BENCI WANITA BERCADAR

BENCI WANITA BERCADAR
#34


__ADS_3

Pagi yang cerah telah menyambutku di jalanan raya yang terlihat masih sepi.


Angin semilir kan membuat pagi ini menjadi pagi yang cukup dingin. Ku luncurkan mobil ku ke ufuk timur dimana matahari kan menampakan cahaya pagi ini ke jalur rumah Sabrina.


Dengan tentengan makanan di kedua tanganku yang ku bawa buat sarapan pagi Sabrina. Ku langkahkan kaki ku menuju pintu utama rumah Sabrina.


Tok...tok...tok


" Bi, Sabrina nya ada?" ucapku pada bibi yang membuka pintu.


" Non Sabrina udah pergi sedari subuh, den," ucap bibi yang membuatku kaget.


" hah? Sabrina pergi kemana bi, pagi pagi buta?" tanya ku kaget.


" Bibi juga ngga tau, den, soalnya Nona tadi ngga jawab pertanyaan Bibi, Nona cuma nitip surat buat aden Zaed,


sebentar ya den, biar bibi ambilin suratnya di dalem,"


ucap bibi yang kuangguki dan mulai meninggalkan ku di depan pintu rumah Sabrina untuk masuk ke dalam.


Ku terima surat yang diulurkan bibi, surat putih bergaris yang menyimpan banyak pertanyaan di benak ku atas isi yang terdapat di dalam surat yang kini ada digenggaman ku.


" yaudah bi, saya pamit dulu,


Assalamualaikum,


...mari bi,"


ucapku mulai meninggalkan rumah nuansa klasik bercat kan perpaduan antara warna abu dan hitam polos itu.

__ADS_1


Sesampainya di mobil, ku arahkan mobil ku menuju sebuah taman yang ada di dekat perumahan yang ditinggali Sabrina.


*Assalamualaikum Zaed,


Makasih ya buat selama ini atas segala bantuan mu dan keluargamu buat aku, mungkin terkesan ngga sopan buatku meninggalkan mu tanpa ucapan perpisahan tapi mau bagaimana lagi, mungkin kan merasa berat jika menemui mu,


Ku harap surat ini kan jadikan sebagai penghantar isi maksud tujuan ku ini dapat menjadi perpisahan terakhir kita,


Aku ingin surat ini menjadi media perpisahan dan ucapan terimakasih ku padamu, ku harapkan suatu saat nanti kita dapat bertemu lagi,


Mungkin aku ngga bisa dateng di pernikahan kalian tapi ku doakan semoga semuanya dapat berjalan dengan lancar dan kita bisa bertemu lagi di lain waktu dimana kita sudah memiliki keluaraga.


Kamu ngga usah khawatirin aku, ku bakal baik baik saja di sini, titip salam dan terimakasih buat om, tante dan Ayya dari ku.


Wassalamualaikum...


Sabrina*


" Maaf kan aku Sab, aku ngga bisa bales perasaan mu


Aku harap kepergian mu dapat membuatmu mampu menemukan lelaki baik dari aku yang pantas menjadi imam mu,"


ucapku lirih di sela rampungnya bacaan surat.


Setelah membacaku selesai,


ku pikirkan sikap Sabrina yang ku duga ia mulai menghindariku. Jujur aku khawatir dengan keadaannya sekarang yang udah ngga punya siapa siapa.


Sabrina itu wanita lemah yang bertindak seperti wanita kuat, tapi aku harus yakin dia bakal baik baik aja, dia orang baik pasti dia bakal dipertemukan dengan orang baik pula.

__ADS_1


" Semoga jalanmu dipermudahkan Sab, walau aku ngga tau keberadaanmu sekarang tapi doa terbaik ku terus menggiringi langkah hidupmu,"


ucapku dengan tatapan kosong di depan hingga akhirnya getaran ponsel di saku celanaku seketika membuyarkan lamunanku.


Drtttt..drrrttt..


" Iya, halo," ucapku membuka panggilan telepon yang sedari tadi bergetar di saku celana yang ku gunakan.


" Zaed lu lagi dimana sekarang?"


ucap seseorang di sebrang sana.


" gue lagi ada di taman bang, emang ada apa?" tanyaku pada orang yang sudah dipastikan itu Rifqi.


" lo bisa ngga sekarang dateng ke rumah gue yang dulu gue ama keluarga gue tempati yang satu kota dengan lu sekarang," ucap Rifqi.


" lo sekarang lagi di sini bang?" ucapku yang diiyakannya.


" iya Zaed, gue sekarang di sini, lo bisa sekarang ke sini ngga soalnya ayah sama gue pengen bicarain masalah kemarin," ucap Rifqi.


" tapi gue ngga tau bang, rumah lo yang ada disini,"


ucapku emang ngga tau rumahnya soalnya belum pernah ku kunjungi rumahnya dulu.


" yaudah gue sharelock ya rumah gue sekarang," ucap Rifqi yang ku iyakan dan langsung keluncur ke rumahnya setelah menerima pesan dari nya.


oeyoeyoeyy


wihii..janlup like,vote,and comment

__ADS_1


dan makasih udah baca, dan makasih udah tetap ada di rumah


byebye


__ADS_2