CEO, Gadis Bersyarat

CEO, Gadis Bersyarat
Menuju angkasa luar...


__ADS_3

Elizabeth gadis yang jauh dari godaan dunia luar, tapi keadaan harus merubah sudut pandangnya demi menyelamatkan anak asuh yang tidak beruntung untuk tetap ikut bersamanya.


Sejak kepergian Gerry ke New York siang itu, membuat Keanu sedikit liar pada gadis yang berjarak lima meter dari duduknya, dihalangi meja kerja diruangan clasik modern itu, dihiasi tirai berwarna silver.


Setelah mendapat kabar dari Dida tentang keberadaan Gerry dalam perjalanan menuju stasiun kota, pelan Keanu mendehem, mendekati Elizabeth yang menjadi pusat perhatiannya sejak tadi.


"Ehem," Keanu melirik kearah Elizabeth yang mematung dengan bibir komat kamit seperti sedang membaca mantra.


"Hei, apa yang sedang kau lakukan? apa aku seperti hantu diruangan ini?" goda Keanu pada Elizabeth.


Elizabeth kembali menunduk, bibirnya sejak tadi digigit secara bergantian.


Keanu semakin gemas, mendekati gadis mungil yang sangat alami itu agar mendapatkan chemistry antara mereka berdua.


"Apa kamu lapar?" tanya Keanu semakin mendekat.


Kriiiuk kriiiuk kriiiuk,


Cacing didalam perut Elizabeth terdengar tengah berdemo keras saat Keanu mendekat.


"Hmmm, maaf Tuan, pengawalmu menjemput ku lebih cepat. Jadi aku belum sempat sarapan," ucapnya jujur.


Keanu mengusap lembut kepala Elizabeth, menarik tangan gadis itu untuk ikut bersamanya mencari makanan kesukaan mereka.


Keanu melepas tangannya saat berada dilantai bawah kantor Keluarga Alister, agar tidak diketahui oleh siapapun tentang hubungan cinta terlarangnya.


"Maaf, ini adalah kantor keluarga, aku harap kamu bisa mengerti El," bisik Keanu saat akan memasuki mobil.


Elizabeth hanya tersenyum enggan memberi jawaban pada pria tampan itu. Baginya bisa dekat dengan orang yang berpengaruh di Loumarin adalah suatu kebanggaan tersendiri.

__ADS_1


Keanu membawa Elizabeth keapartemen pribadi miliknya, meminta pelayan menyiapkan beberapa makanan segera dan diantar kekamar yang akan menjadi saksi dunia baru mereka.


Jujur perasaan kedua insan yang hanya terpaut lima tahun itu sedang tidak baik baik saja. Dihati Elizabeth dia ingin lepas dari rasa takut yang menghantuinya sejak tadi malam, sementara dihati Keanu timbul rasa penasaran yang besar dibanding rasa tulus untuk memiliki seutuhnya gadis itu.


"Duduklah, selama kamu dalam pengawasanku, kita akan menghabiskan waktu bersama dikamar ini. Aku harap kamu akan selalu disini, karena aku akan terus melakukannya hingga kita berhasil sesuai rencana," ucap Keanu menutupi modusnya.


Deg,


Sheeeer,


"Apa saya tidak boleh kembali ke panti asuhan Tuan?" tanya Elizabeth pelan.


"Ssssst, jangan panggil Tuan, panggil aku Ken," kecup Keanu pada bibir merah alami Elizabeth.


Cup,


Keanu kembali mendekatkan tubuhnya, wajah cantik dan tampan itu saling menatap. Perasaan lapar yang dirasakan oleh gadisnya seketika hilang karena gugup berhadapan dengan Keanu Alister.


"Apakan ini yang pertama untuk mu?" tanya Keanu mengecup lembut bibir Elizabeth kembali.


"Hmmmm," Elizabeth membelalakan matanya, menatap mata Keanu yang sangat sengaja membuat gadis itu gugup tidak menentu.


Pelan Keanu menggigit bibir bawah Elizabeth agar mau membalas ciumannya secara refleks tanpa paksaan.


"Aaagh," teriak kecil Elizabeth membuat Keanu tidak sabar melakukan aksinya untuk melakukan lebih pada gadis yang akan mengandung anaknya.


"Bibir mu manis sekali," ucap Keanu kembali mendekatkan wajah mereka.


Elizabeth menahan tubuh Keanu yang semakin mendekat, "Tu Tu Tuan," bisiknya secara terbata bata.

__ADS_1


"Hmmmm," Keanu terus menciumi leher indah milik Elizabeth, membuat gadis oriental itu hanya meremas lengan pria tampan yang tampak kehausan.


Kriiiuk kriiiuk kriiiuk,


Suara merdu dari balik perut rata Elizabeth kembali terdengar, membuat Keanu tersenyum tipis menghentikan aksinya.


"Maaf Tuan, aku sangat lapar," ucap Elizabeth segan.


Keanu memilih duduk disamping Elizabeth, melilitkan tangannya di pinggang ramping gadis itu dengan sangat manja.


"Makanlah dulu, sebelum aku memakanmu," kekeh Keanu menggigit bahu Elizabeth sedikit manja.


Elizabeth membelalakan matanya, "sakit Tuan," rengeknya membuat Keanu tidak kuasa menahan hasratnya.


Keanu menggendong tubuh Elizabeth menuju ranjang peraduannya, tanpa peduli dengan kondisi gadis itu. Rasa penasaran mengalahkan segalanya.


"Tuan jangan," ucap Elizabeth masih menahan perlakuan Keanu yang sudah tidak sabar untuk membuka satu persatu yang menghalangi mereka.


Tok tok tok,


Keanu menatap mata Elizabeth yang berada dibawahnya, "makananmu sudah datang. Makanlah, setelah itu lakukan tugasmu dengan baik, aku ingin membawamu terbang melayang bersama ku menuju angkasa luar yang sangat indah," kecupnya pada bibir dan kening gadisnya.


Tentu nafas Elizabeth sedang berpacu hebat atas perlakuan Keanu pada bibirnya yang membuat kebas dan kecanduan. Wajah cantik itu terlihat semerah tomat, sebelum semua itu terjadi membawanya kedunia yang berbeda sesuai janji Keanu padanya.


Hmmmm, sabar yah, 🤧🌹


Tobe continue...


Mohon dukungan Like dan Vote pada karya ku, jangan lupa comment yah.❤️

__ADS_1


__ADS_2