
Chicago, Amerika Serikat.
chris, sudah bangun sebelum subuh. Gadis musim semi tersebut ingin pergi olah raga pagi di taman yang tak jauh dari apartemennya. Gadis itu memakai celana training warna pink dan memakai kaos putih yang ia tutupi dengan jaket pinknya tersebut.
Disaat chris pergi untuk berolah raga, hendru masih tertidur dikamar diapartemen chris. Sepertinya pria itu sangat lelah, terlihat jelas diwajah tidurnya saat ini. hendru baru bisa tidur jam 3 pagi semalam, pria tampan dan kaya itu semalaman tak bisa tidur karna memikirkan cara untuk mengajak chris kerumah sakit.
Kalau hanya mengajak gadis itu kerumah sakit sih hendru dengan mudah pasti bisa, tapi masalahnya bagaimana cara membujuk gadis itu untuk menjalani pengobatan untuk penyakitnya itu, Yang gadis itu tau alasan hendru membawanya ke Amerika karena kakaknya bukan karena hendru ingin membuat gadis itu sembuh. Bahkan chris tak tau jika hendru mengetahui penyakitnya itu.
"Ngh... " Perlahan pria wijaya itu membuka matanya yang terpejam. hendru yang baru bangun mengedarkan pandangannya. "Jam 7?" Gumamnya saat melihat jam didinding. Ia pun bangkit dari ranjangnya dan berjalan keluar kamar.
"chris" Panggilnya. Tak ada jawaban dari orang yang ia panggil. hendru pun mencari gadis itu dikamar yang ditempati gadis itu semalam.
"chris? " Panggilnya lagi. Kamar gadis itu terlihat kosong. "Kemana dia pergi?" hendru bergumam sambil menutup kembali pintu kamar chris dan berjalan menuju dapur.
hendru, mengambil air minum dikulkas. Setelah meneguk air dingin, pria itu pun merogoh ponselnya yang ada disaku celana yang ia pakai. hendru berjalan menuju sofa tamu sambil menekan nomer dilayar ponselnya.
"kak hendrik" hendru mendudukan pantatnya ke sofa sambil bicara pada hendrik diseberang sana. "Aku... "hendru nampak sedikit ragu mengatakannya. "..Butuh bantuanmu lagi".
...••••••...
kota h.
Seperti biasa,kelvin berdiri tak jauh dari toko bunga Yamanaka untuk melihat gadis pujaannya saat ini. Namun toko bunga Yamanaka kini sudah tutup, pria itu tak bis melihat gadisnya ditoko. kelvin mendesah dan berbalik hendak pergi.
"kelvin" Langkah pria itu pun terhenti saat sebuah suara yang ia kenal memanggilnya. kelvin pun berbalik, seorang gadis yang ingin dilihatnya kini berdiri dihadapannya. Sinar rembulan malam ini menjadi saksi pertemuan mereka.
"ina" kelvin berjalan mendekati ina, gadis itu tersenyum manis padanya.
"kelvin, apa kau mau pergi tanpa bertemu denganku terlebih dahulu?" Ina bertanya dengan wajah manisnya, membuat pria dihadapannya gemas melihatnya.
__ADS_1
"Hn" kelvin mengidikan kedua bahunya acuh dan mencubit pelan pipi kiri Ina.
Ina tersenyum dan memegang tangan kelvin yang ada dipipinya. "Aku merindukanmu" Ungkapnya.
kelvin mendengus sekaligus terkekeh. "Bukankah tadi pagi kita sudah bertemu?" kelvin mengerling jail.
Ina terkekeh dan tersipu malu. "Entahlah, Rasanya aku ingin melihat kelvin terus hari ini" Jawab Ina.
kelvin membawa gadis itu kedalam pelukanya. "Aku juga." Ungkapnya. Ina membalas pelukan kelvin dengan senyum yang mengembang tanpa tau bahwa pria yang memeluknya kini berwajah sendu. "Apapun yang terjadi, Aku akan mempertahankanmu, Ina" Batin kelvin seraya mempererat pelukanya.
Chicago, Amerika Serikat
chris telah kembali ke apartemennya setelah selesai berolah raga pagi. Saat gadis itu masuk ke apartemennya, ia dikejutkan dengan keberadaan hendru yang berdiri dengan bersilang tangan didada tak jauh dari pintu. "Astaga hen! Kau mengejutkanku saja" Pekik chris kesal.
"Hn" Respon hendru acuh.
"Ada apa?" chris menatap heran hendru.
chris mendesah. "Kenapa tidak sarapan disini saja, aku bisa memasak" Tawar chris.
hendri menggeleng tanda tak setuju. "Aku tak mau keracunan" hendru berbicara sambil berjalam melewati chris yang masih berdiri didepan pintu. "Cepat mandi aku akan menunggumu diluar. Aku sudah menyewa mobil" Sambungnya berlalu pergi meninggalkan gadis pink itu yang mematung dengan dahi yang terhiasi sudut siku siku.
"Apa katanya? keracunan?" chris mendengus. "Dasar" Gerutunya.
kota h..
Setelah mengantar Ina pulang kerumah, kelvin kini mengemudikan mobilnya menuju kediaman Haruno. pria itu ingin menemani ibu chris yang kini sendirian dirumah bersama pembantunya karena ditinggal putri tunggalnya ke Amerika.kelvin ingin menjaga wanita yang sudah ia anggap ibunya sendiri itu saat sahabatnya pergi.
"kelvin? Kenapa kau datang larut malam? " Tanya Merry heran melihat kedatangan kelvin.
__ADS_1
"Boleh aku menginap disini, Bi?"
Merry tersenyum ramah dan mengerti maksud kelvin. "Tentu saja boleh. Masuklah".kelvin pun masuk kedalam setelah Merry mempersilahkanya.
Pria yang sudah lama berteman dengan chris itu, berjalan beriringan dengan Merry menaiki tangga menuju lantai dua."Apa kau sudah makan malam, kelvin?" Tanya Merry.
"Sudah, aku tadi makan malam bersama Ina, bi"
"Aa,begitu ya" Merry mengangguk paham."chris pernah bilang,Ina gadis cantik yang baik. Bibi jadi ingin bertemu dengannya" Ujarnya.
kelvin tersenyum simpul."Hn,lain waktu aku akan mengajak bibi ke toko bunganya untuk bertemu dengannya".
"Kau janji?"
kelvin terkekeh."Tentu bibi ku sayang" kelvin memeluk Merry penuh kasih sayang.
"Baiklah,tidurlah dikamar chris seperti biasanya saat kau menginap" Kata Merry. kelvin mengangguk.
Merry hendak menuju kamarnya yang berbeda arah dengan kamar chris, Langkahnya terhenti saat kelvin memanggilnya.
"Bibi"
Merry berbalik dan tersenyum simpul. "Aku tau, tenang saja ayahmu pasti akan menyadari kesalahannya dan merestui hubunganmu dengan Ina".
"Terima kasih, bibi" kelvin tersenyum tulus pada wanita paruh baya tersebut.
"Selamat malam, kelvin"
"Selamat malam, bibi".
__ADS_1
••
bersambung..