Ceo Jatuh Cinta

Ceo Jatuh Cinta
BAB 47


__ADS_3

hari menjelang malam tepat pukul 6 sore gavin dan arinda keluar dari melrimba garden. taman sejuta bunga itu pantas disematkan. taman yang begitu indah seperti taman bunga tulip di belanda.


arinda dan gavin merasakan bahagia itu sederhana. untuk menikmati hidup ga perlu dengan kemewahan cukup dengan hal-hal yang menurut mereka sederhana. tapi ga menurut arinda dan gavin dari hal sederhana tersebut mereka menjadi lebih dekat.


arinda dan gavin masuk kedalam mobil. gavin menstater mobilnya.


*brum


brum*


mobil gavin melaju ke arah jalan keluar dari kawasan melrimba garden. tujuan gavin mencari restoran terdekat karena hari mulai malam. waktu untuk mereka makan malam.


Rumah makan Bumi Aki Puncak, nama restoran yang sedang di datangi gavin dan arinda. suana di malam hari sangat indah dengan latar hutan yang sangat menakjubkan. berbeda yang ada di kota J ga ada restoran seperti ini.


gavin dan arinda di persilahkan masuk olwh pegawai 1. pegawai 1 mengarahkan arinda dan gavin ke lantai 2 karena bisa memandangi hutan dari atas.


arinda sangat takjub dengan pemandangan hutan. arinda sangat antusias ingin membawa kedeua orang tuanya ke tempat ini. gavin mengerti apa yang di pikirkan arinda.


"sayang, nanti kita ajak orang tua kita kesini" ucap gavin dengan tatapan lembut.


"yang bener ka?" tanya arinda senang karena bisa bersama dengan keluarganya.


"ya sayang"


gavin melambaikan tangannya memanggil pegawai 2. pegawai 2 menghampiri meja gavin dan arinda


"teteh dan akangnya mau pesan apa?" tanya pegawai 2

__ADS_1


"kamu duluan yang" sahut gavin


"aku mau nasi tutug oncom 1, chuanky 1 dan es teh manis." sahut arinda dengan air liur yang hampir menetes.


"kalo akangnya pesan apa?" tanya pegawai 2 dengan sopan.


"1 nasi timbel komplit dan es teh manis" ucap gavin beralih ke handphonenya lagi.


"tunggu sebentar teteh dan akang" ucap pegawai 2 berlalu ke lantai 1


sambil menunggu makanan datang gavin dan arinda bernicara santai.


"sayang setelah masalah perkebunan selesai, kita kembali ke kota j"


"ok kakakku sayang" ucap arinda manja


mereka berdua berbicara dengan bebagai topik. ga la makanan yang mereka pesan datang juga. makanan mereka di hidangkan di atas meja.


15 menit gavin telah selesai menyantap makanannya. gavin melihat ada sisa nadi di ujung bibir arinda. gavin menyeka sisa nasi di bibir arinda dengan menjilat ujung bibir arinda.


arinda sangat malu dengan ulah gavin sang kekasih di hadapan para pengujung restoran.


banyak yang menatap dengan tatapan kagum dan ada juga yang mencibir karena ga tau tempat dan ga sopsn kata yang lebih tua.


gavin tersenyum dengan ulahnya sendiri kenapa ia bisa senekat ini di tempat umum. taoi mau gimana lagi nasi sudah menjadi bubur ya biarkan saja.


gavin memanggil pegawai 2 dan meminta billnya.

__ADS_1


pegawai 2 memberikan nota pesanan yang harus di bayar gavin. gavin melihat nominal yang harus ia bayarkan. gabin menyerahkan 5 lembar uang seratus bergambar bapak proklamator dan bapak koperasi indonesia.


gavin dan arinda keluar turun dari lantai 2 keluar dari Rumah Makan Bumi Aki Puncak. gavin membuka pintu mobil dan memperdilahkan gadisnya untuk masuk ke dalam mobil dan gavin juga masuk.


gabin keluar dari area parkir Rumah Makan menuju jalan ke arah villa. 45 menit mobil gavin sampai di depan gerbang villa. penjaga gerbang villa yang melihat tuannya pulang mrmbuka gerbang. mobil gavin masuk ke halaman villa.


gabin dan arinda turun dari mobil. gavin menyerahkan kunci mobilnya ke penjaga villa untuk di parkirkan di garasi.


gavin dan arinda masuk ke dalam villa. raut wajah lelah dari mereka berdua sangat kentara. arinda bergegas ke lantai 2 di kamarnya. arinda ingin membersihkan diri karena sudah seharian ini mereka nerdua beraktifitas di luar.


gavin masuk ke dalam kamar, ia berbaring di kadur karena terlalu lelah. srinda melepaskan pakaisn yang melekat di tubuhnya dan ia masuk ke dalam kamar mandi. arinda menyalakan shower dan air mengguyur tubuh atinda dari ujung kepala hingga kaki. 15 menit artinda membersihkan tubuhnya. arinda krluar dari kamar mandi.


arinda memakai bathrobe dan mengeringkan tubuh dan rambutnya. setelah kering arinda mengganti pakaiannya dengan pakaian tidur yang berbahan satin.


gavin masuk ke dalam kamar mandi setelah pakaian yang melekat di tubuhnya lepas. gavin mrnyalakan shower dan air mengguyur tubuhnya. 15 menit gavin selesai mandi. handuk putih melilit pinggang hingga lutut. roti sobek milik gavin terpampang jelas membuat gairah arinda naik. tapi gavin ga mau membuat kekasihnya kelelahan jadi gavin memakai pakaiannya dan membaringkan tubuhnya di samping arinda.


gavin menarik arinda ke dalam pelukannya. arinda tidur dengan berbantal sebelah lengan gavin.kepala arinda menyentuh dada bidang gavin. kareba kelah mereka berdua terlelap hingga pagi.


**TOLONG BANTU AKU YA INI NOVEL PERTAMA AKU


like


comment


vote


rate

__ADS_1


gift ( jika berkenan )


happy reading**


__ADS_2