Ceo Jatuh Cinta

Ceo Jatuh Cinta
BAB 40


__ADS_3

gavin keluar dari villa menuju tempat yang sudah anak buahnya ada disana.


20 menit gavin sampai di area tersebut. gavin harus berjalan kaki 500 meter dari jalan raya. terlihat sebuah gudang kosong yang sudah ga terpakai.


gavin sampai di depan gudang, seseorang dari dalam gudang menyambutnya dengan hormat


"selamat datang tuan" ucap anak buah gavin


"hm"


gavin berjalan mendekati sebuah ruangan yang ada di dalam gudang. gavin hanya memandangi mandor yang sudah babak belur di hajar anak buah gavin.


"tanyakan sama dia dimana uang yang di korupsi?" ucap gavin datar sedatar es beku di kutub


"baik tuan" ucap anak buah gavin


gavin menarik kursi di depannya dan duduk dengan tenang sambil melihat bagaimana cara kerja anak buahnya.


"katakan dimana uang tuan gavin?" tanya anak buah gavin sambil memberikan bogem mentah ke perut si mandor


*bugh


bugh


bugh*


pukulan demi.pukulan di daratkan ke seluruh tubuh pak mandor. tapi dia madih diam gaxmau mengakui kesalahannya.

__ADS_1


"cepat katakan dimana uangnya?" tamya anak buah gavin lagi yang sudah geram dengan si mandor.


"benar pak saya serius, saya ga pernah mengambil sepeserpun pendapatan perkebunan. saya hanya menjaga saja, semua keuangan pak aldi dan pak parman, saya sudah bilang berkali-kali pada kalian. tapi kalian ga percaya sama saya. sahut pak mandor yang sudah terkulai lemas"


"maaf tuan, saya dan anak buah saya sudah membuat si mandor ga berdaya" ucap anak buah gavin.


"hentikan, kita akan selesaikan nanti. obati luka-lukanya dan jangan biarkan dia keluar dari tempat ini mengerti kalian?" tanya gavin yang sedang kesal


"baik tuan saya mengerti"


"satu lagi saya mau salah satu anak buah kamu mengawasi pak parman dan pak aldi." ucap gavin santai


"baik tuan kami akan mengawasi mereka"


tak ada sahutan lagi dari gavin, ia keluar dari ruangan yang ada di gudang. ia menatap jalan kosong yang ada dihadpannya. ia berjalan kembali ke tempat mobilnya berada 5 menit gavin sampai di depan mobil. ia membuka pintu dan maduk ke dalam mobil melajukan dengan kecepatan sedamg karena ini jalan perbukitan yang banyak jalan menikung dan tanjakan.


gimana tidak lelah kalo baru pertama kali berhubungan suami istri sudah di gempur mulu batin author🤭🤭🤭


gavin menarik sudut bibirnya, ia tersenyum tipis mengingat jika dirinya lah orang pertsma yang mengambil mahkota gadis yang sangat ia cintai.


gavin juga sama ini pertama kalinya untuk gavin. ia akan mempercepat pertunamgan dan pernikahannya. karena gavin sudah ga bisa menahan hasrat. gavin laki-laki normal melihat tubuh mulus gadisnya pasti junornya menegang.


gavin ga mau hilang kendali tertud menerus sebelum menikah. karena gavin padti menerkam gadisnya tanpa henti.


gavin beranjak dari bed, ia mau ke kamar mandi membersihkan diri. 15 menit gavin membersihkan diri dengan handuk yang melilit pinggang hingga sebatas lutut. gavin mengambil kaos putih tanpa lengan dan celana chino selutut.


gabin menoel-noel pipi chubby arinda agar ia bangun. tapi arinda ga mau membuka matanya. itu membuat gavin jadi gemas.

__ADS_1


"sayang bangun udah sore" ucap gavin mencubit pipi arinda yang cubby kaya bakpau.


"5 menit lagi mama" sahut arinda yang masih memejamkan matanya yang urung ia buka.


"cepat bangun sayang, kamu ga mau ikut aku keluar hah?" tanya gavin gemas


"ya, iya aku bangun. nih sekarangkan aku udah bangun trus kaka mau apa hah?"


"mau makan sayang" sahut gavin ambigu


ya udah aku mau siapin di dapur, aku mau masakin makanan yang enak." ucap arinda membalikkan tubuhnya membelakangi gavin menuju dapur di lantai bawah.


"bukan itu sayang, aku mau makan kamu" ucap gavin sambil tersenyum.


**TOLONG BANTU AKU YA INI NOVEL PERTAMA AKU


like


comment


vote


rate


gift ( jika berkenan)


happy reading**

__ADS_1


__ADS_2