Ceo Jatuh Cinta

Ceo Jatuh Cinta
BAB 58


__ADS_3

"selamat pagi semua, amel cantik sudah datang" teriak amel


"bisa ga sih mel ga teriak, ini kelas bukan hutan" ujar lily dengan tatapan intimidasi.


"ya, iya. gue ngerti koq lily yang cute" balas amel dengan wajah di buat imut.


lily malas meladeni sahabatnya yang absurd memilih ke tempat duduknya. disana sudah ada arinda yang sedang gabut.


amel, zahra dan lily yang duduknya berdekatan dengan arinda pun serempak bertanya


"kenapa ga semangat gitu loe?" tanya mereka serempak. apalagi amel kepo banget kalo masalah arinda.


"gue kesel sama ka gavin"


"orang yang loe tabrak waktu itu kan arin?" tanya lily


"ya"


"koq bisa sih?" tanya amel menimpali


"jangan-jangan ada udang di balik bakwan nih" sahut zahra yang sudah tau inti obrolannya kemana arahnya


"1 bulan yang lalu ka gavin nembak gue"


"trus apa jawaban loe?" tanya amel antusias karena omongan arinda di potong sama amel.

__ADS_1


"gue gantungin dia selama 2 minggu baru gue terima"


"anjirr, kalah dong gue sekarang" sahut amel dengan wajah yang di buat lesu.


"ga usah pake akting segala loe" ujar zahra karena udah tau watak sahabat gesreknya.


"biasa aja kali, omongan loe menghujam gue dengan seribu jarum sakit tau" balas amel ga mau kalah.


"udah cukup, bisa ga sih loe ber2 berhenti. kita disini mau hibur arin bukan buat denger ocehan garing loe ber2" sahut lily yang sudah geram dengan tingkah sahabat-sahabatnya yang gesrek abis.


mereka ber2 pun berhenti dan beralih ke arinda. ingin tau kelanjutan hunungannya sama orang yang arin tabrak waktu itu.


"gimana hubungan loe sama ka gavin yang loe sebut itu. walau gue kagak kenal sih" tanya lily tho trhe point


"gue sama ka gavin mau tunangan besok lusa" sahut arinda


"maaf ya guys, karena ka gavin yang merencanakan itu semua. gue cuma tinggal siapin diri aja" balas arinda meminta maaf kepada sahabat-sahabatnya.


"ya udah gau usah di permasalahkan, toh sekarang kitakan udah tau. rencana loe ke drpan gimana arin?" tanya lily yang dudah tau impian arinda.


"gue tetap lanjut koq,, walau harus menundanya beberapa tahun" sahut arinda dengan wajah yang di tekuk.


"emang ada apa sih arin koq bisa loe tunda?" tanya zahra yang ingin tau permasalahan apa yang menimpa sahabat yang paling mereka sayangi.


"ga ada apa-apa koq, itu kemauan gue aja" ucap arinda berbohong. karena belum waktunya mereka tau.

__ADS_1


"ya udah kita ngerti koq, nanti kalo loe siap kasih tau kita ya rin. ga usah sungkan kita ini sahabat-sahabat loe rin. jadi kita ngerti koq" balas zahra


"terima kasih ya guys, kalian emang sahabat-sahabat gue" sahut arinda dengan senyum sumringah karena sudah mengatakan yang sebenarnya walaupun baru sedikit aja.


kringg... kringg


ga lama bunyi bel menggema tanda pelajaran di mulai.


tap... tap...


derap langkah kaki melangkah masuk ke kelas. bu kina sudah membawa kertas ulangan. siswa/siswi kaget karena ada ulangan dadakan.


bu kina menyuruh ketua kelas membagikan kertas ulangan kepada siswa/siswi yang lain. mereka semua belum diap dan hanya bisa pasrah kecuali sahabat-sahabatnya arinda. mereka passti sudah siap.


**TOLONG BANTU AKU YA INI NOVEL PERTAMA AKU


like


comment


vote


rate


gift

__ADS_1


happy reading**


__ADS_2