros mengepalkan tangannya lalu mendaratkan pukulan keras di kepala semut itu.


Tapi satu pukulan belum cukup menghancurkan kulit semut itu, Andros melancarkan beberapa serangan lagi sebelum kepala semut itu mulai retak.


Andros bergerak sambil mengeluarkan jurus pukulan dan tendangannya. Ketika tenaga dalamnya mulai pulih ia kembali andros mengambil jarak.


"Teknik Naga Es - Ledakan Sungai Beku!"


Dar kedua tangan Andros keluar cahaya kebiruan yang membekukan apapun di jalurnya. Salah satu semut membeku total sedangkan satunya lagi hanya kaki kakinya.


Dengan cepat Andros melancarkan satu tendangan pada semut yang beku itu, kemudian tubuh semut itu hancur berkeping-keping seperti kaca.


"Jangan bergerak!"


Sebuah pisau sedang berada di leher ratu semut. Sebuah tangan dari balik singgasana mengacungkan pisau ke leher ratu.


Di belakangnya Jasad Dari Goblin spider terbujur kaku, Vena memberikan racun yang membuat isi tubuh laba laba itu melunak dan mencair.


"Ternyata kau juga pengguna racun gadis muda, pantas saja aku mencium aroma racun dari tubuhmu."


"Tarik mundur pasukanmu, sebelum ku bunuh kau ******"


"Dasar tidak sopan, berbicara di hadapan ratu padahal tidak kuperintahkan bicara."


Vena menyadari ada yang salah lalu melompat mundur, seketika sebuah Benda tajam keluar dari punggung singgasana itu.


Tidak hanya satu melainkan enam, singgasana itu hancur dan di punggung sang ratu terlihat enam kaki semut yang mencuat dan memiliki ujung yang amat tajam.


Rin yang merasa ada bahaya menembakkan bola api kepada sang ratu namun bola api itu dengan mudah di tepis.

__ADS_1


Andros tidak menyia-nyiakan kesempatan itu berlari cepat ke tempat Vena dan membawa gadis itu menjauh dari sang ratu.


__ADS_2