
"kenapa kak?"
"tolong sayang, jangan di bahas"
"ya udah, kalo kayak.gitu. percuma juga aku kasih tahu kakak. kakak ngga percaya sama aku. maaf bila aku menyinggung kakak"
"kamu ngga bakalan mengerti" de sah gavin frustasi.
"gimana aku mengerti, jika kakak ngga pernah bisa cerita apa yang kakak alami. anggap saja aku tak ada"
"bukan gitu yang, tolong jangan bahas dia (mama gavin)"
"terserah kakak"
arinda beranjak darti bed melangkah ke arah balkon. tatapan mata yang mengadah ke atas menatap senja di sore hari. tak lepas dari netranya.
gavin menyusulnya dan memeluk arinda darti belakang. gavin mengerti kekasihnya hanya ingin restu dari orang tuanya. gavin memikirtkan tentangnya di waktu kecil
flashback on
gavin kecil berumur 5 tahun sudah terbiasa di tinggal bersama papanya dan asisten rumah tangga. gavin kecil ingin bertemu mamanya ia sangat merindukkan mamanya.
"ma.. ma.." teriak gavin memanggil mamanya.
tapi yang di pamggil tak bergeming, malahan menjauh.
"ma.. ma.." teriak gavin kecil kembali sambil mengejar mamanya yamg telah keluar dari gerbang rumah. gavin kecil tak peduli sudah berapa kali ia terjatuh karena mengejar mamanya.
tangisan gavin menggema membuat yang melihat merasa iba dengan keadaan anak kevil yang menangis menjerit tersedu-sedu.
seorang pemuda yang sangat tampan bermata biru menghampirinya. ia menggendong gavin kecil kembali masuk ke dalam rumah. membaringkan si kecil di bed dan mendiamkannya agar tangisannya mereda. lama kelamaan nafas teratur gavin kecil terdengar, ia tertidur karena kelelahan menangis.
geraldy jeason orlando papa dari gavin. hanya bisa menghela nafas kasar karena ia sudah bingung harus bagaimana lagi. istrinya sangat membencinya, serta anaknya pun ikut menanggungnya.
__ADS_1
kamu mau kemana? tanya gerald dengan nada lembut.
"bukan urusan kamu mas" kata ranaila mama gavin.
"urusan aku, karena kamu istri aku."
"tak ada yang meminta mas untuk menimang aku. ini semua karena mas, jika mas tak memperkosa ku. aku tak mungkin swperti ini dan melahirkan anak haram itu." jawab ranaila dengan sengit amarahnya meluap
"cukup rana kamu menyalahkan anak kita. ia tak bersalah rana, tapi aku yang bersalah."
cuih, kamu yang berbuat aku yang menanggung beban atas penderitaan yang kamu berikan. aku menjadi seperti ini karena kamu. aku mau kita cerai, tak sudi aku hidup bersama mu. laki-laki bejad yang sudah membuat masa depanku hancur."
"tak ada percerairan rana sampai kapanpun kamu hanya milikku, kamu istriku rana"
"teruslah berharap, tak sudi aku menganggapmu suamiku. "
mendengar perkataan rana yang menyudutkannya terus membuat geraldy gelap mata. ia hanya ingin mrmberikan pelajaran yang berharga untuk istrinya.
geraldy langsung mebopong rana masuk ke kamar mereka. geraldy menurunkan rana di atas ranjang, rana berusaha memberontak tapi tenaganya kalah kuat, rana hanya bisa pasrah.
ciuman terlepas geraldy menyusuri dan memberikan tanda merah di leher putih rana dan mencecapnya membuat rana mende sah
"eeeummmhh" de sah rana
mendengar desa han istrinya membuat geraldy lebih agresif. tangannya mulai bermain di da da rana, meremas memilin dan menyesap pucuk buah rana dengan rakus desa han rana kembali menggema
"eeeuuummhh"
rana yang sudah mulai menikmati permainan suaminya megang kepala suaminya meminta lebih. suaminya mengerti apa yang di minta rana. geraldy mencium swluruh bagian lekuk tubuh istrinya dan memberikan kenikmatan-kenikmatan di bahian sen sitif milik rana.
kepala gerak ke bawah, terlihat bagian itu sudah sangat basah, ia langsung menyesap dan mengirup wangi milik istrinya.
"eeeuuummmhhh"
__ADS_1
rana mengejan nikmat merasakan sentuhan-sentuhan yang di berikan suaminya.
geraldy menyesapnya dengan rakus, seakan milik istrinya permen yang tak pernah habis. wajah geraldy menjauh dan menggantinya dwngan jari. jari geraldy masuk dan menggerkkannya dengan pelan lama kelamaan semakin cepat.
"eeuuummhh"
tertiak rana karena mendapatkan pelepasannya yang pertama, cairan kental membasahi milik rana dan jari geraldy. geraldy mengeluartkan jatrinya dan menjilatnya.
geraldy mengarahkan miliknya di depan wajah rana meminta rana membuka mulutnya. rana enggan membukanya karena ia tau apa yang di minta geraldy. tapi geraldy yang sudah bertnafsu. langsung mengarahkannya ke mulut rana. rana pun membukanya dan mulai meng lum milik geraldy.
"ahhhh"
tertiak geraldy karena merasakan sensasi luar biasa dari apa yang dilakukan rana terhadap pedang geraldy.
geraldy meminta rana berhenti dan membaringkan tubuh rana lagi. rana mengerti dan memgangkat kakinya dengan lebar, geraldy mengarahkan pedangnya dan pedangmya tertelan semua ke dalam milik rana.
geraldy menngerakkannya dengan tempo pelan, gerakkan pimggulnya dan tubuh sangat seirama. gerakjannya bertambah cepat.
"eeuuumhh"
desa han dan era ngan menggema di kamar. mereka hanyut dalam nikmatnya surga. gertakkan geraldy semakin lama semakin cepat. rana pun membantu menggerkkan pinggulnya.
"aku ngga tahan gerald"
"sabar sayang sebentar lagi"
geraldy memompa tubuhnya semakin cepat
"ahhh"
pekik mereka berdua karena mendapatkan pelepasannnya. geraldy msih di atas tubun rana. ia masih mengatur nafasnya. setelaah teratur ia memompa tubuhnya kembali dan melakukannya lahi hingga kelelahan. mereka nerdua pun tertidur dengan berpelukan.
Outhor up lagi nih, semoga suka ya.
__ADS_1
like, comment, vote, rate
salam hangatππππππ