
"Kenapa sama matamu Ra?"
Aku memegang kelopak bawah mataku, meski sudah di tutupi dengan make up. Tetap saja terlihat.
"Apa kamu menangis?" tanya Ganesh lagi, menatap ke arahku dengan intens
"Gak papa kok"
Hanya itu yang aku jawab, tidak bisa aku menjelaskan semuanya. Aku hanya ingin Ganesh menceritakan semuanya padaku, tidak dengan aku yang memulai terlebih dahulu menanyakan soal gaun pengantin itu.
Akhirnya Ganesh mulai melajukan mobilnya, aku hanya diam dan melihat keluar jendela. Semuanya terasa asing, kenapa aku dan Ganesh menjadi canggung begini. Seolah kami adalah orang asing yang baru pertama kali bertemu.
"Emm. Ra, besok malam ada waktu?" tanya Ganesh, masih fokus pada kemudinya.
Aku menoleh, dia mau apa menanyakan waktu ku besok malam. "Memangnya mau apa?"
"Aku mau ngajak kamu dinner, kan udah lama kita gak makan malam berdua" kata Ganesh dengan senyuman tipis di bibirnya.
Dinner?
Rasanya sudah lama kami tidak melakukan hal itu, dulu kami sering makan malam romantis berdua. Namun, entah kenapa sekarang semuanya terasa berbeda. Bahkan hal-hal yang sering kami lakukan dulu, justru sekarang sangat jarang kami lakukan.
"Oke, aku ada waktu kok"
Akhirnya kita sampai di depan perusahaan GE. Sebelum aku sempat membuka pintu mobil, Ganesh menahan tangan ku.
"Ada apa?"
Ganesh menatapku dengan lekat "Ada masalah apalagi sampai kamu menangis?" Ganesh mengusap kelopak mataku dengan lembut "Matamu sampai bengkak kayak gini. Sayang, kalo ada apa-apa itu langsung cerita sama aku"
Tapi, kamu gak cerita soal pernikahan kamu dan Tyas yang mungkin akan segera di gelar. Kalian telah memesan baju pengantin.
__ADS_1
Aku menggeleng pelan, mataku mulai kembali berkaca mengingat kejadian kemarin sore. Saat aku mendengar percakapan Ganesh dan Tyas. Baju pengantin? Kata itu terus terngiang di telingaku.
"Gak papa kok, aku akan cerita semuanya sama kamu besok malam"
Ganesh mencium keningku dengan lembut, cukup lama sampai aku memejamkan mata menikmati kelembutan Ganesh ini.
"Baiklah, aku tidak akan meninggalkanmu Ra. Apapun yang terjadi" kata Ganesh begitu yakin dan tak ada lagi keraguan di matanya saat dia mengatakan itu.
Meski kau akan menikah dengan wanita lain? Lalu, kau tetap akan mempertahankan ku?
"Sudahlah, ayo keluar Nesh. Sudah mau telat nih"
Ganesh keluar dan membukakan pintu mobil untuk ku. Aku keluar dari mobil, Ganesh langsung menggandeng tanganku untuk masuk ke dalam perusahaan. Ganesh memberikan kunci mobil pada petugas keamanan perusahaan untuk memarkirkan mobilnya di parkiran khusus.
Masuk ke dalam lift, aku dan Ganesh masih berpegangan tangan. Jika sudah seperti ini, jangankan Ganesh yang tidak akan meninggalkanku. Aku saja tidak ingin meninggalkannya. Namun, semakin kesini semuanya semakin rumit.
"Semangat kerjanya ya Sayang" Aku mengecup pipi Ganesh, dia pun membalas dengan mencium keningku. Setelahnya aku keluar dari dalam lift dan berjalan menuju tempat kerja.
Malam ini aku sedang mengistirahatkan tubuh yang lelah ini di atas tempat tidur. Sambil memainkan ponsel, aku mensecrol sosial media hanya sekedar mengusir kebosanan saja.
Ting
Aku melihat notifikasi pesan yang muncul di bagian atas layar ponsel. Nomor yang tidak di kenal, aku tidak tahu nomor siapa itu. Karena sangat penasaran, aku membuka pesan itu.
Tolong jangan tinggalkan Kak Ganesh apapun yang terjadi ya Kak. Dia sangat mencintai Kakak, hanya saja takdir yang belum berpihak pada kalian berdua. Maafkan aku yang telah menjadi penghalang untuk hubungan kalian.
Isi pesan itu membuat aku mengerutkan kening, bingung. Maksudnya apa? Dia mengenal Ganesh dan mengatakan jika dia menjadi penghalang antara hubungan kami? Apa itu Tyas? Benarkah nomor ini adalah milik gadis itu. Tapi, dia tahu dari mana nomor ku.
Menghilangkan rasa penasaran yang sangat amat, aku akhirnya membalas pesan misterius itu.
Siapa ya?
__ADS_1
Hanya itu pesan balasan yang aku kirim pada nomor itu. Menunggu beberapa saat sampai suara notifikasi kembali terdengar. Segera aku membuka pesan itu.
Maaf lancang Kak, aku terpaksa minta nomor Kakak pada Gezia. Aku Tyas. Maaf.
Benar dugaanku jika itu memang Tyas, apa maksud gadis ini meminta aku untuk tidak meninggalkan Ganesh dalam keadaan apapun. Apa karena pernikahan mereka yang semakin dekat. Apa Tyas ingin aku tetap berhubungan dengan Ganesh meski dia yang telah menjadi istri pria itu. Benar-benar gila.
Ting..
Suara notifikasi kembali terdengar, masih dari nomor yang sama. Aku semakin bingung apa tujuan gadis itu meminta aku untuk tetap bersama Ganesh meski pria itu telah menikahinya.
Takdirnya Kak Ganesh adalah Kakak, aku hanya penghalang saja. Tolong untuk tetap bersama Kak Ganesh sampai takdir benar-benar akan menyatukan kalian tanpa aku sebagai penghalang nya.
Semakin bingung aku melihat pesan dari Tyas, gadis itu seolah mendukung Ganesh berselingkuh denganku saat pria itu telah menikah dengan nya. Apa dia juga tidak menginginkan perjodohan ini, dia juga terpaksa dan ingin segera meninggalkan Ganesh. Mungkin dia juga punya lelaki lain yang dia cintai.
Kenapa kau begitu kekeuh untuk aku tetap bersama Ganesh saat kalian bahkan menikah nanti. Apa kau juga ada pria lain yang kau cintai? Jadi kau juga ingin bebas dan tidak terikat dengan pernikahan ini?
Aku menunggu balasan dari gadis itu, ingin dengar apa jawabannya saat aku menanyakan ini. Apa memang benar jika Tyas juga mempunyai lelaki lain yang juga dia cintai?
Emm. Iya Kak, aku punya pria yang aku kagumi sejak aku sekolah. Aku hanya ingin dia bahagia dan aku bahagia.
Ohh. Akhirnya aku mengerti kenapa Tyas begitu ingin aku tetap bersama Ganesh meski mereka telah menikah nanti. Jadi dia ingin bebas juga untuk pria yang dia kagumi itu. Baiklah aku cukup mengerti sekarang. Aku juga tidak mau Ganesh di khianati oleh istrinya nanti. Aku akan selalu menjaga hatinya agar tidak terluka.
Akhirnya aku tahu jika Tyas juga tidak menginginkan perjodohan ini. Gadis itu juga punya lelaki lain yang dia kagumi. Bukan Ganesh! Apa aku masih bisa memperjuangkan ini dan menjadikan ini sebagai kesempatan untuk hubunganku dan Ganesh. Semoga saja.
Aku tersenyum sedikit lega sekarang, aku tidur dengan memeluk ponsel yang menampilkan foto Ganesh. Pria yang sangat aku cintai dan sedang aku perjuangkan saat ini. Memperjuangkan hubungan kami berdua.
Bersambung
Dukungannya di tunggu ya..
Kisah Ganesh akan segeta Realis ya.. Semoga saja... hehe
__ADS_1