CEO, Gadis Bersyarat

CEO, Gadis Bersyarat
Dunia baru.


__ADS_3

Malam yang dingin terasa sangat hangat bagi dua insan yang tengah asyik menikmati indahnya syurga dunia. Elizabeth benar benar dibawa terbang oleh Keanu tanpa kenal lelah dengan rintihan kecil keluar dari bibir mungil gadis yang telah mampu memberikan keindahan berbeda bagi pria bangsawan berdarah Prancis itu.


Keanu enggan mengehentikan gerakannya diatas tubuh Elizabeth walau gadis itu sudah memohon kepadanya.


"Aku tidak akan pernah berhenti, hingga benar-benar aku merasa puas El," bisik Keanu ditelinga Elizabeth saat berhasil menembus nirwana syurga dunia Elizabeth dengan jeritan sangat menggairahkan.


Berkali kali Keanu memompa dibawah sana penuh semangat membuat rasa sakit yang awalnya sangat terasa tiba tiba menjadi suara indah yang terdengar mengisi tiap tiap sisi ruang kamar mereka.


Wajah polos itu berubah seketika menjadi sedikit memerah karena gairah yang mampu diciptakan oleh Keanu dalam hitungan beberapa jam saja.


Keanu memperlakukan Elizabeth sangat baik, begitu penuh perasaan dan cinta tanpa dihantui oleh bayang bayang Gerry istrinya.


"Oooogh aaaagrrrrh," Keanu melepaskan semua kebahagiaannya menembus dinding rahim yang akan dibuahi demi mendapatkan keturunan dari gadis berwajah oriental itu.


Seketika tubuh gagah itu ambruk, setelah berkali kali mereka melakukan lagi dan lagi tanpa kenal lelah.


Entah apa yang dirasakan Elizabeth pada bagian syurganya setelah dihujani beberapa tetes air, dengan keringat bercucuran hingga tak terasa banyak goresan yang diberikan gadis itu untuk menghilangkan rasa sakitnya pertama kali melakukan hal itu.


Keanu membawa Elizabeth kedekapannya, "maaf, aku terlalu kelaparan hingga membuatmu kelelahan," bisiknya lembut ditelinga gadis tersebut.


Elizabeth menggigit bibir bawahnya, merasakan tangan kekar itu melilit perut ramping yang sebentar lagi mungkin akan ada janin didalamnya untuk membahagiakan Keluarga Alister yang terhormat.


"Apakah anda menjadikan saya pemuas nafsumu Tuan?" tanya Elizabeth sedikit kesal karena Keanu enggan berhenti menikmati syurganya.


Keanu tertawa, "jika memang kamu aku jadikan pemuas kebutuhanku, apa itu salah? kau sangat cantik alami dan sempurna dimata ku. Jangan kau berikan tubuhmu pada siapapun karena kamu hanya milikku," jelasnya mencium lembut leher Elizabeth, meninggalkan jejak merah disana.


Elizabeth hanya memejamkan matanya, jujur ini yang pertama kali baginya, sangat jelas terasa, ada kebahagiaan tersendiri baginya. Bisa dapat berhadapan dengan pria tampan bergelar bangsawan yang kaya raya.


"Tidurlah, aku akan menjagamu, terimakasih karena kamu bersedia mengandung anak ku nanti," bisik Keanu mendekap tubuh Elizabeth, mengusap lembut punggung mulus nan putih bersih tidak bernoda.


.


Dikota New York, ditemani lampu temaram menghiasi kamar milik seorang wanita yang lebih mirip dengan barbie' berjalan tengah meringkuk dipinggir ranjang menikmati cemilan yang disediakan pelayan. Gerry tengah dibalut rasa kecewa teramat dalam atas tindakan Keanu terhadapnya.

__ADS_1


"Bagaimana jika wanita itu tidak mau menyerahkan anak kami jika sudah lahir? atau dia mengambil Keanu dari ku? bagaimana hidupku jika Ken mencintai wanita itu?" Gerry meracau sendiri didalam kamar tanpa peduli kesehatannya saat ini.


Badannya bergetar karena menangis, mengenang kisah indahnya bersama Keanu. Bagaimana tidak, pria muda yang sangat baik dan juga romantis mampu mencintainya walau terlalu banyak larangan atau penolakan darinya.


"Masak diusia dua tahun pernikahan ku harus kandas karena wanita Jepang itu. Hebat sekali dia menarik perhatian Keanu dalam waktu singkat," isaknya dalam tangis.


Drrrt drrrrt,


Gerry melihat layar handphone miliknya, tertulis nama "Suamiku," batinnya.


📞"Ya Ken?" Gerry.


📞"Kamu dimana? sudah tiba diapartemen?" Keanu.


📞"Hmmm, kau dimana? apakah masih bersama gadis kampung itu?" tanyanya sinis.


Keanu mendengus kesal.


📞"Aku menelfon karena peduli pada kesehatanmu sayang, jika kau masih kasar, aku tidak akan peduli. Apa kau siap?" ancam Keanu pada Gerry membuat istrinya terdiam membisu.


📞"Sudah, lakukan saja sesuai keinginanmu! aku ingin istirahat," Gerry menutup telfon mereka, meletakkan handphone kembali diatas nakas.


Gerry menangis sejadi jadinya, begitu sakit membayangkan suaminya tidur dengan wanita lain demi mendapatkan keturunan.


"Beginikah rasanya jika kita tidak mampu memberikan keturunan pada suami? bagaimana jika suatu hari nanti anak itu akan membenciku?" batin Gerry kembali meratapi hidupnya.


Tidak terasa Gerry terlelap, masuk kedalam mimpi indahnya, tanpa mau memikirkan tentang Keanu dan wanita Jepang itu kembali.


.


Hari berganti hari, minggu berganti minggu, waktu terus berjalan, setelah empat bulan kebersamaan Keanu yang semakin intens bersama Elizabeth akhirnya wanita berwajah oriental itu dinyatakan positif hamil.


Tentu menjadi suatu kebanggaan bagi pria berwajah tampan itu akan memiliki anak yang dia katakan kepada pihak Keluarga Alister bahwa Gerry lah yang tengah mengandung.

__ADS_1


Beberapa kali Gerry merasa kesal, karena Keanu sampai hati akan membawa wanita itu ke New York dengan berbagai macam alasan.


📞"Apa kau tidak mencintaiku lagi Ken? sehingga tega sekali kau membawanya dekat dengan ku! aku tidak sudi, jika kau mau silahkan bawa dia kekediaman kita di Prancis, setelah anak itu lahir aku akan menyusul kalian," tegas Gerry menolak permintaan Keanu untuk yang terakhir kalinya.


📞"Baiklah, jika itu inginmu. Kemungkinan wanita ini akan melahirkan dalam dua bulan lagi, jangan sampai kau tidak datang saat anak kita dilahirkan," jelas Keanu pada Gerry.


📞"Ya, akan aku coba," ucap Gerry kembali menutup telfonnya dengan meratap.


Keanu membawa Elizabeth menuju Prancis, dengan sangat hati hati. Beberapa mata tertuju pada pasangan ini, karena kedekatan keduanya semakin intens, membuat kedua orang tua Keanu menaruh curiga.


"Ken, bagaimana jika orang tuamu datang kesini? karena ada beberapa orang asing aku lihat pernah datang keapartemen kamu," tanya Elizabeth sedikit khawatir.


Keanu memeluk tubuh mungil Elizabeth yang semakin berisi, "tenanglah, semua akan baik baik saja," ucap Keanu menenangkan hati Elizabeth.


Wanita itu benar benar dibuat melayang oleh Keanu karena kelembutannya dalam menjaga Elizabeth.


"Ken, apa aku salah jika mencintaimu?" bisik Elizabeth saat berada didalam dekapan Keanu.


Sheeeer,


Keanu terdiam, bibirnya tidak mampu berucap, sesungguhnya apa yang Elizabeth rasakan juga dapat dia rasa. Kebersamaan mereka yang sudah berlangsung hampir setahun tentu menambah kesan romantis jika telah menghabiskan malam yang selalu indah.


"Tenanglah El, tidak ada yang salah. Kau sangat baik padaku," kecup Keanu pada kepala Elizabeth.


Elizabeth benar benar memiliki dunia yang baru selama menjalani kehidupan bersama Keanu. Kemewahan kecil yang diberikan membuat wanita Jepang itu serasa dimanja menjadi wanita sempurna agar tenang menjalani hari dengan baik selama proses kehamilannya.


"Apakah setelah ini kita tidak akan bertemu lagi Ken?" tanya Elizabeth penasaran.


Keanu tersenyum, "mungkin aku akan menemuimu secara diam diam, tapi tidak seintens saat ini. Bahagia lah kamu dengan dunia barumu setelah ini dalam mengurus panti asuhan. Aku akan menjadi donatur tetap untuk panti," janji Keanu pada Elizabeth, membuat wanita itu tersenyum lega.


"Terimakasih Ken," kecup Elizabeth pada bibir Keanu tanpa sungkan.


Tobe continue...

__ADS_1


Mohon dukungan Like dan Vote pada karya ku, jangan lupa comment yah.❤️


__ADS_2