
Guenhumura masih tertegun menatap lekat wajah William dan Nanta secara bergantian. Dua pria tampan yang menjadi clien barunya membuat dia sedikit bimbang. Kejujuran William membuat Guen semakin memperkuat keyakinannya bahwa Carcas adalah pria normal.
William kembali bertanya kepada Guen, "jika kamu memang benar istri Carson Carcas Alister, kemana dia? kenapa dia tidak menemani mu disini?" tanyanya.
Guen tersenyum tipis, "dia akan menyusul ku disini. Secepatnya, sebelum kita melanjutkan perjalanan ke Netherland," jelasnya tenang.
William dan Nanta tersenyum senang mendengar penuturan Guen, "setidaknya Carcas akan senang jika kamu bekerja sama dengan kami. Apalagi saya sahabat Citra," jelasnya senang.
Guen memijat pelan pelipisnya, kembali menatap kearah handphone miliknya, "kemana Carcas? kenapa dia tidak meneleponku kembali? apakah dia tidak ingin menjalin komunikasi dengan ku?" batinnya.
Drrrt drrrrt,
"Carcas," batin Guen tersenyum senang.
Guen mengusap dadanya, mengatur suara agar tetap lembut.
📞"Ya sayang!" Guen.
Deg,
Carcas melihat layar handphone secara seksama, "benar Guen," batinnya.
📞"Guen, kamu dimana? kenapa tidak menunggu ku? apa kamu baik baik saja?" Carcas khawatir.
📞"Ooogh, ya. Aku baik baik saja. Ada apa? bukankah kamu yang meminta aku pergi meninggalkan Loumarin?" tanya Guen menatap William dan Nanta yang juga menatapnya.
📞"Ya, tapi aku minta maaf. Jangan tinggalkan aku seperti ini. Kamu dimana Guen? aku akan menyusulmu," mohon Carcas.
📞"Hmmm, ya. Lebih baik begitu, agar kita bisa menentukan langkah kedepannya," tegas Guen.
📞"Guenhumura, aku minta maaf, aku tidak sengaja melakukan hal itu padamu. Aku sangat mencintaimu. Beritahu aku, bagaimana caranya aku meminta maaf kepada mu, Guenhumura?" suara Carcas terdengar frustasi.
📞"Ck, aku sedang bersama William dan sekretarisnya Nanta. Apa kamu mengenal mereka? bisa jelaskan, apakah kamu seorang guy Cars?" tanya Guen tanpa basa basi..
📞"Ooogh shiiit, apa kamu bertemu dengan pasangan homo itu sayang? aaaagh, baik. Aku dan William hanya teman semasa di Prancis, dia seorang desainer Rabbit hole. Aku rasa dia pebisnis handal dan kami hanya membahas masalah bisnis, tidak ada yang lain Guen," jelasnya panjang lebar.
📞"Apa kamu sedang mempermainkan perasaan ku, Cars?" tanya Guen meyakinkan dirinya.
📞"Kamu dimana sayang? aku akan menyusulmu. Semua account, mobil dan fasilitas ku dicabut Keanu. Kecuali apartemen, aku membutuhkanmu Guen, jangan buat aku seperti ini," kenang Carcas.
Guen tersenyum tipis, mendengar curhatan pria arogan yang kaya harus menerima kenyataan, miskin mendadak.
__ADS_1
📞"Oke, aku di Shangri-La Paris," jelas Guen meletakkan handphone kembali diatas meja.
Carcas bergegas membawa beberapa pakaiannya yang berada dikediaman Guen, memanggil taksi untuk ke stasiun meninggalkan Loumarin menuju Paris.
Guen kembali fokus pada pekerjaannya, mengenyampingkan urusan pribadi yang mungkin akan berdampak pada bisnis mereka.
"Yang penting Carcas akan jujur pada ku, jika tidak aku buat dia melarat sama seperti Keanu memperlakukannya," kekeh Guen dalam hati.
William dan Nanta merevisi beberapa dress sesuai permintaan para sahabat mereka, mengirim ulang pada peminat baru.
Nanta meninggalkan kamar karena ada beberapa pekerjaan yang harus dia selesaikan di butik mereka.
"Oya Guen, bagaimana jika kita mengundang Citra dan suaminya. Aku belum mengenal mereka, karena aku dengar suami Citra adalah pewaris rumah sakit di Loumarin. Apakah mereka sudah kembali dari berbulan madu dari Italia?" tanya William.
Guen tersenyum, "saya tidak tahu Tuan," jelasnya.
William menghubungi Citra, berbicara menggunakan bahasa planet mereka, yang sesungguhnya Guen tidak memahami percakapan dalam bahasa Italia.
Beberapa kali William melirik kearah Guen, saat tengah asyik ngobrol dengan Citra melalui telefon.
📞"Baik aku akan menunggumu disini sayang," ucapnya mengakhiri saluran telepon mereka.
"Maaf Tuan, jangan terlalu mendengar ucapan Citra, dia terlalu berlebihan, aku tidak pernah diperebutkan oleh pria di Loumarin," jelas Guen pada William.
"Ya, ya, saya rasa anda terlalu merendah pada saya," kekeh William.
Tiiing,
Sebuah pesan melalui email masuk ke handphone milik William.
"Guen, ooogh God! kamu pasti senang bekerja sama dengan ku," ucapnya memberi informasi yang sangat mengejutkan.
Guen hanya tersenyum tipis, melihat wajah kemayu itu lebih bersemangat, "ya Tuan?" tanyanya sedikit penasaran.
"Kita akan melakukan wedding fashion di Netherland dan mereka akan memberikan down payment sebesar 50% ke account atas nama mu Guenhumura. Brand mu akan terkenal. Percayalah cantik, kamu akan menetap diapartemen milik saya jika tidak keberatan. Semua akan saya persiapkan. Butikmu juga akan saya alihkan kesini," jelas William penuh semangat.
Pikiran Guen berkecamuk seketika, "bagaimana mungkin aku akan meninggalkan Loumarin, disana adalah kota pertama aku merintis dunia ku. Apakah aku harus pindah ke Paris meninggalkan Loumarin? jika memang Papa menarik semua fasilitas Carcas, berarti ini kesempatan baginya untuk menunjukkan siapa dirinya. Benar ternyata feeling ku, ternyata dia CEO yang bodoh," kekehnya dalam hati.
"Guenhumura," panggil William melambaikan tangan diwajah Guen.
"Ooogh ya, saya sedikit bimbang. Akan aku pertimbangkan setelah Carcas tiba di Paris," jelas Guen.
__ADS_1
"Baik, jika tidak ada lagi saya akan ke restoran dibawah. Jika kamu tidak keberatan, kita bisa melanjutkan pembicaraan di bawah. Saya ditunggu oleh sahabat disana," jelas William berlalu meninggalkan Guen.
Guen menatap lekat punggung William berlalu meninggalkan kamarnya, saat pintu tertutup rapat, dia berteriak keras, "yeeeesss," senyumnya penuh bahagia.
Bagaimana tidak, selama bertahun-tahun dia merintis usaha dibutik wedding dress, baru kali ini dia akan memiliki brand sendiri dibawah naungan Rabbit hole. Siapa yang tidak akan berteriak bahagia mendengar semua perencanaan William yang memiliki brand tersendiri dan terkenal.
Drrrrt drrrrt,
Handphone Guen kembali bergetar, "Salsa," batinnya.
📞"Ya," Guen.
📞"Kamu dimana? Ibu Elizabeth mencarimu, Tuan Keanu dan Nyonya besar Gerry Alister mencari keberadaan mu. Aku takut Guen, apakah kita akan menutup sementara butik ini? karena mereka sempat mengancam akan meratakan butik kita Guen," cerita Salsa merasa khawatir.
📞"Ya, aku sudah memiliki plan B untuk langkah kita berikutnya. Tenanglah, semua akan baik baik saja," jelas Guen berusaha menenangkan Salsa.
📞"Ya, bagaimana dengan William? apakah dia seorang pria yang tampan?" goda Salsa.
Guen tertawa,
📞"Ya, sangat tampan. Sayang dia hanya seorang gay," kekeh Guen.
Salsa berteriak kaget,
📞"Apakah kamu serius dia seorang gay? ooogh aku kecewa. Aku justru menginginkan seorang pria designer seperti William," rungut Salsa.
Mereka tertawa saling melepas kerinduan, tanpa harus membahas tentang masalah pribadi keluarga kecilnya.
.
.
Perjalanan yang sangat jarang dilakukan Carcas semasa hidupnya, menggunakan kereta api sangat membuatnya bingung. Biasa membawa mobil mewah dan memiliki card unlimited, harus mengalami perubahan secepat kilat karena ulah Keanu Alister yang meminta pengakuan dari Carcas untuk menyerang Gerry. Justru menjadi senjata makan tuan bagi Keanu.
Dengan segala kekuasaan yang Keanu miliki mampu mematahkan kaki dan seluruh persendian Carson Carcas Alister, untuk segera mengalah. Mengakui dan menerima Elizabeth sebagai ibu kandung, agar Keanu bisa menceraikan Gerry secara resmi dihadapan keluarga besar Alister.
Hmmm picik, 🤬🤧
Tobe continue...
Mohon dukungan Like dan Vote pada karya ku, jangan lupa comment yah.❤️
__ADS_1