BENCI WANITA BERCADAR

BENCI WANITA BERCADAR
#30


__ADS_3

Setelah malam yang indah mereka habiskan tapi tak membuat kedua insan itu terlena untuk kenikmatan duniawi aja,


ya walaupun sedikit ngantuk dan capek tapi tetap diusahakan buat bangun tahajud.


“Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.."


salam ku kedua kalinya sambil menengkok kanan dan ke kiri tanpa ada adanya gerakan bahu, first time ku jadi imam salat.


Ku hadapkan tubuhku menghadapnya sehingga dapat ku lihat wajahnya yang sangat terlihat capek, tapi tetap menampakkan lengkungan bibir tulus menampakan senyuman yang selalu menghiasi wajah cantik manis nya.


" Dek, maafin mas ya gegara tadi malem, jam tidur adek kurang,"


ucapku meminta maaf, jujur aku tak tega melihat muka capek ngantuk nya.


" iya mas, kan udah kewajiban adek buat menuhin itu, mas,"


ucapnya malu malu di akhir kalimatnya.


" makasih ya dek.." ucapnya langsung mencium lembut keningnya.


" Dek kamu suka surah apa? Mau ngga Mas bacain?"


emang cita citaku sedari dulu saat menikah saling menghabiskan waktu berdua disepertiga malam dengan memuja memuji Tuhan semesta alam. eyakk :v


"hmmm..boleh Mas, aku suka nya surah Al Waqi'ah, Mas,"


ucapnya begitu bersemangat.


"yaaaahh..Mas kirain kamu suka surah Al- Mulk kayak Mas, ternyata suka Al Waqi'ah," ucapku dibuat mimik sedih.


"....sebenarnya Silla juga suka surah Al-Mulk juga, yaudah deh Mas bacain Al-Mulk aja, Silla juga suka," ucapnya yang begitu lembut.


"hahahhaa...Mas bercanda dek, Mas bakal tetep bacain Al-Waqiah aja nanti klo nanti belum adzan subuh di lanjut bacain Al-Mulk ya.." ucapku yang lansung dianggukinya.


Setelah lantunan surah al-Waqiah telah selesai dan dilanjut Al-Mulk hingga akhirnya terdengar muazin mengumandangkan lantunan merdu adzan subuh yang langsung menghentikan bacaanku.


"...Mas ke masjid dulu ya dek, kamu salat di rumahkan?" ucapku seraya melipat sadjadah yang tadi ku gunakan.

__ADS_1


" iya Mas, adek salat di rumah aja," balasnya.


" yaudah Mas berangkat ya, dek," ucapku tanpa menyalaminya.


------


Saat setelah solat subuh jamaah ku langkahkan kaki ku langsung menuju rumah, tapi sebelum itu aku mampir di gerobak dorong kayu yang menjual bubur ayam pagi ini, aku baru inget klo aku belom belanja sayuran + ngga ada roti tawar hanya ada beberapa plastik mie instan yang dibeli ibu lusa kemarin, soalnya kan rumah baru jadi aku lupa buat persiapin bahan makanan buat sarapan pagi ini.


" Assalamualaikum..." ucapku ketika masuk rumah yang langsung ada jawaban dan uluran tangan istri tercintaku.


"...nih, tadi Mas beliin bubur ayam, kamu siapin ya, Mas ganti baju dulu,"


ucapku langsung naik tangga mengganti baju koko ku menjadi baju santai dan langsung turun buat makan,


ya karena setelah resepsi aku sama sekali belum makan jadilah pagi ini aku sangat lapar.


Ku lihat bubur ayam itu sudah tertata rapi di meja makan lengkap dengan peralatan makan lainnya.


Tapi aroma enak menusuk idera penciumku yang langsung menyeretku buat melihat istri cantikku yang sedang memasak sesuatu.


" engga ada Mas cuma ada mie rebus, ini aku lagi masak mie rebus, kamu mau ngga Mas? biar aku buatin sekalian," ucapnya begitu lembut.


"sayang, kan Mas udah beli bubur ayam, satu untuk kamu satunya lagi untuk Mas,"


ucapku yang juga binggung apa yang dilakukannnya.


" hmmm....maaf mas sebenarnya aku ngga suka bubur," ucapnya lirih tertunduk takut.


" ohhh...maaf sayang Mas ngga tau, kalo tadi Mas tau kamu bakal Mas beliin yang lain, mas beliin yang lain ya.." ucapku ingin bergegas keluar tapi langsung di tahannya, aku ngga tega melihatnya makan mie rebus pagi pagi ini.


" ngga usah Mas, pagi ini aku makan mie rebus aja ya, sekali sekali ngga papalah Mas.."


" tapi ngga baik buat kesehatan dek," ucapku.


" nggapapa kan sekali aja Mas...." ucapnya memohon yang kuangguki terpaksa.


Setelah itu kami menyantap hidangan sangat sederhana pagi ini dengan susana syukur terpancar di wajah bahagia saat menikmati setiap suapan bubur ayam dan mie rebus yang masih terlihat uap panasnya.

__ADS_1


" Mas kamu punya utang cerita tentang wanita tadi malem yang Mas mau omongin lhoo..." ucapnya serius.


" wanita yang mana sih?" ucapku emang lupa, engga pura pura lupa lhoo...


" itu lho yang katanya mau Mas nikahin," ucanya terdengar kesal yang membuatku tersenyum bahagia melihat tingkah lucu cemburunya yang terlihat kekanak kanakan.


" Sabrina kah???


yang langsung dianggukinya..


....yaudah selesai makan nanti Mas ceritain ya, sayang,"


lanjutku yang dibalas senyuman.


Betapa beruntungnya aku, bisa melihat senyum manisnya setiap hari sedari membuka mata hingga menutup mata kembali sembari menjadi penghantar mimpi indahku dengan wajah naturalnya tanpa polesan make up dan tanpa selembar kain cadar yang melingkar di wajahnya.


" uuuh bahagianya....." batinku


xxxx


Maaf ya kak, kita flasbacknya nunggu Silla sama Zaed setelah makan, hehhee


diusahain + disempetiin kok,


karena hari hari ini lagi sibuk ama kerjaan sekolah + ada masalah dikit***


jadi ngga bisa up cepet...


Eitttz tapiii...


Jangan lupa vote, like and comment


Ehe aku suka baca komentan kalian...


Dan makasih udh nyempetin baca,😉😊


Jaga selalu kesehatan dan selalu dirumah....

__ADS_1


__ADS_2