
Samuel menatap lekat kepada kedua orang tuanya, meraih jemari Natalia.
"Maaf kan aku Mam, tapi ini sudah menjadi keputusanku. Aku sudah beberapa hari menghabiskan waktu bersama Citra dan aku tidak ingin mengecewakannya," jelas Samuel kepada Barca dan Natalia.
Tentu ini akan menjadi sorotan bagi keluarga mereka, pembatalan pertunangan akan berdampak pada saham perusahaan keluarga.
Barca memijat pelan pelipisnya, mencari ide agar tidak berdampak pada perusahaan keluarga mereka.
"Apa mesti Guen menikah dengan Carcas? agar tidak berdampak pada saham perusahaan Ken dan kita sayang?" tanya Barca pada Natalia dihadapan Samuel.
Sheeeer,
Seketika dada Samuel bergemuruh karena emosi, mendengar Guen harus mendampingi Carcas.
"Yah, aku yakin Carcas juga tidak ingin bersama gadis itu saat ini, tapi akan aku coba berbicara padanya. Kali saja dia mau menggantikan posisi aku untuk Guen," jelas Samuel enteng.
Natalia mendengus kesal, "enak sekali kalian bicara, seperti hati Guen bola pimpong seenaknya kalian lempar kesana kemari," geramnya meninggalkan ruang makan menuju kamar, mengambil tas kecil miliknya menunju parkiran.
"Honey, sayang! kamu mau kemana?" teriak Barca mendekati mobil istrinya.
"Hmmm, aku akan ke butik Guen dan akan menemui Keanu untuk membicarakan ini. Tidak bisa dibiarkan. Guen harus menikah dengan Carcas, jika anak mu yang bodoh itu tidak mau menikahinya," jawab Natalia menekan tombol kunci agar Barca memasuki mobilnya.
"Ya, aku ikut denganmu," Barca bergegas memasuki mobil menuju butik Guen.
Saat tiba di kediaman Guen, lebih tepat dibutik gadis berwajah oriental itu. Natalia dikejutkan dengan pemandangan Guen akan berangkat menuju Paris. Dengan tergesa-gesa calon ibu mertua tidak jadi itu berlari mengejar Guen yang akan memasuki mobil.
"Guen, Guenhumura!" teriak Natalia.
Guen menatap lekat wajah Natalia yang sangat lembut dan keibuan, "aunty?" sapanya lembut.
"Hmmm, panggil aku Mama, sama seperti sahabat Samuel yang lain," ucap Natalia menyentuh jemari Guen.
"Kamu mau kemana hmmm?" tanya Natalia penasaran.
__ADS_1
Guen tersenyum, "aku dan Samuel telah berakhir aunty dan dia telah memutuskan untuk menikahi wanita lain. Aku tidak ingin mengganggu kehidupannya, karena aku akan melanjutkan pendidikan di Paris, doakan aku selalu bahagia dan menemukan pria baik dari putra anda," ucapnya.
"Ooogh Sam!" geram Natalia.
Guen memeluk tubuh Natalia, "maafkan aku Aunty, kami memang tidak berjodoh. Dia ingin wanita cantik yang sempurna dan mampu melayaninya. Sementara aku hanya membuatnya seperti sahabat, tidak lebih," kekehnya mengenang kisah cintanya seperti anak abege.
"Pulanglah ke Loumarin setelah kamu lulus, kami akan menemukan pasangan hidup yang layak untukmu dari Sam putraku," jelas Natalia merasa bersalah.
Guen mengangguk, dia menyalami punggung tangan Natalia dan Barca secara bergantian, memasuki mobil untuk segera ke stasiun.
Itulah terakhir kalinya Guenhumura bertemu dengan Natalia dan Barca, calon mertua yang sangat baik menurut gadis oriental itu.
Guen melanjutkan magister, untuk meneruskan kariernya untuk menjadi desainer terbaik di Loumarin. Dia menghabiskan waktu lebih kurang dua setengah tahun di Paris, tanpa ingin mengingat perpisahannya dengan Samuel. Gaun yang dia rancang menjadi pajangan dietalase yang akan selalu menjadi kenangan terburuk selama hidupnya.
.
.
Samuel berkali kali mengusap wajah tampannya, dia takut jika jujur pada Citra akan berdampak pada hubungan mereka yang sudah terjalin sangat lama.
"Cars, bisa kita bicara?" tanya Samuel.
Carcas sedikit kaget menatap kearah Citra dan sahabat yang lainnya. Dia mengajak Samuel untuk berbicara ditempat lain, mereka menuju restoran agar pembicaraan mereka tidak didengar oleh siapapun.
"Hmmm bicaralah," ucap Carcas meletakkan bokongnya disofa restoran.
"Apa kau kenal dengan Guenhumura? bukankah gadis itu nasabah terbaik bank mu? bagaimana jika kau menjalin hubungan dengannya? agar kau tidak pusing memikirkan gadis siapa yang akan kau nikahi sesuai permintaan Keluarga Alister," jelas Samuel pada Carcas.
Tentu kedua alis Carcas menyatu, "apa kau meminta aku untuk menikah dengan gadis yang sudah kau kencani?" tanyanya sedikit kesal dan penuh selidik.
Samuel mendengus kesal dengan pikiran Carcas, "ooogh, kenapa kau berfikir aku berkencan dengannya? dia masih suci, belum pernah aku sentuh, karena dia masih fokus dengan karier dan pendidikannya. Kau bisa mendekatinya, tapi jangan beritahu pada Citra," jelas Samuel terdengar memohon.
Carcas menarik nafas panjang, memijat pelan pelipisnya, "akan aku coba, tapi tidak sekarang. Karena aku tidak mudah untuk dekat dengan wanita. Apalagi itu bekas teman. Jangan paksa aku Sam," jelasnya menolak secara halus.
__ADS_1
"Tapi dia wanita baik Cars, aku yakin kau akan bahagia bersamanya," mohon Samuel agar pernikahannya tidak gagal dengan Citra.
🌹🌹🌹
Seiring waktu berjalan, sudah hampir empat tahun hubungan kepura puraan anak anak bangsawan ini dihadapan keluarga, ternyata tercium oleh Keanu dan Gerry.
Keanu mengundang Barca dan Natalia begitu juga Fransiskus ayahnya Citra. Dengan sangat cepat Keanu memutuskan agar tidak membatalkan pernikahan putra putri mereka asal Carcas mau menikah dengan gadis baik.
Hal inilah yang membuat Carcas harus mengambil keputusan untuk mendekati Guenhumura. Waktu sudah semakin dekat. Beberapa pertimbangan yang harus Carcas pikirkan dalam menerima gadis oriental yang pernah menjalin hubungan dengan Samuel sahabatnya.
"Siapa yang akan kau jadikan istri Cars?" tanya Keanu saat putranya memasuki kediamannya.
"Hmmm Pa, aku sedang berusaha mendekati sahabat Samuel, pemilik butik yang dipersimpangan sudut kota. Dia nasabah kita. Sudah tiga bulan dia menunggak, tidak melakukan pembayaran seperti biasa. Aku baru menemuinya dan aku tertarik," jujur Carcas dapat didengar oleh Gerry.
"Apa kau akan menikahi nasabah kita Cars? dia bukan bangsawan, dia hanya wanita miskin, aku tidak ingin memiliki menantu dari kalangan biasa," tolak Gerry pada keputusan putranya.
Carcas sedikit kesal mendengar penuturan ibunya, "dia wanita cerdas, dia memiliki mimpi sama seperti ku! dia wanita cantik dan baik, kulitnya halus sangat sempurna walau dia tidak bangsawan dia sangat sempurna seperti omongan Samuel," belanya.
Gerry menatap muak pada Keanu, "darahnya sama sepertimu, menyukai wanita biasa, bahkan enggan memikirkan untuk meneruskan bangsawan kita," bisiknya menggeram meninggalkan dua orang yang bodoh dimatanya.
"Ma, apa maksudmu? apakah aku harus menikah dengan Anggel sesuai rencana mu ingin memiliki menantu sosialita yang tidak mengerti kehidupan diluar sana!" teriak Carcas disambut oleh jari tengah Gerry.
"Suiiiit," geram Carcas mendapat perlakuan itu dari Gerry.
Keanu menepuk pundak Carcas, tersenyum menatap putranya, "lakukan sesuai hatimu, jangan sampai pernikahanmu batal hanya karena keinginan Gerry," tegasnya.
Carcas tersenyum sedikit lega, karena mendapat izin dari Keanu, "terimakasih Pa, aku akan membawanya untuk menemuimu beberapa hari lagi. Besok aku akan pendekatan dulu sama dia, karena aku lihat dia sangat baik dan sopan," jelasnya membuat Keanu tenang.
Hmmmm, ternyata pendekatan awal memang untuk bisnis,🤧
Tobe continue...
Mohon dukungan Like dan Vote pada karya ku, jangan lupa comment yah.❤️
__ADS_1