
Dhan membawa Lanlan untuk duduk kembali di kursi panjang. Sebenarnya Dhan tidak ingin rahasia ini terbuka. Tapi saat melihat gadis itu terus berlari mengejarnya, bahkan sampai terjatuh untuk mendapatkan informasi, Dhan merasa sedikit tergerak hatinya.
Pada saat Dhan berbalik arah, berniat untuk menolong, ternyata gadis itu sudah ditolong oleh pria lain. Seorang pria yang memiliki penampilan menarik dan juga tampan, tapi sayangnya tak setampan dan semenarik penampilan Dhan.
Berikut adalah visualisasi pemeran Dhan di cerita ini.
Putra Dhan Pramana, salah satu anak kembar dari pasutri Rafa dan Resha di cerita Potongan Cinta. Memiliki penampilan yang menarik, pintar dan juga tampan. Tapi sayangnya semua itu hilang, karena sifat cuek dan dinginnya terhadap semua lawan bicaranya.
Oke, balik lagi ke cerita....... 😉
Dhan melihat Lanlan tengah diobati oleh pria itu. Mereka tampak berbicara santai, seperti sudah saling kenal sebelumnya.
" Ngapain kamu bawa aku kesini? " sekarang giliran Lanlan yang menunjukkan sikap ketus pada Dhan.
" Kamu minta penjelasan bukan? " ucap Dhan menanyai.
" Ngga " jawab Lanlan ketus. Jujur, sebenarnya Lanlan sangat menantikan Dhan mengatakan kebenaran tentang kisah hidupnya. Hanya saja, sikapnya tadi membuat mood gadis dihadapannya hilang seketika.
" O, oke. Kalo gitu aku ngga jadi cerita " sahut Dhan mengurungkan niatnya untuk sedikit terbuka pada Lanlan.
Lanlan tampak menarik nafas perlahan, lalu membuangnya kasar.
" Oke, apa yang ingin kamu ceritakan? " akhirnya Lanlan mengalah, dia tidak mau kehilangan kesempatan emas ini.
__ADS_1
" Orang tuaku meninggal karena kecelakaan, aku juga bersama mereka saat kejadian. Kecelakaan itu menjadi saat terakhir aku bersama mereka " Dhan mulai bercerita saat kecelakaan 8 tahun lalu.
" Maksud kamu, mereka meninggal di tempat? " Lanlan merinding saat menanyakan hal itu.
" Engga, mereka meninggal saat di rumah sakit. Kata Paman Rasya, ibuku meninggal beberapa jam saat beliau sampai di rumah sakit. Sedangkan ayahku, sempat mendapat perawatan. Tapi hanya sampai beberapa jam saja, sebelum akhirnya menyusul ibu pergi ke alam sana. Saat itu, aku masih tidak sadarkan diri. Sampai keesokan harinya, aku hanya bisa melihat tubuh mereka telah tertutup tanah dan batu nisan " saat menceritakannya, tampak genangan air menggenang di pelupuk matanya.
Kesedihan itu kembali menyeruak. Meski merasa sangat sedih, tapi Dhan merasakan perasaan lega dan tenang.
Lanlan melihat semua kesedihan pada raut wajah pria di hadapannya. Semua sifat cuek dan dingin yang selama ini Dhan tunjukkan, seketika sirna oleh airmata.
" Maaf, aku ngga bermaksud membuka lagi rasa sedih itu. Aku hanya.... "
" Ngga apa-apa, aku yang memilih untuk menceritakannya. Kamu benar, setelah bercerita ke orang lain memang sedikit lega " sahut Dhan memotong.
" Entah bagaimana kami bisa menjadi saudara, yang aku tau dia tiba-tiba datang ke rumahku bersama Viona saat usiaku 5 tahun " jelas Dhan, emosinya mulai tidak stabil saat mengucapkan nama Viona.
" Jadi , Gaby datang ke rumah kamu saat kalian berusia 5 tahun? Lalu Viona itu.... "
" Ibunya Gaby, sekaligus ibu tiriku " lanjut Dhan.
" Jadi, ayah kamu poligami? " Lanlan tidak percaya akan kenyataan ini.
" Engga, karena mereka belum menikah sebelumnya " balas Dhan kembali membuat Lanlan terkejut.
" O, ternyata ayah kamu main belakang " ucap Lanlan menyimpulkan.
__ADS_1
" Stop, cabut kata kata itu. Jangan pernah lagi kamu mengatakannya " Dhan marah karena ucapan terakhir Lanlan.
Tidak ada percakapan lagi selama beberapa menit. Lanlan harus mengolah kata terlebih dulu sebelum mengatakannya, dia tidak boleh membuat Dhan kembali marah.
" Maaf kalo aku salah menyimpulkan " pinta Lanlan.
" Aku yakin, ayahku bukanlah orang seperti itu. Viona, dia bukan wanita baik baik " jelas Dhan.
Di satu sisi, Dhan sudah ia anggap teman. Sedangkan di sisi lain, ibu sahabatnya di cap wanita tidak baik oleh temannya itu.
" Apa kamu bilang? " terdengar nada amarah saat kalimat itu disuarakan.
" Gaby? " Dhan melihat ke arah gadis yang dipanggil oleh Lanlan.
" Kamu jangan dengerin apa yang Dhan katakan. Jangan percaya kalo ayahnya bukan orang yang seperti itu. Karena pada kenyataannya, ayahnya memang memiliki anak dari perempuan lain. Dan usia anak lainnya itu, sama dengan usia anaknya sendiri. Itu artinya ayah Dhan mencari wanita lain karena ibunya yang tak kunjung hamil " plak (Dhan menampar Gaby saat itu juga).
" Jaga ucapanmu, jangan pernah kamu menghina ayahku apalagi ibuku dengan mulut kotormu itu " ancam Dhan.
" Kamu ngga apa-apa By? "
" Eh, Dhan. Tunggu "
Dhan tidak menggubris panggilan Lanlan, dia sangat kesal dengan kalimat yang Gaby katakan. Padahal selama ini, Dhan merasa memiliki ikatan dengan Gaby. Dia merasa ada kedekatan diantara mereka, sejak pertama kali bertemu di Kampus.
next....
__ADS_1