Ceo Jatuh Cinta

Ceo Jatuh Cinta
BAB 55


__ADS_3

gavin dan arinda kembali duduk di sisi mama sofia. gavin menghela nafas pasrah karena ga bisa membawa kekasihnya ke apartemen. rencana-rencana yang sudah ia rencanakan gagal.


"sayang" panggi gavin


"ya ka"


"aku mau bicara sama kamu di kamar" ucapnya lagi


"ya udah ayo"


arinda meraih tangan gavin dan mengajaknya ke kamar. tapi sebelum beranjak dari duduknya. arinda berbicara sebentar ke mama sofia


"maaf ma, aku sama ka gavin pengen ngobrol dulu di kamar" ucap arinda memberitahukan mama sofia


"ya sayang" ucap mama sofia


gavin dan arinda melangkahkan kaki ke lantai atas. di kamar arinda gavin sudah duduk.di tepinranjang dan disebelahnya arinda.


"sayang"


"sayang" panggil gavin lagi karena arinda hanya diam.


"hm" sahut arinda malas karena sudah pasti niat gavin membawanya pergi.

__ADS_1


"pulang ke apartemen kaka ga mau di bantah atau kamau mau kita melakukannya disini" sahut gavin karena arinda terus-terus membuat emosinya naik terus.


"tapi ka___" ucap arinda terpotong karena gavin menyelanya


"ga ada penolakan, kaka ga mau dibantah" ujar gavin penuh penekanan.


arinda hanya menunduk pasrah karena arinda tau seperti apa kekasihnya itu. arinda pun mengikuti langkah gavin dengan malas. sehari aja bisa sama mama sofia. tapi gavin yang keras arinda hanya bisa mengalah.


gavin senang karena akhirnya juniornya ga kesepian di apartemen. rencana-rencana licik sudah ia siapkan hanya untuk kekasihnya agar segera membuahkan hasil. karena buat gavin sampai arinda lulus sekolah irtu terlalu lama jadi gavin ga mau menundanya.


arinda dan gavin pun turun ke bawah dan melangkah ke ruang keluarga. gavin tersenyum kemenangan karena kekasihnya ralat calon istrinya tinggal bersamanya.


gavin dan arinda menundukkan diri di sofa panjang di sebelah mama sofia. gavin langsung mengutarakan semuanya kepada mama arinda.


"ya udah kalo gitu mama ga bisa larang kamu


buat bawa arinda" ujar mama sofia dengan nafas pasrah.


"terima kasih tan"


"sama-sama nak gavin" ucap mama sofia


mang asep sudah mengambil.koper arinda dan memasukkanya ke dalam bagasi mobil gavin. ga lama gavin dan arinda keluar dari rumah. mobil gavin sudah terpakir cantik di halaman. gavin pun menggandeng tangan arinda menuju pintu mobil samping dan arinda pun masuk.

__ADS_1


gavin menyalakan mobil lamborghini veneno keluar dari halaman rumah arinda. mobil melaju dengan kecepatan sedang membelah kota J. padatnya kota J ga jadi masalah karena itu sidah biasa.


1 jam 15 menit akhirnya gavin memberhentikan mobilnya di aparteman mewah. gavin dan arinda melangkah ke arah lift khusus naik ke unit gavin.


gavin menggenggam tangan arinda dengan lembut. gavin melihat arinda memgikutinya pun tertawa senang di dalam hatinya.


gavin menekan tombol 15, menunggu 5 menit akhirnya pintu lift terbuka. dua orang melangkah keluar meuju unit gavin tinggal. karena tempat ini sangat spesial unyuk ia dan arinda kekasihnya.


gavin berjalan beriringan dengan arinda yang sudah pasrah dan pastinya nanti tubuhnya pasti remuk meladeni kebuasaan gavin. arinda dan gavin sudah sampai di depan unit apartemannya dan menekan sandi. pintu pun terbuka dan membawa 2 koper maduk ke dalam kamar.


gavin melepas genggaman tangan arinda dan meredam juniornya agar ga berontak.. tapi sayang hasratnya sudah naik. gavin minta persetujuan dengan arinda dengan raut wajah pasrah. arinda pun hanya bisa mengangguk aja dan ga melawan.


**TOLONG BANTU AKU YA INI NOVEL PERTAMA AKU


like


comment


vote


rate


gift

__ADS_1


happy reading**


__ADS_2