CEO, Gadis Bersyarat

CEO, Gadis Bersyarat
Pengambilan hak.


__ADS_3

Carcas hanya terdiam, merasa sangat bersalah, karena telah berani menghancurkan harapan seorang wanita baik seperti Guenhumura.


"Aku akan menghadapi Stanley! Tenanglah."


Tiiing,


Pintu lift terbuka lebar, Guen dengan langkah mantap mencari keberadaan Stanley.


Braaaak,


Guen melempar ATM yang dia punya dihadapan pria gemulai itu.


"Cepat kau urus pelunasan butik ku! Jika kalian mempersulit ku, aku akan menuntut Bank Alister, atas memperlambat pengambilan hak atas aset yang aku miliki!"


Stanley, tampak bingung. Tangannya bergetar hebat saat berhadapan dengan Guenhumura.


"Bu, ini perintah Tuan besar Keanu Alister. Saya tidak bisa membantah," suara Stanley terdengar gugup.


Guen meraih gunting yang ada dimeja kerja Stanley, tangan halusnya, meraih gunting dengan sigap, "kau selesaikan, atau nafasmu cukup sampai disini."


Gerry menahan lengan Guen, "tolong jangan ceroboh Guen," mohon Gerry.


Seketika Carcas menginjak kaki Stanley agar melakukan sesuai perintah mereka.

__ADS_1


"Cepat lakukan!" perintah Guen.


"Ba-ba-baik Tuan," Stanley memanggil bagian legal, meminta agar menyelesaikan semua milik Guen, tanpa konfirmasi pada Keanu Alister.


Mereka memasuki ruangan yang pernah ditempati Carcas selama menjabat sebagai CEO disana.


"Tapi kalau saya dipecat bagaimana Tuan?" Stanley benar benar memohon belas kasih dari Carcas dan Guenhumura.


Seketika Guen tidak peduli dengan semua drama yang dimunculkan oleh Keanu. Baginya kali ini, mereka harus benar benar mengeluarkan haknya sebagai nasabah di Bank Alister.


Bagian legal yang merasa terancam, seperti makan buah simalakama. Jika dilakukan, akan dipecat, tidak dilakukan akan disakiti secara langsung oleh menantu Keanu Alister, tanpa rasa takut.


Stanley menggesek ATM milik Guenhumura, menanda tangani semua berkas, sesuai perjanjian mereka yang lama.


"Berani sekali kalian membuat onar di kantor ku...!"


Suara bariton Keanu sangat mengejutkan bagi mereka yang ada diruangan Carcas, saat menanda tangani berkas, dalam ancaman Guen.


"Pa....!" Carcas menghampiri Keanu sedikit melunak.


Tatapan permusuhan terlihat jelas dimata Keanu pada Gerry.


"Aku tetap akan menikah dengan Elizabeth, dan menceraikan mu Gerry! Aku tidak akan meminta persetujuan dari kalian. Pengacara ku, akan segera mengurusnya! Aku pastikan, kau tidak akan mendapatkan harta sesenpun dari pernikahan kita!" Keanu mengatakan dengan suara lantang.

__ADS_1


Sheeeer,


Semua yang mendengar ucapan itu, sontak terdiam, mereka terpaku, Gerry justru diam membisu.


"Ken.... Jika aku memang tidak pantas menjadi bagian hidupmu, aku terima. Aku akan pergi meninggalkan Loumarin, sesuai keinginanmu. Lanjutkan pernikahanmu. Aku harap kau bahagia dengan menikahi wanita yang sepantasnya menjadi selir dalam hidupmu. Ingat Ken, suatu saat kau akan menerima hukuman yang sama, atas pengkhianatan yang kau berikan padaku. Aku permisi!"


Gerry meninggalkan ruangan, yang menjadi saksi bisu perceraian mereka, didepan semua orang, termasuk anak dan menantunya.


Keanu mengalihkan pandangannya kearah Guenhumura dan Carcas. Dia tidak ingin berdebat panjang, setelah menghancurkan seluruh harapan seorang wanita plastik, selama ini mendampinginya dengan segala kekurangan yang nyata.


"Ambil hak kalian, dan tinggalkan Loumarin, jangan pernah aku melihat wajah kalian disini. Aku akan tetap menikah dengan Elizabeth, setuju atau tanpa persetujuan kalian."


Keanu meninggalkan ruangan Carcas, dengan wajah kecewa, bahkan hati yang seketika teriris pilu.


"Apa yang aku lakukan ini sudah benar? Apakah keputusanku untuk menikahi Elizabeth adalah sebuah perasaan atau hanya kebutuhan? Selama ini Gerry senantiasa memberikan kesejukan yang berbeda, walau dia tidak mampu melayani hasratku!" wajah Keanu memerah.


Kakinya terhenti didepan mobil milik Gerry, melihat kearah kaca yang terbuka. Deraian air mata yang keluar dari wanita keras kepala namun setia, membuat pria separuh baya itu mendekatinya.


"Apakah.....!" suara Keanu terhenti, saat Gerry meminta sopirnya segera meninggalkan parkiran.


Gerry benar benar pergi, tanpa menatap kearah Keanu, tidak memberi syarat ataupun lambaian tangan. Dia pergi dengan semua kelukaan yang dalam, tanpa mau berbasa-basi dengan keadaan.


________

__ADS_1


__ADS_2