Ceo Jatuh Cinta

Ceo Jatuh Cinta
BAB 36


__ADS_3

gavin mendengus kesal karena ada yang menganggunya.


**** umpatnya kesal batin gavin


pintu dibuka oleh gavin di depan pintu sudah ada pak parman. ia memberitahukan makan malam sudah siap.


"sebentar lagi saya kesana" ucap gavin


"ya den" ucap pak parman melangkah turun ke lantai 1.


gavin kembali masuk ke dalam kamarnya. tapi bukan untuk bermesraan dengan arinda. tapi ia ingin menuntaskan haratnya yang sudah ia tahan di kamar mandi. itupun ia terpaksa bermain solo karena arinda belum menjadi istrinya.


gavin ingin segera menikahi arinda secepatnya. ia juga sudah mendapatkan izin dari kedua orang tua arinda. papa dan mamanya pun begitu.


"aku mau membersihkan dulu tubuh ku ya yang"


"ya"


terpaksa bemain solo dulu sendiri. tunggu aku sayang sebentar lagi kamu seutuhnya menjadi milikku batin gavin


25 menit gavin keluar dari kamar mandi. arinda juga sama membersihkan diri karena terasa lengket di bagian intinya. arinda juga selesai membersihkan diri dan gavin sendiri sedang menatap arinda.


ga butuh waktu lama buat arinda berganti pakaian. ia juga melangkah keluar dari kamarnya bersama gavin menuju ruang makan yang ada di lantai bawah.


gavin menarik kursi dan mempersilahkan gadisnya untuk duduk. arinda duduk di sebelah gavin dan arinda menyiapkan makanan untuk gavin walaupun ini bukan yang pertama kali disiapkan arinda.

__ADS_1


gabin tersenyum melihat makanan yang disajikan arinda untuknya. arinda selalu memperhatikan setiap detail agar lebih sempurna.


gavin dan arinda mulai makan hanya dentingan sendok yang mengiringi di meja makan. setelah selesai makan gavin mulai beranjak dari tempat duduk dan melangkah ke ruang kerja. karena gavin harus menyelesaikan beberapa file penting yang harus dia tanda tangani.


arinda kembali ke kamar karena ga ada yang harus ia kerjakan. di kamar ia memikirkan yang hampir saja terjadi. ia menelungkupkan kepalanya di bantal. berjam-jam ia terus memikirkannya ia malu sekali. tapi itu benar nyata sangat menyenangkan.


arinda sudah terlelap di kamar karena terlalu memikrkan kejadian tadi. ga lama arinda terlelap gavin masuk ke dalam kamar.


gavin mencium kening arinda sebelum tidur. ia memeluk tubuh arinda possesive.


pagi hari


matahari mulai menampakkan sinarnya. sinarnya masuk ke dalam celah-celah jendela. terlihat dua orang yang sedang berpelukkan.


gavin membuka matanya karena cahayanya menyilaukan mata. gavin mencium kening arinda turun ke bibir, ia mengecupnya.


arinda merasa terusik karena tidurnya terganggu. merasa ingin marah karena terganggu. tapi melihat siapa pengganggunya ia urungkan. ada senyuman di wajah arinda karena pengganggunya.


"pagi juga ka" sahut arinda beranjak dari bednya.


"mau jogging ga sayang" tanya gavin menyikap helai rambut yang menutupi wajah cantik arinda


"ga mau ka, aku cape banget" sahut arinda malas


"ya udah kalo gitu aku sendiri aja. tapi jangan marah kalo.ada yang goda kaka" ucapnya lagi

__ADS_1


"ya udah aku ikut" sahut arinda seraya meninngalkan gavin ke kamar mandi.


arinda pun ke kamar mandi dan mengganti pakaiannya karena ia mau joging bareng sama gavin. hal yang sama pun dilakukan gavin ia mengganti pakaian khusus untuk olahraga.


"cepat sayang keburu siang nih"


"ya sebentar kaka"


arinda pun keluar dari kamar dan menuruni anak tangga. disana sudah ada gavin yang menunggunya unrtuk jogging bareng.


"lama banget sih kamu sayang"


"ya maaf" ucap arinda sedih ia mengerucutkan bibirnya.


gavin mencubit pipi arinda karena gemes. tapi arinda ga suka di cubit ia pun mrncoba membalas. tapi ia ga bisa mengejar gavin karena gavin terus menghindar darinya.


**TOLONG BANTU AKU YA INI NOVEL PERTAMA AKU


like


comment


vote


rate

__ADS_1


gift ( jika berkenan)


happy reading**


__ADS_2