
setelah mengantar arinda ke sekolah, gavin memutar arah ke hotel yang sudah di persiapkan untuk acara pertunangannya besok.
menempuh kurang lebih 25 menit gavin sampai di basement hotel. gavin keluar dari mobil menuju lift yang akan membawanya ke ballroom hotel. 5 menit menunggu pintu lift sampai di ballroom hotel.
gavin berjalan masuk ke dalam ballroom. melihat para pekerja WO sedang mengerjakan tugas mereka.
gavin mememui asistennya untuk bertanya "sudah berapa persen kemajuannya?"
asistennya mengatakan "sudah 90% tuan"
"bagus selesaikan semuanya saya tidak ingin ada yang kurang sedikit saja. jika tidak kamu yang menanggung akibatnya" ujar gavin tegas
"baik tuan muda" balas asistennya dengan cepat
gavin kembali melihat semua dekorasi yang sudah pihak WO siapkan untuknya sangat bagus hampir sempurna. nuansa putih dan ungu bunga cattleya yang di datangkan langsung dari meksiko dan anggrek ungu yang sudah tertata rapi di sekitar ballroom sangat indah dan menakjubkan. pastinya arinda pasti sangat suka karena bunga kesukaannya yang menghiasi tempat acara pertunangan mereka.
setelah puas melihat kinerja yang dilakukan pihak WO gavin puas. pihak WO juga sangat lega karena clientnya menyukai apa yang mereka kerjakan.
gavin memanggil kembali asistennya
"sudah kamu persiapkan untuk besok karena saya tidak ingin arinda merasa tidak puas."
"saya sudah persiapkan semuanya tuan muda, tinggal cincin pertunangannya saja tuan muda." jaeab asisten gavin lugas
__ADS_1
"masalah cincin sudah saya siapkan, besok saya akan kasih ke kamu untuk mempersiapkan segalanya. nanti di tengah acara kamu bisa umumkan acara pertunangannya dan berikan lahi cincinnya kepada saya" sahut gavin memberi arahan.
"baik tuann muda" ujar asisten kembali.
setelah perbincangan yang menurutnya sudah selesai. gavin keluar dari ballroom hotel menuju basement. keluar dari lift gavin masuk ke dalam mobilnya.
mobil di stater dan jalan keluar dari parikiran basement hotel menuju caffe yang tidak.jauh dari hotel. 10 menit gavin sampai di parkiran caffe.
gavin keluar dari mobil melangkah ke dalam caffe, setiap gavin melangkah bamyak pasang mata yang menatapnya kagum terutama para wanita yang sangat antusias.
"gila, ada pria tampan datang" ucap wanita 1
"halalin gue bang" ucap wanita 2
"jangan dengerin mereka sayang, sama aku aja kamu tidak bakal menyesal" ujar nevia yang pertama kali melihat gavin seperti mangsanya saja yang siap ia terkam.
"gimana kabarnya bro?" tanya damian
"gue baik, loe bisa datang ke acara gue besok kan?" ujar gavin tanpa basa-basi.
"ya bisa lah apa sih yang ga buat lo"
"bagus"
__ADS_1
gavin dan damian saling bertukar cerita dan sampai dimana gavin mwnceritakan tentang arinda sang kekasih hatinya kepada damian.
"apa? cewek loe masih ABG bro?"
"ya"
"gue ga nyangka, loe bisa kepincut sama anak bau kencur kaya gitu"
"gue juga ga nyangka pertama kali gue lihat dia hampir mwnjadi korban pemerkosaan."
"penasaran kayak gimana sih tampang cewek loe, gue jafi ga sabar menanti besok"
"makanya loe hartus datang di acara perunangan gue besok. tar gue kanalin sama arinda pacar gue, tapi awas loe jangan suka sama pacar gue."
"beres bro, ga mungin juga gue tikung pacar sahabat gue sendiri"
25 menit mereka mengobrol tentang perusahaan masing-masing tidak kerasa sudah hampir sore .mereka hampir saja lupa waktu karena keasyikkan mengobrol.
gavin pamit ingin menjemput arinda di sekolah. damian juga mengerti ia juga pamit kembali ke perusahaannya sendiri.
**TOLONG BANTU AKU YA INI NOVEL PERTAMA AKU
like, comment, vote, dan gift ya
__ADS_1
maaf lama upnya banyak banget yang harus saya urus terlebih dahulu. jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya readers.
salam hangat 😘😘😘🙏🙏🙏**