BERBEDA

BERBEDA
BAB 1


__ADS_3

Riri, seorang wanita yang bagi sebagian orang sangat humble. Bagaimana tidak, dia begitu mudah mendapatkan teman meski di tempat asing sekalipun.


Siang itu di kantor tempat Riri bekerja, ia mendapatkan notifikasi di ponsel yang tampak banyak sekali pesan yang masuk hingga ribuan.


"gila" batin Riri. Sesaat ia baru menyadari bahwa kemarin dia mulai masuk lagi ke Grup chat yang sebagian anggotanya adalah teman lamanya. Sesekali ia tersenyum melihat isi chat tersebut entah apa saja yang mereka bahas, namus seketika Riri tertarik dengan pembahasan salah satu teman grup itu. Riyo nama orang itu dan Riri belum pernah mengenal Riyo sebelumnya. Riri asik dengan ponselnya tiba tiba ia di kejutkan dengan suara atasannya yang sangat killer.


"kayak tinggal dihutan pun ku rasa manusia itu pake teriak segala" gumam Riri yang begitu kesal karena teriakan atasannya. Riri pun berjalan menuju ruangan atasannya tersebut sambil membawa berkas yang selalu ia bawa saat menemui atasannya.


cekkleeekkk.......


Riri membuka pintu dan tentu saja ia langsung menerima setumpuk pekerjaan dari atasannya itu.


"hufh sial, kenapa harus sebanyak ini sih". batinnya sembari keluar ruangan.


Dering telpon Riri masuk membuatnya terkejut karena ia lupa mensilent ponselnya semua mata tertuju padanya saat itu. Dilihatnya layar ponsel dan ternyata Dani yang menelponnya. Rasanya ia malas sekali menerima telpon dari Dani bahkan chat Dani tak pernah satupun ia balas. Yeaah Dani pacar Riri tapi Riri tak ingin lagi bersamanya. Sifat posesif dan kekanak kanakkan Dani yang membuat Riri ilfeel setengah mati terhadapnya.

__ADS_1


"apa aku blokir saja dia agar tak bisa menghubungiku lagi" pikir Riri.


*****


Setekag beberapa minggu kemudian, temab grup mengadakan kopdar (kopi darat atau kumpul). Tapi sayang lokasinya sangat jauh dari kediaman Riri.. sementara ia sangat ingin sekali bertemu dengan teman teman lamanya.


"Apa ku hubungi saja Dani, mana tahu dia juga ingin menghadirinya, kan dia juga anggota Grup" pikir Riri sembari menelpon Dani.


Tak menunggu lama Dani pun langsung mengangkat telponnya dengan semangat.


" ah itu, nanti malam kamu ikut kopdar ga? " sambung Riri


"sepertinya aku ga bisa datang, karena ada keperluan.. kalau kamu mau kesana naik taksi saja, nanti pulang nya aku pastikan akan mengantarmu dengan selamat kerumah, aku akan menjemputmu" jawab Dani.


" oh ya sudah la" jawab Riri sembari mematikan telpon.

__ADS_1


Riri berpikir sejenak dengan siapa ia akan ke Cafe tempat kopdar, dan ia mengingat satu nama Riyo, yaaa Riyo rumahnya dekat dengan Riri, sebab beberapa kali mereka sudah berhubungan melalui chat pribadi dan sudah pasti alamat lah yang mereka tanyakan lebih dulu.


"serius mau pergi bareng kesana, apa aku ga merepotkanmu nantinya ? " tanya Riri melalui chat pribadi.


" iya, serius. kan rumah kita dekat.. tapi kayaknya aku ga bisa jemput kerumah karena pasti jam segitu jalanan pasti macet parah, gimana kalau aku jemput di Jl.xxx ". jawabnya.


"ya sudah kalau begitu, sesampainya disana nanti aku hubungi kamu ya." kata Riri.


"ok" ... merekapun menyudahi percakapan mereka." sungguh baik sekali Riyo, mau dia terpaksa atau ga ya bodo amat lah, yang penting aku bisa jumpa teman temanku" pikir Riri sembari tersenyum.


be continue 🤗


*Maaf kan cerita saya yang mungkin membosankan untuk di baca...masih terlalu pemula dan belum berpengalaman sama sekali.. hanya saja saya ingin mencoba dan bisakah kalian membantu saya untuk menulis dengan baik ?...


Terimakasih 😘*

__ADS_1


__ADS_2