Belenggu Cinta, pak Duda

Belenggu Cinta, pak Duda
Kemarahan Ajeng


__ADS_3

...~Happy Reading~...


Plaakkk!


“Ajeng!” pekik Roy langsung mengusap wajah nya.


“Ka—kamu mau menikah?” tanya Ajeng tak percaya.


“Iya,” jawab Roy singkat dan datar.


“Kamu tega selingkuh dari aku!” pekik Ajeng begitu marah, bahkan kini air matanya sudah banjir membasahi wajah nya.


“Bukan aku yang berselingkuh dengan nya, tapi kamulah selingkuhan ku selama ini.”


Deg!


Seketika itu juga, wajah Ajeng langsung berubah. Ia semakin menatap tak percaya pada kekasih nya yang sudah ia pacarin selama satu tahun ini. Ia sangat bahagia karena bisa memiliki pacar orang atasan, namun siapa sangka bahwa ternyata dirinya hanya di jadikan selingkuhan.

__ADS_1


“Kalaupun seandainya aku belum memiliki calon istri pun, aku juga tidak mau menikah sama kamu. Ngaca Jeng, bagaimana sifat kamu. Arogan, sombong dan banyak tuntutan. Laki alki mana yang mau sama kamu. Jangankan laki laki, perempuan saja yang dekat dengan mu itu aku yakin semua karena terpaksa!” kata Roy begitu menusuk relung hati Ajeng, hingga membuat wanita itu semakin marah.


“Kamu jahat Roy, kamu brengsek!” pekik Ajeng tak terima dan langsung memukul dada Roy.


“Aku jahat karena ajaran kamu. Dan juga, kucing mana yang menolak di kasih ikan walau setengah segar,” bisik Roy di telinga Ajeng lalu ia memilih untuk pergi dari ruangan meeting, meninggalkan Ajeng yang sedang di landa kemarahan hebat.


“Ajeng, lebih baik kamu kemasi barang kamu dan silahkan keluar. Perusahaan ini sudah tidak memerlukan kamu lagi, dan semoga kamu bisa menjadi lebih baik lagi ke depan nya.” Ujar Adnan dengan ekspresi datar nya menatap Ajeng yang masih berdiri di ambang pintu.


Sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Di hari yang sama dirinya di pecat dan juga di putuskan oleh pacar nya. Nikmat mana yang yang tak bisa ia dusta kan. Dengan mengepakkan tangan kuat, tanpa permisi dan mengucap satu kata apapun, Ajeng segera pergi dari ruang meeting begitu saja.


“Hemm,” jawab Adnan singkat, lalu dengan tanpa jaim lagi, Nasya langsung tertawa terbahak bahak bersama Yoga.


“Hahahaha. Aduhh, perut ku sampai sakit. Kamu lihat gak Ga, tadi muka nya ppffttt,” kata Nasya masih sulit untuk menghentikan tawa nya.


“Tapi kamu hebat Sya, kamu berani dan gak takut sama dia. Padahal hampir semua karyawan disini takut sama dia,” balas Yoga yang juga ikut mentertawakan wajah Ajeng.


“Kenapa aku mesti takut? Dia masih hidup kok, masih jadi manusia. Kecuali kalau dia udah mati dan jadi hantu, baru aku takut.” Kata Nasya dengan begitu santai.

__ADS_1


“Segitu penakut nya kamu sama hantu?” tanya Adnan langsung mengerutkan dahi nya.


“Enggak juga sih Pak, hanya hantu tertentu saja.” Jawab nya sambil menyengir.


“Tertentu yang seperti apa?”


“Hantu poci misal nya, itu serem. Kaya lontong kisut, ikat atas bawah. itu sih yang paling aku takutin, selain nya gak terlalu. Ya sama takut juga tapi sekitar delapan puluh persen doang. Sementara Lontong itu, sembilan puluh persen!” kata Nasya panjang lebar sambil menelan saliva nya membayangkan kembali adegan demi adegan film horor yang pernah ia tonton.


“Cuma beda sepuluh persen?” Adnan sampai menggelengkan kepala nya heran mendengar penjelasan Nasya.


“Iya, tapi kan tetep banyakan Poci!” saut Nasya memanyunkan bibir dengan kesal.


“Ini kalian berdua mau bahas pocong sama kunti sampai kapan? Sampai sekolah anak anak bubar?” sindir Yoga yang sejak tadi hanya mendengarkan keduanya, kini ikut bersuara karena jam sudah menunjuk angka pulang sekolah.


“Astaga, sampai lupa!” Adnan dengan buru buru beranjak dari kursi nya dan mengajak Nasya untuk pergi ke sekolah. Sementara Yoga, dia masih memiliki banyak pekerjaan.


Karena saat ini, Yoga masih dalam tahap belajar. Dia akan menggantikan posisi Asisten Adnan yang sebentar lagi akan pensiun. Meskipun Yoga tidak bersekolah tinggi, namun laki laki itu pekerja keras. Selama ini ia banyak belajar dari buku buku bisnis milik Adnan. Jadi tidak akan terlalu sulit untuk Yoga menggantikan posisi tersebut. Itulah mengapa akhir akhir ini Yoga jarang di rumah dan memiliki waktu luang.

__ADS_1


__ADS_2