Cahaya Bulan Dilangit Mercusuar

Cahaya Bulan Dilangit Mercusuar
Episode 54


__ADS_3

Hari berikutnya setelah Putri menemui kakek Arya. Dia menarik Lanlan untuk berbicara penting dengannya, saat dia bersama dengan Dhan dan juga Dion.


" Putri " sapa Lanlan, melihat Putri berjalan kearahnya.


" Dhan, aku pinjam Lanlan sebentar ya " izin Putri pada saudaranya.


" Putri tunggu, ada apa ini? " tanya Lanlan bingung, saat Putri menarik tangannya tiba-tiba.


" Ada yang mau aku bicarain sama kamu, penting " terang Putri.


" Putri, lepaskan dulu tangan Lanlan " titah Dhan.


" Hal penting apa sampe kamu narik tangan dia kayak gitu? " tanya Dhan kemudian.


" Pokoknya ini penting, pentiiiiing banget " ucap Putri.


" Katakan saja disini, bukan lagi bicarain aku, kan? " pinta Dhan.


" Bukan, kok. Tapi.... tapi ini.. " jawab Putri terbata-bata, dia bingung harus menjawab jujur pertanyaan saudaranya itu atau tidak.


" Katakan saja " titah Dhan lagi.


" Iya, Putri. Hal penting apa sih? " sudut Lanlan.


" Tau, tumben banget kayak orang kebakaran jenggot gitu. Panik kenapa, sih? " Dion tak kalah menginterogasi saudara sahabatnya itu.


" Oke, aku bicarain disini. Ini soal Arya " ucap Putri berterus terang.

__ADS_1


" Arya? " ulang Dhan, Lanlan dan juga Dion kompak.


Belum sempat Putri membuka suara, sang topik kembali hadir ditengah-tengah mereka. Kejadian ini membuat Putri bingung, dia harus mengatakannya sekarang atau tidak.


" Ngomongin saya? " tebak Arya, sukses mengejutkan mereka semua.


" Kenapa sih, kalian itu tidak bosan-bosan ngomongin orang dibelakang. Apa? Apa yang mau kamu omongin, Putri? " cerocos Arya.


Putri hanya diam saat ditanyai seperti itu oleh Arya. Dia bingung harus mulai darimana.


" Untuk apa kemarin kamu ke rumah saya? " sambung Arya, perkataannya kali ini membuat pandangan Lanlan, Dhan serta Dion mengarah bersamaan pada Putri.


" Put " sebut Lanlan.


Tatapan tajam Dhan, seakan mencari jawaban atas pertanyaannya mengenai Putri yang ke rumah Arya itu.


" Aku hanya penasaran, kenapa dulu kamu lakuin hal itu sama Lanlan " jawab Putri, tenang.


" Ternyata benar dugaanku, sejak kemarin kamu mendekatiku, berpura-pura menjadi teman hanya untuk mencari alasan itu. Untuk apa, hah? " bentak Arya.


" Arya " seru Dhan tak kalah tinggi suaranya.


" Heuh, kenapa? Mau sok jadi jagoan? " tantang Arya.


" Stop " cegah Lanlan.


" Apa sih yang mau kamu cari tau, Putri? Untuk apa kamu lakuin itu? " tanya Lanlan meminta penjelasan atas tindakan Putri.

__ADS_1


" Aku minta maaf, Lan. Tapi aku lakuin ini semua demi kamu " ucap Putri.


" Lalu apa? Apa yang kamu dapatkan? "


" Orang itu punya alasan, kenapa sikapnya berubah sejak kamu ungkapin perasaan " tunjuk Putri pada Arya.


deg.


" Apa maksud dari perkataannya? Apa saja yang sudah dia ketahui? Kakek, apa semuanya sudah kakek ceritakan? " batin Arya.


" Maksud kamu? " tanya Lanlan. Dhan serta Dion masih menyimak setiap perkataan yang Putri ucapkan.


" Dia ngga bisa punya orang yang menyukai atau memiliki perasaan kepadanya " jelas Putri.


Arya hanya diam mematung, saat rahasia yang selama ini dia simpan mulai terbongkar.


" Apa maksud kamu, Putri? Katakan dengan jelas " sudut Lanlan.


" Ya, biar aku ceritakan dari awal " jawab Putri.


" Aya, kamu tidak boleh tau alasannya. Aku tidak ingin kamu mengetahui semuanya " batin Arya.


" Cukup, hentikan semua omong kosong kalian " bentak Arya. Dia hendak menghampiri Putri, namun Dhan berhasil mencekalnya. Entah apa yang akan Arya lakukan pada Putri, tapi Dhan tidak bisa membiarkan Arya bertindak sesuka hati.


" Lanjutkan, Putri " pinta Dhan. Kini Arya berada dalam pengawasan Dhan juga Dion.


Kira-kira apa alasan Arya sebenarnya? Mengapa dia tidak boleh memiliki orang yang menyukai dirinya? Berhasilkah Putri mengungkap kebenaran tersebut?

__ADS_1


next episode...


__ADS_2