
Teguh mendatangi salah seorang asal Amerika yang menjadi pimpinan aliansi. Namanya adalah Patrick. Patrick adalah salah seorang yang dulunya pernah dekat dengan Mozan namun akhirnya putus hubungan, karena sebuah masalah pembagian wilayah. Dan sekarang Patrick sedang mengembangkan sektenya dengan dana yang ia miliki dari hasil usahanya sendiri.
"Kita sama-sama memiliki kepentingan yang sama, yaitu untuk membunuh Mozan dan juga mengambil alih kekuasaannya. Jika semuanya sudah usai, kita bisa membaginya dengan adil. Kau bisa mengembangkan sektemu, dan pastinya akan berkembang dengan sangat pesat. Lagipula dirimu pun tidak pernah memiliki masalah denganku. Lalu apa salahnya jika kau bergabung denganku, kerahkan semua pasukanmu dan kita lawan Mozan bersama-sama. Sekarang jumlah pasukan Mozan sangatlah kecil. Wilayahnya pun sebagian besar sudah aku hancurkan dan aku ambil alih. Kau bisa mengambilnya kapan pun kau mau. Bagaimana Patrick?" (Teguh)
Teguh terus berusaha memaksa Patrick agar dia mau bergabung dengannya. Tetapi Patrick tidak begitu saja menerima tawaran Teguh mentah-mentah, karena dia masih belum yakin bahwa apa yang dikatakan Teguh adalah benar. Lagipula dia juga memerlukan persetujuan dari seluruh pengikutnya.
"Aku harus meminta persetujuan para pengikutku terlebih dahulu. Karena aku sangat menghargai dan menghormati mereka. Mereka semua adalah saudaraku, dan aku tidak bisa bertindak semau ku sendiri. Aku tidak memintamu untuk menunggu jawaban atas pertanyaanmu ini. Karena aku pun tidak bisa berjanji kapan aku bisa memberikan jawabannya." (Patrick)
__ADS_1
"Dan jujur saja, kalau aku pun masih meragukanmu, karena aku baru mengenalmu. Apalagi kau sendiri adalah salah satu dari orang yang setia terhadap Mozan dan juga kelompoknya. Aku sangat memerlukan persetujuan yang lainnya. Aku harap kau bisa bersabar." (Patrick)
"Tentu saja sahabatku, apapun keputusanmu aku akan menerimanya. Kau pemimpin yang baik, karena kau tidak malu untuk memusyawarahkan hal ini kepada pengikutmu dan aku harap jawabannya adalah 'iya'." (Teguh)
"Terima kasih. Kalau begitu alangkah baiknya sekarang kau meninggalkan tempat ini, karena itu bisa membahayakan kami dan juga dirimu sendiri. Bukannya aku bermaksud untuk mengusirmu, tapi jika semua rencanamu sampai ketahuan maka hancurlah kita semua." (Patrick)
"Aku tahu apa yang harus aku lakukan." (Patrick)
__ADS_1
"Ya!" (Teguh)
...****************...
Teguh berlalu dari tempat Patrick, dia ingin menemui para aliansi yang lainnya. Memastikan kalau para Aliansi itu memang benar-benar sudah lepas dari Mozan, dan tidak akan pernah mendukungnya lagi. Banyak sekali aliansi yang pergi melarikan diri. Mereka memecah ke berbagai arah untuk menghindari Teguh, karena mereka mengira bahwa Teguh akan membunuh mereka semua.
Teguh sama sekali tidak pusing dengan hal itu karena dia tahu bawa para anggota aliansi itu pasti lambat laun akan mendatanginya tanpa harus dipaksa ataupun dipanggil terlebih dahulu. Yang sekarang Teguh temui hanyalah orang-orang yang masih bertahan di tempat mereka, atau tidak melarikan diri seperti yang lainnya.
__ADS_1
Jika ia menemukan aliansi ataupun para anggota aliansi yang tidak mau bergabung, maka Teguh dengan segala kekuatan yang ia miliki, akan menghabisi semuanya tanpa sisa. Sikap baik Teguh hanyalah sebuah tipuan belaka, agar mereka semua mau bergabung dengan Teguh, dan tidak curiga bahwa mereka akan dibunuh jika mereka menolak ajakan Teguh. Dan tentu saja Teguh mampu melakukannya tanpa merasa kesulitan sedikitpun.