
"a-ku cinta sama kaka" ucap arinda pelan karena malu
"aku ga denger, bisa kamu ulangi?" sahut gavin menggoda arinda
"ga ada pengulangan" ucap arinda kesal dengan sikap gavin yang menggodanya
"ya, iya sayang. terima kasih telah membalas cinta yang aku berikan untukmu sayang" ucap gavin manarik arinda ke dalam dekapannya.
arinda memneratkan pelukan yang hangat dari gavin. hatinya bergetar sangat hebat. karena untuk pertama kali arinda merasakan cinta pada lawan jenis
*sungguh indah ciptaan mu tuhan, kau ciptakan pelindung untuk diriku yang mana pria itu orang yang belum lama mengenalku. tapi dengan hatinya menggetarkan hatiku. tak akan aku sia-siakan dia karena aku mencintainya. batin arinda
terima kasih tuhan emgkau telah menhadirkan cinta untuk ku. walaupun aku harus menunggunya. sekarang sudah terjawab dia membalas cinta ku. i love you arinda batin gavin*
gavin dan arinda melepaskan pelukannya. arinda merasa canggung dan malu. itu membuat gavin terkekeh melihat arinda malu seperti itu.
"tatap aku sayang" ucap gavin
arinda mengadahkan kepalanya ke wajah gavin. arinda menatap kekasihnya rona merah di wajahnya membuat arinda semakin menggemaskan. gavin tersenyum melihatnya. gavin menatap manik hitam arinda. gavin berencena ingin pulang ke jakarta setelah urusan di oerkebunan selesai.
"kaka sayang sama kamu"
"aku juga kakaku sayang"
"aku ingin pertunangan kita di percepat kamu mau sayang?"
"aku bingung ka"
"kenapa? ada yang ingin kamu utarakan pada ku sayang!"
"ka... bagaimana dengan sekolahku?" tanya arinda
"kamu ga usah khawatir, kamu tetap sekolah sayang. kita hanya meresmikan hubunga kita kalo kita sudah terikat"
"baiklah ka"
gavin mulai mendekati wajah arinda. gavin mencium arinda. ciuman semakin dalam dan penuh *****. gavin menggigit bibir arinda. arinda membukanya. lidah gavin melesatkan ke dalam mulut arinda. lidah mereka bertaut. gavin mengeksplore setiap inci di dalam mulut arinda.
gavin meremas salah satu buah milik arinda. gavin mengeratkan pelukannya, ia mulai hilang kendali. ia melepaskan pakaiannya dan pakaian arinda. hanya terlihat tubuh polos mereka berdua.
gavin menulusuri setiap lekuk tubuh kekasihnya. ģavin mengangkat arinda ke sofa panjang yang ada di ruang kerjanya. gavin mrngunci pintu ruang kerjanya.
__ADS_1
hasrat gavin sudah mencapai puncang. gavin mengangkat kaki arinda dan melebarkannya.
gavin mengarahkan juniornya ke dalam milik kekasihnya.
"aku akan pelan-pelan sayang"
"hm"
gavin mencoba membobol pertahanan arinda sekali dua kali gavin gagal dan ketiga akhirnya gavin membobol pertahanan milik arinda.
"auh sakit"
"maaf sayang"
gavin mencium bibir arinda untuk mengurangi rasa sakitnya.
gavin menggerakannya dengan pelan semakin lama semakin cepat. suara ******* mereka saling menggema.
"ka aku mau pipis, aku mau keluar"
"kita sama-sama sayang"
gavin mempercepat gerakkannya. mengeratkan pinggul arinda
akhirnya cairan bening milik gavin tumpah ruah di dalam rahim arinda. gavin melakukannya lagi dan lagi hingga sore hari.
arinda terkulai lemas karena di gempur gavin hingga sore hari.
arinda ingin bangun tapi gavin masih berada di atas tubuhnya. arinda memukul dada gavin pelan.
"ka aku mau ke kamar mandi"
"ya sayang"
"auh"
arinda merintih area sensitivenya sangat sakit. arinda mencoba menngeser tubuhnya dan menurunkan kakinya. ia mencoba berdiri dan melangkah.
lsngkah pertama arinda merintih menahan sakit. gavin ga tega melihatnya merasa sakit. gavin menngendong arinda ala bridal style.
gavin mearik knop pintu ruang kerja dengan kamar utama. gavin masuk ke dalam kamar dan ia menurunkan arinda di dalam kamar mandi.
__ADS_1
gavin mengisi air di bathube dan menurunkan arinda di bathube. arinda dan gavin masuk ke dalam bathube.
gavin melakukannya lagi di dalam kamar mandi. seharusnya hanya 30 menit membersihkan diri ini sampai 1 jam 30 menit. acara mandi bersama pun selesai..
arinda mencoba berdiri. tapi kaki arinda lemas ga ada tenaga. gavin pun sadar dan menggendong arinda kembali ke ranjang mereka.
gavin mengambil pakaian tidur milik arinda dan memakaikannya ke arinda. setelah arinda selesai berpakaian gavin juga memakai pakaiannya. kaos biru navy dan crlana pendek selutut.
"kamu di ranjang aja ya, kalo.perlu apapun kamu tinggal telpon kaka."
"kaka mau kemana emangnya?"
"kaka ada urusan sebentar, urtusan kaka kelar kita pulang ke jakarta"
"ya udah, jangan lama-lama ka"
"ya sayang, kamu minum pil ini sayang"
"pil apa ini ka?"
"pil kb, kamu ga mau hamil dulu kan sayang"
"ya, aku masih ingin sekolah"
"secepatnya urusan kaka kelar disini, kita akan bertunangan"
"ya ka"
gavin mengusap kepala arinda. gavin senang karena arinda sudah seutuhnya menjadi milik gavin.
**TOLONG BANTU AKU YA INI NOVEL PERTAMA AKU
like
comment
vote
rate
gift ( jika berkenan)
__ADS_1
happy reading**