Ceo Jatuh Cinta

Ceo Jatuh Cinta
BAB 59


__ADS_3

ulangan pun di mulai dalam waktu 1 jam yang di berikan bu kina semua siswa/siswi kelas XI IPA 3 selesai mengerjakan ulangan. arinda dan sahabat-sahabatnya sudah selesai terlebih dahulu.


ga berselang lama pelajaran bu kina berakhir di lamjutkan pelajaran olahraga. semua siswa/siswi kelas XI IPA 3 keluar serempak ke ruang ganti.


arinda yang terlihat sangat malas untuk berganti pakaian. berjalan dengan langkah yang lambat. entrah pikirin dan tubuhnya ga ada di satu tempat. ia masih memikirkan tentang dirinya yang sebentar lagi bersanding dengan gavin.


10 menit arinda sampai dan berganti pakaian. ia harus menjernihkan pikiran dan hatinya yang ga sejalan. ia masih ragu dengan pernikahan yang sebentar lagi di depan matanya.


preeeettttt


suara pluit dari guru olahraga menggema. semua siswa/siswi yang mendengar berlarian dengan cepat ke lapangan. mereka semua membuat barisan dengan rapi. pemanasan pun dilakukan dan setelah pemansan mereka keliling lapangan 5 kali. kemudian kembali ke tengah lapangan.


arinda yang ga fokus selalu tertabrak dengan yang lain. sahabat-sahabat arinda yang melihat langsung menuju ke arinda.


"kenapa lagi sih rin sama loe? apa yang loe pikirin?" tanya zahra dengan khawatir karena ga biasa atinda kayak gini.


"gue ga apa-apa koq guys" sahut arinda berbohong.


"ya udah kalo loe ga mau cerita sekarang. kita semua ngerti koq rin. mungkin loe masih butuh waktu untuk cerita ke kita." sahut amel dengan bijak


"tunben nih anak bener lagi kesambet setan mana loe?" cibir zahra karena amel ga biasanya kayak gini.


"udah cukup!!! bisa tenang ga sih loe ber2 di lihatin tuh sama anak-anak yang lain tuh." ujar lily menengahi


mereka ber3 yang sibuk sendiri pun lupa sama arinda. tapi sosok seorang pria tampan sedang memandamgi wajah cantik arinda. dahinya mengkerut karena ga biasanya gadis yang ia suka terlihat murung.


berjalan perlahan mendekati arinda yang sedang bertlari dengan pelan disampingnya. ia pun menepuk bahu arinda dan arinda kaget karena ada sosok pria tampan yang sedang memandanfinya dengan khawatir.


"kamu ga apa-apa kan rin.? kamu cerita aja sama aku kalo lagi ada masalah. aku siap koq jadi tempat buat keluh kesah kamu. biar beban di hati kamu berkurang. walaupun hanya sedikit aja." tanya bayu khawatir.


"aku ga ada masalah koq yu, cuma sedikit lelah aja. maaf ya yu aku ga bisa kasih tau kamu. tapi thanks perhatiannya" jawab arinda

__ADS_1


""ya, sama-sama rin. ya udah aku kelas dulu ya rin" ujar bayu dengan lambaian tangan dan segera berlari ke kelasnya.


"ya"


pelajaran olahrang selesai karena semua siswa/siswi sudah menyelesaikannya.


kriiiinggg kriiiing


bel istirahat berbunyi semua siswa/siswi berlarian ke kantin. termasuk arinda, amel, zahra dan lily juga sama ke kantin. mereka memiliih meja di pojok dan mereka duduk.


amel bertanya sama sahabat-sahabatnya mau pesan apa "guy pesan apa nih?"


"gue samain aja kayak loe" sahut arinda dan lily.


"ya udah kalo gitu, ikut gue ya ra bantuin" ucap ucap amel sambil menarik tangan zahra ahar memgikutinya.


10 menit zahra dan amel datang menghampiri meja. membawa 4 mangkok baso dan 4 es jeruk manis.


arinda masih menunggu sahabat-sahabatnya selesai makan. 10 menit mereka selesai dan kembali ke kelas.


pelajaran ke 3 hampir aja di mulai guru memasuki kelas ternyata guru baru.yang mengajar dan baru pertama kali arinda melihatnya.


wajah yang halus, tatapan yang tajam, tegas. tubuh yang kokoh, tinggi yang ideal 185 cm dan yang pasti semua siswi berdecak kagum dan buat siswa mereka hanya bisa mencebikkan mulutnya karena kalah pesona dengan guru baru tersebut.


guru itu memandang arinda. menatap arinda dan ingin tahu ada apa yang terjadi. ia sudah menyebutkan nama.bierel.arinda tapi ga di respon. makanya ia melangkah ke tempat arinda.


"bierel arinda kamu kenapa melamun?" tanya guru baru itu.


"maaf pak saya tidak.mendengarnya." jawab arinda malu karena tertangkap basah melamun.


"ya sudah jangan di ulangi lagi" ucap guru baru

__ADS_1


"baik pak" sahut arinda


pelajaran pun di mulai dengan pemberian materi dan tentunya LKS.


sekali-kali guru tersebut menatap arinda dan kembali menulis jawaban LKS.


"itu guru baru ly?" tanya atinda


ya, guru baru namanya ferland atmadja


"kayaknya gue agak risih sama huru baru itu, dia melihat ke arah gue terus"


"mungkin dia suka kali sama loe rin" ujar lily menggoda arinda


"jangan sampe dech"


**TOLONG BANTU AKU YA INI NOVEL PERTAMA AKU


like


comment


vote


rate


gift


happy reading


salam hangat dari outhor 🙏🙏🙏😘😘😘**

__ADS_1


__ADS_2