Ceo Jatuh Cinta

Ceo Jatuh Cinta
BAB 7 SEASON 2


__ADS_3

Gavin dan Arinda berjalan beriringan, mereka masuk ke dalam mall. Arinda berusaha untuk mengalihkan keresahan hatinya dengan melihat-lihat suasana mall yang cukup ramai.


Pilihan pertama arinda adalah wahana permainan, ia menarik sang kekasih untuk ke lantai paling atas. mereka sampaikan masuk ke dalam tempat wahana dan menuju tempat penukaran. Arinda mengisi card dengan saldo yang cukup fantastis, setelah pengisian Arinda berlari menuju tempat pertama. Gavin hanya menghela nafas kasar. Kekasihnya seperti belum pernah ketempat seperti ini, sebenarnya Gavin cukup risih banyak sekali yang menatap ke arahnya. Gavin pun mengabaikannya saja, ia tidak peduli tentang orang menilai dirinya dan Arinda.


Arinda sampai di wahana permainan lempar bola basket, ia menggesek kartu dan memulai permainannya. Gavin juga mengikuti apa ya Arinda lakukan, mereka berdua berlomba siapa yang paling banyak mencetak skor. Arinda membuat taruhan yang menang boleh mengabulkan apa pun yang diminta, Gavin mengangguk karena setuju.


Gavin menyeringai, ia akan meminta hal yang sulit ditolak Arinda. Permainan semakin memanas tidak ada yang mau kalah dan tidak terasa mereka sudah berlomba lebih dari satu jam. Arinda tidak bisa mengalahkan Gavin dan sebagai pemenangnya, ia akan meminta hadiahnya nanti.


Sekarang kita kesana ya kak" Pinta Arinda


"Hm"


Di depan Arinda sudah ada wahana permainan mencapit boneka, ia menggesek kartu dan mulai mengarahkan capitnya ke arah boneka yang diinginkannya. Berkali-kali arinda melakukannya tapi tidak ada yang berhasil dan Gavin gemas melihat kekasihnya yang cemberut. Gavin meminta kekasihnya berhenti dan biarkan ia yang melakukannya. Arinda menggeser tubuh dan Gavin pun mulai memainkan tombol dan mengarahkan capit untuk mengambil boneka.

__ADS_1


Sama yang di alami Arinda terjadi juga oleh gavin, ternyata ada juga yang tidak Gavin bisa. Seorang Ceo muda bisa juga untuk kalah. Tapi tekad kuat yang dimilikinya tidak memperbolehkannya untuk kalah dan goctha! ia pun berhasil dalam beberapa kali percobaan.


Gavin memberikan boneka yang sudah di dapat kepada Arinda, Arinda tersenyum karena boneka yang diinginkannya sedari tadi sudah ia dapatkan.


"Terima kasih ya kak"


"Iya sayang"


"ka kita keluar yuk!"


Aku mau makan ka, lapar banget nih"


"Kita ke restoran yang kamu suka"

__ADS_1


terima kasih sekali lagi kakakku sayang"


"Hm" Jawab Gavin sambil mengelus kepala Arinda.


Mereka berjalan bergandengan tangan, mereka terlihat sangat serasi. perempuan cantik dan pria tampan, mereka sangat mempesona. bahkan semua pengunjung mall saat melihat mereka berdua sangat iri depan kedekatan mereka.


Gavin dan Arinda mengabaikan mereka dan hanya tersenyum. Akhirnya restoran yang dituju sampai, Arinda dan Gavin memilih meja kosong disudut tembok. Pelayan restoran menghampiri mereka, Gavin menyerahkan buku menu kepada Arinda dan membiarkan kekasihnya yang memesan makanan untuk mereka santap bersama.


Arinda memesan dua nasi goreng dan dua es jeruk. Pelayan restoran mendengarkan dan mulai mencatat pesanan Arinda. Setelah selesai mencatat pelayanan pergi ke bagian dapur dan memberikan catatan pesanan Arinda.


lima belas menit kemudian pelayan datang dengan pesanan Arinda. Mereka berdua mulai menyantap makanan mereka hingga habis. Arinda sangat senang hari ini, ia sedikit melupakan keresahan hatinya. Gavin mengajak Arinda pulang karena ini sudah malam. Mall juga sebentar lagi tutup, mau tidak mau mereka harus pulang.


Senyum merekah terbit di bibir Arinda, tapi ia tidak tahu hari esok terjadi.

__ADS_1


Maaf ya readers baru bisa update.


Like, comment, vote dan jangan lupa gift ya. 😘😘😘🙏


__ADS_2