Belenggu Cinta, pak Duda

Belenggu Cinta, pak Duda
Mencoba kuat


__ADS_3

...~Happy Reading~...


“Ryan, makan dulu ya. Nanti, selesai makan bisa ngobrol lagi sama kakak,” ujar Nasya berusaha untuk membujuk Ryan.


“Nanti kak Nasya pergi lagi,” kata Ryan dengan wajah sedih nya, hingga membuat Nasya harus menghela napas nya kasar.


Berusaha untuk tenang dan tetap tersenyum di kala hati sedang tidak baik baik saja. Percayalah, itu adalah hal yang sangat sulit untuk di lakukan. Tapi sejak tai, Nasya selalu berusaha untuk melakukan nya. Ia tidak ingin membuat Ryan semakin sedih jika melihat nya bersedih.


“Enggak! Kak Nasya bekerja disini, sampai jam Tuju malam. Jadi waktunya masih panjang sekali,” jelas Nasya seketika membuat bibir Ryan langsung mengembang senyuman.


“Beneran?” tanya Ryan dengan wajah berbinar, dan Nasya pun segera menganggukkan kepala nya.


Ryan pun akhirnya mau kembali ke meja nya, dimana sang ayah dan adik yang sudah duduk di sana. Sementara sejak tadi ada seorang wania yang masih menatap kesal terhadap Nasya, terlebih ketika melihat Nasya berdiri, membuat kini keduanya saling berhadapan.


‘Terimakasih karena sudah mundur,’ bisik nya dengan senyum menyeringai di dekat telinga Nasya.


“Apa maksud kamu?” tanya Nasya langsung menahan tangan wanita itu.

__ADS_1


‘Asal kamu tahu, aku sudah di jodohkan dengan Adnan, jauh sebelum kamu datang. Dan kedatangan kamu, sangat memuakkan buat aku. Awalnya, aku kasihan sama kamu, dan ku pikir kamu hanya sementara. Mengingat kasta kamu yang—“ ucap nya dengan begitu sombong sambil melirik penampilan Nasya dari atas hingga bawah.


‘Tapi sekarang, aku berterimakasih karena pada akhirnya kamu mundur sendiri, tanpa aku harus bersusah payah,’ bisik nya lagi dengan tersenyum bahagia, ‘Bye bye,” imbuh nya sebelum akhirnya dia kembali menyusul Adnan dan anak anak nya.


Sementara itu, Nasya hanya tersenyum getir melihat wanita itu berjalan meninggalkan nya dan tengah mendekati Adnan serta dua R.


“Sya!” panggil dua sahabat nya yang sejak tadi daim, kini langsung menghampiri Nasya yang hendak kembali menuju ruang karyawan.


“Dia Nuna kan? Apa aku gak salah lihat?” tanya Riska dengan wajah bingung nya.


“Sumpah jahat banget dia. Aku gak suka sama temen kaya gitu, kenapa dia—“


“Jangan salahin dia. Dia gak salah kok, dia cuma mau mengambil apa yang harusnya menjadi milik nya. Biarkan saja, aku gapapa, beneran aku gapapa,” kata Nasya dengan cepat memotong ucapan Riska sambil tersenyum.


“Sya, aku lebih gak suka sama senyum kamu yang kaya gini!” cetus Aqila mendengus, “Jangan di tahan Sya. Kamu masih punya kita. Kita akan selalu ada buat kamu, jangan di pendem sendiri,” imbuh nya menatap sendu pada Nasya.


“Siapa yang sedih?” tanya Nasya masih mencoba untuk berbohong, “Lagi pula ni ya, mungkin kami memang bukan jodoh kok. Kami berbeda, tentu saja, kami sangat berbeda. Dan juga, bukankah masih banyak cowok di luar sana yang masih mau sama aku, dan juga pasti mungkin sama sama single dan fresh!” celetuk Nasya berusaha untuk menghibur diri.

__ADS_1


“Fresh, di kata ikan!” saut Aqila menggelengkan kepala.


“Ya iya lah, fresh. Yang pasti tanpa buntut,” imbuh Nasya lalu ia terkekeh, walau dalam hatinya begitu perih.


“Nah bener itu. Kamu harus cari laki laki yang benar single, fresh dan pasti perjaka!” imbuh Riska setuju dengan perkataan Nasya.


“Nanti aku kenalin sama temen nya cowok aku deh, Sya. Anak motor, keren keren, pasti kamu suka, gak kalah ganteng kok dari pak Adnan mu,” kata Aqila ikut terkekeh.


Ketiga pun akhirnya tertawa bersama untuk menguatkan Nasya. Tanpa di sadari bahwa sejak tadi Adnan tanpa sengaja menguping pembicaraan ketiga gadis itu dengan dada bergemuruh dan tangan mengepal kuat.


‘Semoga kamu bisa bahagia dengan pilihan kamu Sya. Laki laki yang benar benar single dan tanpa memiliki anak, sepertiku!’ gumam Adnan dalam hati dengan mata berkaca kaca.


Hatinya begitu sakit ketika mendengar perkataan Nasya yang mengatakan bahwa ingin mencari laki laki single yang masih perjaka. Tentu saja, karena Adnan merasa bahwa memang dirinya bukanlah laki laki perjaka, dan dirinya sudah pernah berkeluarga bahwa anak nya sudah dua.


~To be continue ...


...#Pak Dua insecure 😭😭😭...

__ADS_1


__ADS_2