Ceo Jatuh Cinta

Ceo Jatuh Cinta
chapter 10


__ADS_3

chris merias sedikit wajahnya yang cantik dengan make up, Ia juga sudah memakai gaun pesta berwarna hitam dengan hiasan renda dibawah dressnya. Gadis bermahkota soft pink itu berdecak kesal saat mengingat pembicaraannya beberapa jam yang lalu dengan ibunya yang baru datang dari Siya. Ibunya memaksanya untuk datang kepesta pamannya, kason wirono.


Sebenarnya bukannya gadis itu tak mau tapi jujur chris sedikit keberatan harus pergi kepesta dengan kelvin, karna ia tau dipesta nanti pasti banyak wartawan dan para pebisnis lainnya yang datang kepesta tersebut. Karna paman chris itu juga seorang pebisnis. Dan gadis itu takut jika pertunangannya dengan kelvin diketahui media dan itu akan membuat gadis yang dicintai kelvin sedih.


Meski chris tak begitu kenal dengan gadis pirang itu namun , ia yakin gadis itu sangat mencintai kelvin. chris mendukung hubungan mereka, karna chris sudah menganggap kelvin sebagai kakaknya sendiri. chris harus menemui gadis itu sebelum pergi kepesta pamannya.


Ia sudah memberitahu kelvin, jika ia akan kepesta dengan mobilnya sendiri dan lebih baik bertemu dipesta saja dan kelvin setuju akan hal itu. chris yakin kelvin juga terpaksa datang kepesta itu. chris merasa tak enak hati pada kelvin, ia pun meminta maaf pada kelvin karna harus datang kepesta itu, bagaimana lagi chris selalu tak tega jika ibunya memohon padanya.


chris mengemudi mobil sport merahnya yang jarang sekali ia gunakan dan ini untuk pertama kalinya gadis itu mengemudi mobilnya setelah kembali ke jepang. chris memberhentikan mobilnya tepat didepan toko bunga Yamanaka. Ia pun keluar dari mobil merahnya dan berjalan memasuki toko bunga milik gadis yang dicintai tunangannya tersebut.


"Selamat datang" Sapa gadis pirang pada Sakura yang baru datang. Gadis itu membalas senyum ramah gadis bernama Ina tersebut. "Apa anda ingin membeli bunga? Bunga apa yang anda cari?" Tanya Ina.


chris menggeleng. "Tidak. Aku datang kesini untuk bicara denganmu, Yamanaka-san" Ujar chris.


Gadis bermata aquamarine itu pun mengerutkan dahinya. "Maaf, anda siapa?" .


"Haruno chris, Tunangan Shimura kelvin." Ungkapnya.


DEG


Mata Ina terbelalak mendengar ungkapan chris. Jadi, kelvin sudah punya tunangan? sebab itulah ia menjaga jarak denganku, itulah yang ada dipikiran Ina saat ini.


"Jangan salah paham. Aku tau kau menyukai kelvin begitu juga dengannya. Aku datang kesini hanya untuk memberitahumu agar kau tak terkejut dan salah paham nantinya." Ujar chris.


"Apa maksudmu sebenarnya?" Tanya Ina tak mengerti. chris tersenyum tipis dan mulai memberitahu sesuatu pada gadis tersebut.


Pesta sudah dimulai setegah jam yang lalu, chris dan kelvin pun sudah hadir dipesta tersebut. Mereka mengobrol bersama dengan ibu chris, ayah kelvin dan tuan rumah mereka kason wirono. Disisi lain tak jauh dari mereka seorang pria tampan memakai tuxido memandang tajam chris dan kelvin yang terlihat mesra dimatanya hen. Seringai muncul dibibir tipis pria berambut raven tersebut. Ia berjalan mendekati mereka yang asyik mengobrol. "Hn. Selamat atas pernikahanmu, tuan wirono" Ucap pria bernama hendru itu pada Kason pria berambut abu-abu tersebut. Kason menoleh dan tersenyum ramah pada CEO wijaya Corp. tersebut.


"Aa, hendru. Terima kasih sudah mau datang" Ucap Kason.

__ADS_1


"Hn." hendru mengalihkan pandangannya kearah chris yang sedikit terkejut melihatnya. "chris, bisa kita bicara sebentar?" Tanyanya pada gadis merah muda tersebut.


"Baiklah" Jawab chris sedikit ragu. Ia meminta ijin pada ibunya dan yang lain sebelum pergi mengikuti hendru . kelvin menatap kepergian chris dan hendru dengan tatapan bertanya. Kason menyadari hal itu. "Apa kau cemburu, kelvin?" Tanya Kason.


kelvin menoleh pada pria itu. "Tidak juga." Jawabnya menggidikkan bahu. "Hanya saja aku tak rela, hendru membawa tunanganku begitu saja." Sambungnya.


"Itu sama saja, Bocah" Dengus Kason. kelvin dan Merry terkekeh geli sedangkan Dano tetap berwajah datar.


"Jika kau tak ingin kehilangan tunanganmu, Menikahlah segera." Sahut Dano.


"Ya. Itu benar, bukankah kalian sudah lama bertunangan?" Timpal Merry. kelvin hanya diam tak menjawab, pria itu hanya memikirkan satu orang saat ini, Ina.


.......


.......


.......


.......


.......


"Tenang saja, besok aku akan datang kekantormu dengan berkas itu." Ucap chris.


"Hn. datanglah jam 11 siang. Karna aku ada rapat penting besok pagi." Ujarnya.


"Baiklah."


Hening sesaat.

__ADS_1


"Sebenarnya apa hubunganmu dengan kelvin?" Tanya hendru tiba-tiba.


"Untuk apa kau ingin tau?"


"Hn. Hanya ingin tau saja." Jawabnya acuh.


chris mendengus. Ia membuang muka kearah lain, matanya membulat sempurna dengan apa yang ia lihat saat ini. hendru yang melihatnya menaikan sebelah alisnya. "Ada apa?" Tanyanya heran.


"Kakek?" Gumam chris tak percaya. Matanya tak salah lihat bukan? chris melihat pria paruh baya yang sudah ia anggap sebagai kakeknya sendiri datang kepesta pamannya dengan pakaian resmi dan berkelas. Berbeda dengan biasanya kakek itu gunakan saat bertemu chris dijalan, yang lebih terlihat seperti gelandangan. hendru mengikuti arah pandangan chris, matanya juga menatap tak percaya sosok kakek itu.


"Bukankah dia itu pria yang bersamamu waktu itu dikedai ramen?"


"Ya. Kau benar"


"Siapa dia? kenapa dia bisa datang kepesta ini?".


"Karna kakek Jaya adalah tamu undangan disini, Dia pemilik Gamata Studio dan Gamahi Resort terbesar ditokyo." Timpal Naro. chris dan hendru menoleh kearah pria blonde yang tiba-tba ada datang menimpal.


"Jadi dia pemiliknya? darimana kau tau, naru?" Tanya hendru.


"Karna dia teman ayahku dan juga rekanku saat makan ramen dikedai " Jawab Naro polos. hendru mendengus.


"Aku tak percaya" Gumam chris.


"Jadi kau juga tidak tau? dasar bodoh" umpat hendru. chris berdecak kesal dan berlalu pergi menghampiri kakek tua tersebut.


.


.

__ADS_1


bersambung......


__ADS_2