
gavin dan arinda naik ke lantai 2, mereka masuk ke dalam kamar. arinda membersihkan riasannya dan mengganti pakaiannya dengan pakaian tidur. gavin pun sama mengganti.pakaiannya.
arinda menaiki ranjang dan merebahkan diri, terlihat betapa lelahnya arinda beraktifitas seharian ini. gavin menaikm ranjang dan merebahkan diri. gavin menghadap ke arah arinda.
gavin menarik arinda ke dalam pelukannya. arinda merasa nyaman di dada bidang gavin, gavin yang tau kekasihnya sudah terlelap gavin juga memejamkan matanya. hanya terdengar dengkuran halus dari gavin dan arinda.
☘☘☘
pagi menyapa cahaya matahai yang hangat masuk ke dalam celah-celah dinding kaca. gavin mrngerjabkan matanya karena silau terkena sinar matahari pagi.
gavin menoel-noel pipi arinda, gavin merasa gemas dengan kekasihnya. gavin memdekatkan wajahnya, ia menghembuskan nafasnya di ceruk leher arinda. arinda merasa terganggu tidurnya karena ada sesuatu yang membuatnya merasa geli.
arinda membuka pelan-pelan matanya agar cahaya yang masuk bisa menyesuaikan diri. arinda menatap gavin kesal karena terganggu. tapi gavin hanya terkekeh melihat tingkah kekasihnya.
"kaka jahat, bangunin aku bisa dengan cara yang baikkan" ujar arinda kesal
ya sayang,aku udah bangunin kamu tapi sepertinya kamu kelelahan bisik gavin di telinga arinda dan membuat pipi arinda merona merah seperti kepiting yang direbus.
arinda mendengus kesal dengan sikap gavin. tapi arinda juga sadar kalo sekarang ia harus belajar menjadi calon istri yang patuh, sopan dan satun untuk calon suaminya kelak karena senentar lagi menikah dengan gavin.
"sayang kamu mandi gih, bau tau" sahut gavin sambil terkekeh.
__ADS_1
"kaka tuh yang bau bukan aku" bantah arinda.
"ya udah terserah kamu sayang"
"aku dulu apa kamu dulu yang mandi?" sambung gavin dengan senyum yang mengejek pastinya.
"aku dulu yang masuk" ucap arinda nertlarti ke dalam kamar mandi yang berada di sudut kamar.
"ya sayang" balas gavin terkekeh.
arinda mrlepad pakaian 1 per 1 yang melekat di tubuhnya hanya tersisa tubuh polosnya. ia menyalakan air hangat mengguyur tubuhnya dan ia merasa segar dengan air yang terus tturun dari shower. 15 menit arinda membersihkan diri dan mengganti pakaian yang sudah ia beli.
gavin juga membersihkan diri setelah arinda keluar dari kamar mandi. 15 menit gavin membersihkan diri ia memakai handuk yang melilit dari pinggang hingga lulut. terlihat roti sobek milik gavin membuat ketampanannya bertambah dengan rambut yang basah. arinda menelan salivanya susah payah. padahal sudah beberapa kali gavin dan arinda berhubungan intim. tapi tetap saja madih membuat arinda tersipu malu.
arinda gavin turun ke lantai bawah. tujuan mereka yang pasti sarapan pagi. gavin dan atinda sudah sampai di ruang makan, tepatnya di meja makan sudah ada nasi goreng.
gavin menartik kursi mrmpersilahkan arinda duduk begitu juga gavin menatik kursi di sebelah arinda dan duduk dengan tenang.
arinda memyiapkan piring dan menyendok nasi goreng ke dalam piring gavin. setelah gavin arinda juga menyendok nasi goreng untuk dirinya sendiri dan 2 gelas air putih untuknya 1 untuk gavin 1.
mereka menyantap sarapan dengan twnang hanya terdengar dentingan sendok yang beradu dengan piring. hening itru sudah pasti karena gavin kalo makan ga boleh bicara sama sekali. setwlah sarapan gavin mengatakan sesuatu sama arinda.
__ADS_1
"sayang aku ada urusan sebentar ga lama koq" ujar gavin memberitahukan kepada sang kekasih.
"boleh koq, tapi bener ya jangan lama" ucap arinda
"ya sayang, kamu mau apa nanti aku beliin yang kamu mau?" tanya gavin sebelum pergi menemui anak buahnya.
"aku ga mau apa-apa, aku cuma ingin kaka cepat pulang itu aja" ucap arinda sambil mengelus wajah tampan kekasihnya.
"makasih ya sayang kamu selalu tau yang terbaik untuk aku" sahut gavin senang.
"ya kakakku sayang"
**TOLONG BANTU AKU YA INI NOVEL PERTAMA AKU
like
comment
vote
rate
__ADS_1
gift ( jika berkenan)
happy reading**