Cahaya Bulan Dilangit Mercusuar

Cahaya Bulan Dilangit Mercusuar
Episode 15


__ADS_3

Matahari mulai menurunkan keberadaannya di bumi, di ufuk barat kini ia berada. Bersiap menutup siang dan menyambut keindahan malam.


Jam tangan yang melingkar di tangan kiri Lanlan, mulai menunjukkan waktu sore. Pukul 15.30 tepatnya, kurang dari 2 jam lagi mereka harus menyelesaikan misi dan menemukan sedikitnya 5 benda. Lanlan kembali ke posisi, setelah beberapa menit ia duduk untuk mengusir rasa lelah dan pegal di kaki. Hampir 8 jam semua orang mengelilingi hutan, mencari jejak benda yang hilang.


Rasa lelah mulai merajai, kantuk semakin meluap tak mampu dibendung, rasa lapar mulai menggerogoti tulang belulang.


" Hey, lelah ya? Ngantuk, ya? Lapar, ya? " kejut Dion tiba-tiba.


" Iighh, apa sih Yon? Ngga jelas banget " ucap Mora sinis.


" Yan Yon, Yan Yon... panggil Dion bisa ngga? "


" Sayangnya ngga bisa, gimana dong? " ucap Mora sok imut.


" Terserah dah, males debat sama kamu " balas Dion berlalu pergi.


" Yes, satu lagi udah ketemu nih " seru Lanlan. Rupanya tim mereka sudah mengumpulkan keempat benda, dan sekarang Lanlan menemukan satu tali pita. Yang artinya mereka pasti menemukan benda terakhir.


" Apa.. apa.. apa katanya? " sambut Mora antusias. Bersiap untuk kembali ke tenda dan istirahat sejenak.


" Semoga kali ini mudah petunjuknya " ucap Dhan.


" Iya ya, aku cape mikir terus nih " timpal Dion.


" Gaya dasar, kaya situ aja yang mikir " sindir Mora.


" Udah deh, ngga usah ngajak berantem " ucap Dion.


" Siapa juga yang mau berantem sama kamu " lirih Mora.


" Ssstt,, bisa diem ngga sih pada " omel Gaby.


" Iya iya, aku diem " ucap Mora mengalah.


" Lan, apa petunjuknya? " tanya Gaby.


Lanlan mulai membacakan kata petunjuk yang tertulis di tali pita " Aku ada dimana-mana, tak mampu dilihat hanya bisa dirasakan. Sifatku pada dasarnya baik, namun ada kalanya menjadi kotor karena suatu penyebab. Aku juga menjamin hidup seluruh makhluk, siapakah aku? " ucapnya.


Semua nampak berpikir kembali, meski hanya 1-2 orang yang menjawab. Hanya tersisa satu benda yang belum mereka temukan, mampukah tim 3 menemukan kelima benda dan berhasil lolos?


°•°•°•°•°•°•°•°


" Ren, Reno " panggil Arga terus mengejar langkah kaki sahabatnya itu.

__ADS_1


" Tungguin dong, cepet amat jalannya " pintanya, setengah berlari.


" Kalo kamu terus ngelak gini, itu artinya kamu juga suka sama dia " ucap Arga mensejajarkan langkahnya dengan Reno.


" Siapa yang ngelak sih, Bambang? " ucap Reno menghentikan langkah kakinya.


" Lah itu, buktinya kamu kabur " baas Arga.


" Aku ngga kabur, cuma mau pantau kondisi para peserta gimana. Ini sudah sore Arga, artinya sebentar lagi kegiatan Jelajah Alam selesai, kan? " jelas Reno.


Arga melihat ke arah jam tangannya, dan benar apa yang dikatakan Reno. Sekarang sudah jam 4 lebih, artinya satu jam lagi acara selesai. APK harus melihat diantara beberapa tim, adakah yang mampu menemukan kelima benda atau tidak?


" O iya, sekarang sudah jam 4 lebih " seru Arga.


" Iya, makanya kita harus bergegas " pinta Reno.


" Ayo, kita lets go " seru Arga bersemangat.


Reno dan Arga kembali memantau, Reno juga meminta kepada APK lainnya untuk memberitahu Erina. Karena sebelum jam 5 sore, sudah harus ada tim yang menang.


°•°•°•°•°•°•°•°•°


Setelah berkeliling hampir 30 menit, Reno kembali ke tenda. Tempat dimana mereka berkumpul sebelum mulai penjelajahan. Reno, Erina juga sebagian APK duduk menunggu para peserta. Sedangkan APK yang lain terus berkeliling, memantau apabila ada diantara peserta yang sakit atau lainnya.


Tidak fokus atau meleng sedikit saja bisa berakibat fatal. Meski APK dan pihak kampus telah membuat penghalang, tapi yang namanya jurang tetaplah jurang. Sedangkal apapun kedalaman jurang tersebut, sekali jatuh terperosok bisa menyebabkan patah tulang.


Benar, mereka terlalu gembira karena telah berhasil menaklukan tantangan. Membayangkan hasil jerih payah yang akan mereka dapatkan, semakin membuat mereka kehilangan kesadaran akan pentingnya keselamatan.


" Yes.. yes... akhirnya tim kita yang jadi pemenangnya " seru Dion, mengepalkan tangan.


" Alhamdulillah, semoga hasil ini menjadi awal mula kunci kesuksesan kita di masa depan " ucap Lanlan optimis.


" Iya ya Lan, semoga saja semuanya sesuai dengan yang kita harapkan " sambut Gaby.


Lanlan dan Gaby tersenyum, namun lain hal dengan Mora. Dia merasa sangat senang, hingga membuatnya bertingkah seperti anak kecil. Melompat kesana kemari, berlarian kecil sambil mengangkat kotak yang ia pegang.


" Aduh " rintih Mora. Ia terjatuh akibat dari gerakannya yang terlalu over, hingga membuatnya keseleo.


bekghh " Aaaaaaa " jerit Lanlan.


" Astaga " seru Gaby terkejut mendengar teriakan sahabatnya.


Saat Mora terjatuh, Gaby sama sekali tidak memperdulikannya. Sedangkan saat mendengar Lanlan berteriak, ia langsung memutar pandangannya kebelakang. Urutannya adalah, Dion berada paling depan. Gaby dibelakangnya, disusul Mora dan Lanlan. Lalu Dhan berjalan paling belakang, namun jarak antara Dhan juga Lanlan tidak terlalu jauh.

__ADS_1


Dion yang juga terkejut mendengar teriakan Lanlan ikut melihat bersama Gaby, rupanya suara teriakan itu semakin kencang namun terdengar semakin jauh. Lanlan terperosok kedalam jurang karena tertabrak Mora yang jatuh keseleo.


" Aaaaaa " teriakan itu menjadi semakin tak terdengar jelas. Lanlan jatuh dibagian jurang yang paling dalam.


" Mora, gimana Lanlan bisa jatuh kesana? " tanya Gaby pada Mora yang masih mengerang kesakitan.


" Aku juga ngga tau By, tapi tadi waktu aku jatuh dia ikutan jatuh " jawab Mora polos.


" Apa? " Gaby terkejut.


" Itu artinya dia jatuh karena ketabrak kamu " tuduh Dion.


" Perasaan aku ngga nabrak dia kok " balas Mora, meski yakin namun ada sedikit keraguan apakah dia benar menabrak Lanlan atau tidak.


" Dhan, kamu yang paling belakang pasti liat kan gimana kejadiannya? " tanya Dion. Namun yang ditanya diam seribu bahasa.


" Dhan? " panggil Dion lagi.


" Loh, Dhan kemana? Bukannya dia jalan paling belakang tadi? " tanya Dion pada dua gadis yang juga saling menatap karena bingung.


" Ka..ka...kayaknya dia juga ikutan jatuh deh " ucap Mora lirih.


" Apa??? " Dion kembali dibuat terkejut.


°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°


Halo, selamat pagi para readers novel halu ☺


Semoga kita semua diberikan kesehatan, umur panjang, juga dimudahkan segala pintu rezeqinya 🙏


Alhamdulillah, setelah satu bulan lamanya kita berpuasa. Hari raya yang selalu kita nanti-nantikan telah tiba.


Maafkan atas segala kesalahan, maafkan atas segala dosa 🙏 kita awali hari yang fitri ini, hari yang suci ini dengan saling maaf-memaafkan kepada sesama umat muslim.


Author beserta keluarga mengucapkan,,


...°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°...


...🙏 Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H 🙏...


...Minal aidzin wal faidzin,...


...Mohon maaf lahir dan bathin....

__ADS_1


...°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°...


__ADS_2