
ADEGAN 21+ SKIP BUAT ANAK KECIL
arinda tersenyum melihat kekasihnya pulang tepat waktu. karena arinda sudah sangat merindukan sang kekasih. tatapan penuh makna yang tersirat dari gavin membuat arinda merinding. entah apa yang ingin dilakukan kekasihnya itu.
gavin melangkah ke arah arinda yang berdiri di depan pintu utama. gavin melambaikan tangan dan para pelayan pergi meninggalkan gavin dan tersisa hanya dirinya dan sang kekasih pujaan.
"aku kira kaka bakalan lama di luar"
"ga lah sayang" sahut gavin sambil memainkan hidung sang kekasih.
arinda sangat kesal karena hidungnya di anggap mainan. tapi arinda membiarkannya karena yang melakukan kekasihnya sendiri bukan orang lain.
"urusan kaka udah kelar?" tanya arinda penasaran
"sudah sayang" jawab gavin
"kapan kita pulang ke kota J?" tanya arinda
"besok siang sayang"
"ya udah aku mau berkemas dulu untuk kepulangan kita besok" ujarnya senang karena bisa masuk sekolah lagi.
"nanti aja ya sayang berkemasnya"
"kenapa ka?"
"aku merindukan mu sayang" bisik gavin di telinga arinda
arinda yang mendengarkan ungkapan dari gavin memvuat arinda tersipu malu dan pipinya mertah merona seperti kepiting rebus.
arinda berlari ke lantai 2 kamar utama mereka. karena artinda tahu maksud sang kekasih. gavin pun menyusul arinda karena mendapat lampu hijau.
__ADS_1
arinda masuk ke dalam kamar membaringkan diri di ranjang dan menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.
gavin terkekeh melihat tingkah konyol sang kekasihnya membuat gavin ingin membuat arinda hanya ada di dalam kamar seharian bersamanya.
gavin melangkah ke ranjang dan mendudukkan dirinya di samping arinda. gavin menarik selimut yang menutup seluruh tubuh sang kekasih. gavin tersenyum dan memulai aksinya.
gavin mendekati wajah arinda dan tangannya membelai wajah putih dengan tangannya. gavin mencium bibir arinda dengan lembut, mwnikmati ciuman yang membuat hasrat mereka naik. ciuman semakin panas gavin melu mat bibir arinda dan membiarkan arinda membalasnya. arinda memagut bibir gavin denhan naf su yang sudah naik.
gavin mengigit bibir arinda dan bibir arinda terbuka, gavin melesatkan lidahnya masuk ke dalam mulut. lidah gavin bertautan dengan lidah sang kekasih menyecap air liur dari masing-mading ga membuat mereka jijik. gavin mengeksplore semua bagian di dalam mulut arinda. merasa puas dengan ciumannya gavin meleoaskan ciumannya dan membeikan jeda untuk sang kekasih bernafas
hosh.. hosh..
"kakak mau bunuh aku ya?"
"maaf sayang"
gabin kembali memagut bibir artinda dengan penuh kelembutan. ciuman ga berhenti di bibir.aja gavin mulai menyusuri leher jenjang arinda dan memberkan banyak tanda merah
tangan gavin meremas salah satu buah milik arinda bahkan gabin mere masnya dengan lembut. mulut gavin berpindah ke bagian buah yang ga di sentuh. gavin menyesap pucuk buah dan memberikan gigitan-gigitan kecil di pucuk buah dan memberikan banyak tanda merah di sekitar buah.
gavin mengangkat tangan kanan arinda dan mengarahkannya ke junior dan meminta arinda memegangnya. arinda memegangnya dan memaju mundurkan tangannya. gavin men desah karena permainan tangan arinda sangat memuaskan. gavin menghentikan pergerakan tangan arinda dan meminta arinda netmain dengan mulut. arinda mengu lum junior gavin dengan mulut dan memaju mundurkan mulutnya dan gavin men desah terus memerus.
gavin meminta arinda berhenti, gavin membaringkan tubuh arinda di ranjang dan membuka lebar kaki arinda, gavin menciumi setiap bagian dari selang kangan arinda dan menghirup wangi harum milik atinda yang sudah menjadi candu untuknya.
gavin memasukkan 2 jari ke dalam milik arinda dan menggerakkannya membuat arinda men desah
"ahh"
arinda hampir mencapai ******* pertamanya.
"ka___" ucapnya tertahan karena serangan yang nikmat dari gavin
__ADS_1
"keluarkan sayang jangan di tahan"
"ahh"
arinda mencapai ******* dan tubuhnya lemas seketika karena cairannya sudah keluar. tapi buat gavin yang tadi hanya hidangan pembuka dan pertunjukkan sesengguhmya baru di mulai.
gavin membuka kaki artinda dengan lebar gavin mulai mengukungnya dan mengarahkan juniornya di lembah yang sudah basah. gabin mendorong juniornya sekali hentakan dan masuk. gavin menggerakkan tubuhnya dengan pelan semakin lama gerakannya bertambah dan gerakkan membuat ainnda men desa
"ahh"
suara merdu keluar dari.mulut arinda membuat kabut gairah gabin bertambah dan gabin menambah kecepatan gerakkannya. hentakan- hentakannya kuat dan membuat arinda bergetar sangat hebat
"ahh"
teriak bersama gavin menyemburkan lavanya di dalam lemvah basah dan membuat gavin behenti sebentar tapi ga mengeluarkan jyniornya di dari lembah. malah gavin kembali memadu kekasih dengan arinda dan sudah beberapa kali sampai mereka kelelahan.
"terima kasih sayang" ujar gavin sambil mengecup bibir arinda sekilas.
gavin beranjak dari ranjang menuju meja rias dan memberikan satu pil ke arinda dan arinda menerima. arinda sudah tau pil apa itu makanya ia langsung menelan pil tersebut. setelah menelan pil itu gavin menarti arinda kembali ke ranjang dan merebahkan tubuhnya yang lelah dan tidur berpelukan.
**TOLONG BANTU AKU YA INI NOVEL PERTAMA AKU
like
comment
vote
rate
gift
__ADS_1
happy reading
adegan full 21**+