
sesampainya di rumah sakit, Eko memanggil perawat untuk membawa brankar untuk Desi. brankar didorong ke UGD seletah Desi diletakkan disana, eko tidak diperbolehkan masuk ruangan.
"maaf, anda tidak diperkenankan masuk. silahkan tunghu di tempat tunggu" ucap suster sebelum menutup pintu UGD.
"sial sial bener bener sial aku hari ini" gumam eko menahan emosi
setelah beberapa saat suara pintu terbuka, terlihat dokter ke luar
"keluarga pasien?" tanya dokter
"maaf, saya yang membawa kesini"
"bagaimana keadaan pasien, dok?" tanya eko
belum dokter menjawab, ada perawat datang
"permisi, mohon untuk mengurus administrasinya dulu mas, eh....tuan, maaf"
"baik, saya akan kesana setelah bicara dengan dokter sebentar" jawab eko
" baiklah, permisi"ucap suster
eko balik menatap dokter, dokter pun paham dan langsung menjelaskan
"tidak ada luka yang serius, hanya beberapa luka gores pada tangan dan kaki" pasien pingsan karena shok didukung lambungnya juga kosong"jawab dokter.
' apa dia benar benar miskin, hingga perut sampai tak terisi?' batin eko
"terimakasih, dok" ucap eko
"sama sama, itu sudah tugas saya" jawab dokter April
" saya minta ruang VIP untuk pasien" pinta eko
__ADS_1
"baiklah, saya perintahkan perawat dulu" jawab dokter
"Hmmm" gumam dan anggukan kepala eko sebagai jawaban
setelah dipindahkan ke kamar parawatan, eko duduk disebelah branka desi terbaring. ia mengamati wajah desi nan cantik jelita hingga jiwa cassanovamya bangkit kembali setelah 3 minggu tinggal di indonesia, karena kesibukan mengurus perusahaan keluarga setelah kematian sang kakek.
"*****, mengapa adik kecilku bangun hanya memandang wajahnya saja" gumamnya
'mmmm, dia memang cantik. bentuk tubuhnya juga sempurna' batin eko
terdengar suara dari Desi "emgh.... aku dimana ini? tanya desi pada diri sendiri dengan suara pelan tapi masih bisa didengar oleh eko.
" kamu di rumah sakit, istirahatlah!!" ucap eko
" aku harus memberi kabar orang tuaku, meraka pasti mencemaskanku"
" bisakah tolong ambilkan hp--ku di dalam tas bagian depan? ucap desi dengan raut wajah memelas
setelah beberapa saat setalah di cass, hp desi dspat digunakan kembsli. ia menghubungi orang tuanya
"............"
"ngapunten, hp desi wau pejah"
"maaf, hp desi tadi mati (kehabisan daya)"
"............"
"desi kabaripun sae, namung nyuwon ijin boten wasol dinten maniko"
"desi baik baik saja, cuman minta izin nggak pulang hari ini"
"..........."
__ADS_1
"iya"
"ngehh"
"..........."
"iya"
"nggeh"
"Waalaikumsalam...." jawab desi mengakhiri percakapannya.
Eko yang mendengar suara desi hanya mengernyitkan dahi, pasalnya dia tidak mengerti desi berbicara apa. " bahasa planet kali ya?? apa bahasanya orang miskin seperti itu?? ah....bodo amat" batinnya
#rumah desi
kedua orang tua desi merasakan firasat yang tidak enak, cemas dan gelisah karena anak gadis yang harusnya sampai rumah kini belum kembali
Ditelfon juga yang menjawab operator.
setelah menerima telpon dari desi, kedua orang tuanya bernafas lega. paling tidak ada kabar baik meski tak bisa pulang kerumah. tentunya setalah memberi wejangan (nasehat) pada anak gadisnya.
#rumah sakit
" orang tuamu akan datang?" tanya eko
"tidak" jawab desi
"lalu untuk apa kau menelpon? aku juga banyak kerjaan! " sarkas eko
" aku hanya mengabarkan tidak pulang"ucap desi
mendengar suara desi yang lembut, serta memandang wajahnya yang mempesona membuat eko gemes ingin mel*** bibirnya, memeluk tubuh dan membuainya.
__ADS_1
'lama lama berdua disini, bisa gila aku menahannya" batin eko
~ceritanya dibuat santai dulu ya thor, tuk refleksi aja.... biar pas hot nggak kaget✌~