
pelajaran pak ferland berakhir dan pak tono masuk memberikan pemberitahuan semua siswa/siswi bertkumpul di lapangan.
semua berlari ke lapangan disana sudah ada kepala sekolah dan guru-guru lainnya.
"semua murid bisa tenang semua"
mendengar suara kepala sekolah mereka menjadi diam. sudah ga ada yang berisik keoal sekolah membuka suaranya kembali
"semua murid kelas XII dan kelas XI bapak hanya ingin memberitahukan minggu depan yang ingin ikut ke study tour ke bali bisa meminta izin ke orang tua kalian dan untuk anak kelas X masuk sepert biasa sekian dari saya terima kasih" ujar bapak kepa sekolah panjang lebar.
prok prok
semua siswa/siswi kelas XI dan XII sangat gembira mereka bertepuk tangan dan kembali diam karena ada pemberitahuan lagi.
"bagi yang ingin ikut ketua kelas kalian bisa mencatat nama siapa aja yang ingin ikut." kata bu kina
suara riuh menggema di setiap kelas XI dan XII. mereka semua sangat antusias study tour ke bali. walaupun bukan jalan-jalan aja tapi membuat catatan kelompok yang akan dibagikan oleh wali kelas mereka.
ketua kelas membagikan selember surat izin siapa aja yang mau ikut dan bisa di kembalikan lusa nanti.
kriiing kriiing
bunyi bel kelas berakhir. semua siswa/siswi serempak membereskan buku dan merapikan meja. tapi ada satu siswi yang terlihat malas untuk pulang. entah apa yang ia pikirkan semua masih abu-abu untuknya antara yakin dan tidak.
ia pun keluar dari kelas menuju gerbang sekolah. sebelum keluar sudah ada yang menarik tangannya dengan cepat dan menubruknya. ia masuk ke dalam.prlukan pria yang sudah membuat hati dan otaknya tidak berfungsi sebagai mana mestinya.
__ADS_1
ia kaget dan tersentak siapa yang memeluknya. semua para siswa/siswi bersorak meligat adegan mesra di depan mereka.
"maaf"
"kenapa harus minta maaf, emang ada yang salah?"
artinda tidak menjawab apa yang di tanyakan gavin dan berniat untuk pergi. tapi percuma gavin memeluknya sangat erat.
lagi-lagi semua siswa/siswi tercengang mrlihat gavin dengan bebasnya mencium bibr arinda di depan umum. sontak membuat riuh yang menontonnya. tapi gavin ga peduli dengan tatapan mereka.
gavin menyudahi ciumannya karena arinda hampir aja krjilangan pasokan udara. atinda memukul dada bidang gavin karena gabin mrmbuatnya merasa malu.
"maaf sayang, aku ga bisa menahannya"
gavin bersikap biasa aja, karena gavin ingin menunjukkan kalau arinda itu miliknya. gavin melangkah masuk ke dalam mobil.
mobil melaju keluar dari sekolah menuju butik tante erela. gavin dan arinda mau mengambil gaun pesanan mama gavin untuk acara perttunangan mereka besok.
20 menit gavin memberhentikan mobilnya di depan butik. gavin keluar dan membuka pintu dan beralih ke pintu artinda dan mempersilahkan arinda keluar dari mobil dengan menggenggam tangan arinda.
tante erela yang tahu keponakannya sudah datang langsung saja menyambutnya dengan oelukan hangat.
"jadi ini calon tunanganmu vin?"
"iya tante"
__ADS_1
"cantik, nama kamu siapa sayang"
"arinda tante"
"ya udah yuk kita pilih gaun yang pas buat kamu"
"iya tante"
tangan arinda di tarik mengikuti tante erela untuk memilih beberapa gaun. gavin hanya bisa terkekeh melihat antusias tantenya memilih gaun yang pas untuk arinda
kamu buat aku adalah wanita pertama yang aku sayang. entah kenapa setiap saat aku merindukan mu. sulit untuk ku jika kau menjauh. aku tahu kamu masih ragu terhadapku. tapi aku akan membuktikannya dengan tindakan ku sayang. batin gavin
**TOLONG BANTU AKU YA INI NOVEL PERTAMA AKU
like
comment
vote
rate
happy reading
maaf outhor lama up 🙏🙏🙏😘😘😘**
__ADS_1