Ceo Jatuh Cinta

Ceo Jatuh Cinta
BAB 70


__ADS_3

pintu kamar gavin terbuka, mama sofia melangkah masuk. mama sofia terkejut melihat anaknya dan calon yunangannya tidur se ranjang. mama sofia dengan cepat mengulurkan tangannya dan menepuk bahu gavin. gavin yang di tepuk bahunya membuka matanya cepat.


"ta-nte" jawab gavin gugup


jadi ini kelakuan kamu hah? kamu kenapa seperti ini gavin. kalian berdua belum boleh melakukan hal seperti ini" bentak mama sofia tertlihat sangat marah.


"ma af tan, aku memang salah. aku takut kehilangan arinda" jawab gavin.


"kalau seperti ini jadinya lebih baik kalian menikah" putus msma arinda


"ya tan, aku akan mempercepat pernikahan kami setelah pertunangan nanti malam" balas gavin cepat seraya beranjak dari duduknya.


"lebih baik kalian bersiap pagi ini tante mau membawa arinda" ucap mama sofia


"kemana tan? jangan pisahkan saya sama arinda tan"


"siapa juga yang mau pisahin kamu sama anak tante yang cantik ini,, tante mau bawa arinda ke salon"


"gavin kira tante mau bawa pergi arinda"


"berpikir positif sayang mama aku tidak mungkin melakukan hal seperti itu" sahut arinda menengahi perdebatan mamanya dan calon tunangannya.


"aku takut kamu pergi dariku sayang"

__ADS_1


"lebay"


"ya udah kalian bersiap gih, mama tunggu di bawah kita sarapan bareng"


"ya ma, ya tan" jawab mereka serempak.


mama sofia melangkah keluar, tidak kama bunyi pintu tertutup.


gavin melangkah ke arah kamar mandi. membuka semua yang melekat di tubuhnya. air shower mengucur membasahi seluruh tubuh. 15 menit kegiatan itu selesai, gavin keluar dati kamar mandi hanya berbalut handuk yang melilit dari pinggang hingga lutut. terpampang roti sobek yang menawan membuat arinda salah tingkah.


arinda lari masuk ke dalam kamar mandi. 15 nenit waktu yang di butukan arinda membersihkan diri. arinda keluar dari kamar mandi melangkah ke lemari mengambil dress selutut.


arinda terlihat cantik memakai dress, gavin berdecak kagum melihat kecantikan calon tunangannya yang sebentar lagi menyandang tunangannya.


gavin juga sudah terlihat tampan memakai kemeja biru dan celana jeans panjang. mereka keluar dari kamar menuju lantai bawah.


gavin melangkah beriringan dengan arinda dan sampai di meja mereka.


"maaf menunggu lama"


"tidak apa apa nak" sahut papa gavin.


mereka sudah memesankan makanan untuk gavin dan arinda. mereka semua menyantap makanan dengan hening. setelah 10 menit makanan mereka habis di santap. mama arinda memulai pembicaraan.

__ADS_1


"maaf semua, di saat ke kamar gavin. saya melihat gavin dan arinda sudah tidur 1 kamar. saya ingin pernikahan mereka di percepat" tutur mama sofia


"benar itu nak?" tanya geraldy


"benar pa"


"kalau begitu setelah pertunangan 1 minggu lagi kalian menikah" putus geraldy


"baik pa, baik om" jawab mereka serempak


jangan panggi om dong sayang, panggil papa sebentar lagi kamu menjadi anggota leluarga kami benar gitu besan


"benar pak" jawab papa bian


"iya pa" jawab arinda pelan


"kalau gitu saya mau ajak arinda dulu y mas pak bian, ayo sayang" sahut mama sofia


arinda beranjak banfun dan mengikuti mamanya sedangkan gavin, geraldy papanya gavin dan papa bian masih di meja dan mengobrol


mama sofia dan arinda keluar dari hotel menuju mall yang tidak jauh dari hotel. keduanya asyik masuk ke dalam mall menuju salon langganan mama sofia.


***maaf ya readers baru bisa up.

__ADS_1


like, comment, vote, dan rate ya.


salam hangat 🙏🙏🙏😘😘😘***


__ADS_2