
Di sisi lain, Mozan pun masih sangat berharap kalau Farah bisa kembali menjadi anak kesayangannya, seperti dulu. Namun sepertinya hal itu tidaklah mungkin. Farah sudah siap berperang dengan kelompok ini. Dia banyak melakukan penaklukkan di wilayah-wilayah yang dulunya menjadi daerah kekuasaan Mozan dan bawahannya.
Namun sekarang wilayah sekte yang terkenal sangat kuat ini mulai menipis sedikit demi sedikit. Mozan sudah kesulitan mencari anggota baru. Bahkan banyak para Jendral yang memilih untuk kembali ke jalan yang benar dan berpihak kepada Farah. Ada juga yang memilih untuk hidup dengan normal seperti masyarakat biasa.
Masa-masa yang membuat semua petinggi sekte terpukul adalah disaat keluarnya Farah dari kelompok mereka. Sebagian besar wilayah dan panji-panji gelap mereka dulu dibangun oleh Farah dari 'Nol'. Saat itu para petinggi sekte hanya memiliki beberapa pengikut yang berasal dari kalangan orang-orang penting saja. Seperti pejabat pemerintah, dan para pengusaha kaya raya.
__ADS_1
Hingga datanglah Farah yang mampu merubah semuanya. Sekte ini menjadi terkenal dan menjadi sekte paling banyak diminati dari pada sekte yang lain. Bahkan banyak sekte-sekte kecil yang mulai bergabung dibawah kepemimpinan Mozan. Mereka adalah para pendukung setia yang masih bertahan sampai sekarang.
Setelah Farah pergi, perlahan keadaan mulai berubah dan seakan kembali ke zaman dimana sekte ini hanya beranggotakan beberapa orang saja. Tidak terlalu dikenal sehingga membuat para peminat menjadi ragu-ragu untuk bergabung dengan Mozan. Nama Mozan mulai dilupakan oleh para simpatisan yang dulu mendukungnya.
Sudah pasti para simpatisan itu dulu berada dibawah komando Farah untuk melakukan setiap yang diberikan oleh Mozan. Sekarang Farah sudah tidak ada, sehingga para simpatisan itu mulai membubarkan diri, karena mereka kebingungan tak tahu harus melakukan apa. Apalagi mereka jauh lebih percaya dengan Farah.
__ADS_1
"Maafkan aku Tetua, tapi Farah dulu sangat berjasa untuk kita. Walau pun sekarang dia sudah tidak lagi bersama kita, tapi kehormatannya sebagai seorang Jendral perempuan masih belum redup. Banyak orang-orang yang mulai ikut bergabung dengannya. Farah telah berhasil membawa ratusan orang untuk ikut dengan manusia golongan putih." (Razel)
Mozan semakin dibuat kesal dengan ucapan Razel yang secara tidak langsung sedang menyindirnya. Dia merasa kalau Razel masih menaruh perasaanya kepada Farah. Tapi Mozan tidak menjawab sepatah kata pun. Bagaimana pun juga, Razel masih sangat ia butuhkan. Dia tidak mau membuat Razel merasa terlalu diperbudak olehnya. Karena akan sangat berbahaya jika sampai Razel keluar.
Razel mengetahui secara rinci soal kelompok ini. Rahasia yang seharusnya dilarang untuk diketahui justru bisa Razel pelajari tanpa sepengetahuan siapa pun. Mozan sudah tahu betul apa yang ada di dalam pikiran Razel. Razel diam-diam menginginkan tahta atas kelompok sekte sesat ini. Sedangkan Mozan juga sekarang sudah mulai lemah karena dia sudah jarang melakukan pengorbanan.
__ADS_1
Mozan tidak tahu lagi harus menentukan pilihannya. Dia dalam kondisi yang serba salah. Jika para anggota sekte terutama para jendral melakukan perlawanan, maka tamatlah sudah Mozan para pasukannya yang masih tersisa.