Cahaya Bulan Dilangit Mercusuar

Cahaya Bulan Dilangit Mercusuar
Episode 37


__ADS_3

" Lanlan udah punya cowok " ucap Gaby.


Erik hanya diam mendengar penuturan Gaby. Karena dia tidak merasa bahwa pernyataan tersebut ditujukan kepadanya.


" Maaf, nama kamu Erik, kan? " tambah Gaby.


" Hm " jawab Erik singkat. Tanpa mengalihkan pandangan dari buku yang tengah ia pegang.


" Aku bilang kalo Lanlan itu udah punya pacar, kok kamu diem aja " ucap Gaby.


" Terus? Aku harus jawab apa? " balas Erik dengan sinis.


" Aku liat kamu mau PDKT sama Lanlan, makanya aku kasih tau kamu " jelas Gaby.


" Memang, salah kalo aku PDKT sama dia? Toh mereka hanya berstatus pacar " balas Erik. Perkataan yang Erik ucapkan membuat Gaby naik darah. Dia berdiri lalu segera menghampiri Lanlan dan Mora, mengajak mereka untuk pergi menjauhi Erik.


" Gaby, ada apa? Kok buru buru gitu " tanya Lanlan.


" Pokoknya kamu harus sembunyi, Lan " pinta Gaby.


" Sembunyi? Maksudnya? Sembunyi dari siapa? Emang siapa yang ngejar kita? " tanya Lanlan bingung.


" Udah, pokoknya kamu harus sembunyi dulu " titah Gaby.

__ADS_1


" Aku? Gimana? " tanya Mora juga ikut bingung, karena dia juga ikutan ditarik oleh Gaby.


" Kamu? Udah, ikut aja dulu " jawab Gaby. Karena Gaby terus menarik lengan Lanlan, saat akan berbelok arah mereka berdua menabrak seseorang.


" Aduh " seru Gaby dan Lanlan bersamaan.


Gaby berhasil menjaga keseimbangan, lain halnya dengan Lanlan. Karena dia berada dibelakang Gaby, dan tertabrak tubuh Gaby membuatnya hampir terjatuh andai tak ditangkap 2 tangan kekar yang menopang bahu dan pinggulnya.


Sekian detik saling menatap, membuat dua gadis jomblo meratap. Pemandangan indah itu tak jua tersadarkan. Suara deheman tanda menyindir tak kunjung menyadarkan diri.


" Ehem.. ehhheeeemm " suara deheman sengaja Mora pertajam juga diperkeras.


" Ah, maaf " ucap Lanlan.


" Ngga kok, aku ngga apa-apa. Makasih ya " ucapnya lagi.


" Kalian cocok kalo pacaran " celetuk Gaby. Berjalan pergi meninggalkan dua sejoli yang saling pandang dengan perasaan bingung.


Mora yang mengekor juga penasaran akan maksud pernyataan Gaby.


" Emangnya mereka berdua jadian ya? Kok aku ngga tau " ucap Mora berpikir.


" Aku tadi bilang apa? " bukan jawaban yang Gaby berikan, justru pertanyaan lagi yang membuat Mora kembali berpikir.

__ADS_1


" Kamu bilang, Lanlan sama Dhan cocok kalo pacaran. Berarti mereka udah jadian dong? " ucap Mora, membuat Gaby mulai kesal.


" Kan aku bilang kalo pacaran. Itu artinya aku kasih kode ke mereka buat jadian, karena mereka berdua terlihat cocok. Ngerti? " jelas Gaby


" Oh gitu, iya iya ngerti " jawab Mora.


" Tapi, gimana sama Erik? Bukannya dia lagi PDKT sama Lanlan ya? " pertanyaan Mora menyadarkan Gaby akan situasi bahaya yang mengancam hubungan Lanlan dan saudaranya.


" Aku hampir lupa. Kalo gitu, kita harus buat Lanlan sama Dhan jadian. Biar Erik mundur dari niatan PDKT-nya " timpal Gaby.


" Buat mereka jadian? Emangnya Dhan sama Lanlan saling suka? Gimana kalo mereka ternyata ngga saling suka? " tohok Mora.


Gaby berpikir keras akan pertanyaan Mora. Tak kunjung mendapat ide. Gaby teringat akan kehadiran Om Rasya dan Tante Sasa. Sepertinya mereka bisa membantu, pikir Gaby.


" Aku belum ada ide. Tapi nanti aku coba minta saran sama Om dan Tanteku di rumah " yakin Gaby.


" Oke, aku tunggu ya idenya " sahut Mora.


Mereka berdua berjalan menuju ruang kelas. Rencananya Gaby memang mengajak Lanlan bersembunyi di ruang kelas, karena kebetulan dosen killer sebentar lagi mulai dengan mata kuliahnya. Tapi karena bertemu Dhan, Gaby meninggalkan Lanlan sendiri bersama Dhan. Karena Gaby pikir, Dhan pasti akan mengajak Lanlan pergi bersamanya ke ruang kelas.


next episode ya.. buat para pecinta novel halu atau pembaca setia PPM. Mohon dukungannya ya 🙏 tap favorit di novel ini supaya tau informasi terupdate-nya, lalu klik suka di setiap episode. Berikan rate, komentar serta gift maupun vote gratis kalian ke novel ini ya. Supaya author juga semakin bersemangat untuk menambah episode di setiap update-nya 👌makasih 🙏☺


°•°•°•°•°•°•°•°•°•°

__ADS_1


__ADS_2